Baru-baru ini, viral istri polisi sambilan jadi driver taksi online. Istri polisi itu sontak menuai pujian karena kegigihannya mencari uang.
Sosok istri polisi itu sebenarnya sudah lama terungkap di media sosial. Namun baru-baru ini dibagikan kembali di Twitter.
Viral Istri Polisi Sambilan Jadi Driver Taksi Online
Video wanita yang menaku istri iptu yang sambilan menjadi driver taksi online tersebut diunggah oleh akun @6undul0h dan menjadi viral di Twitter pada Rabu (14/9/2022) lalu.
Cuitan yang viral di Twitter tersebut menyebut bahwa sosok driver taksi online itu mengaku sebagai seorang ibu Bhayangkari. Sang suami disinyalir merupakan seorang anggota polisi dengan pangkat iptu.
"Siapa sangka, ternyata ada driver online wanita seorang ibu Bhayangkari. Dia begitu menikmati profesinya, selama itu halal dan mendapat izin dari sang suami yang berpangkat iptu," tulis akun Twitter tersebut.
Dalam video yang diunggah, customer ini terlihat menikmati perbincangan dengan driver taksi online yang mengaku sebagai seorang istri iptu.
Saat berbincang-bincang, perekam bertanya alasan istri polisi itu menjadi driver taksi online. Ternyata, dia tidak malu karena pekerjaan sebagai driver itu halal.
"Nggak (malu) pak malah untuk support suami juga. Ini pekerjaan yang halal, memang zaman sekarang mencari pekerjaan sangat sulit. Salah satu keahlian saya adalah menyetir jadi saya menjadi driver online. Alhamdulillah suami memberikan izin untuk menjadi supir Gocar," katanya.
Ramai Dipuji, Sementara Putri Candrawathi Disindir Begini
Usai video tersebut menjadi viral di Twitter, komentar-komentar dari warganet sontak berdatangan.
"Semoga berkah selalu, nikmati uang halal itu," tulis salah satu pengguna Twitter.
"Salut, perwira polisi pasti punya jabatan penting tapi tidak minder mencari nafkah halal," komentar akun lainnya.
"Ini baru putri Bhayangkari bukan Putri Candrawathi," sindir netizen. (Penulis/Amelia Prisilia)
Tag
Baca Juga
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"
Artikel Terkait
-
Anggota Polisi Militer Sedang Bertugas Dipukul Polisi Depan Taman Makam Pahlawan
-
Video Oknum Polisi Pukul Anggota TNI Viral di Media Sosial, Bidpropam Polda Sumsel Periksa Pelaku
-
Viral Video Senior Kampus Sebut Juniornya Tak Beretika karena Pakai Pensil Alis, Netizen Geram: Kalah Saing Yah?
-
Viral Pria ini Desak Polisi Tangkap Eko Kuntadhi, Sebut Cuitannya Masuk Kategori Penistaan Agama
-
Komentari Kehidupan Glamor Anggota Polisi hingga Bahas Halal, Najwa Shihab Auto Dirujak Warganet
News
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Mengenal Kimpul, Umbi Lokal Pengganti Nasi yang Sedang Viral Jadi Seblak hingga Tteokbokki
-
Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan
-
Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh
Terkini
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian