Video seorang muslim yang diduga merupakan penduduk Hawaii mengumandangkan azan sedang ramai di media sosial. Warganet menyoroti irama azan yang terdengar unik dan beda dari biasanya. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh keberagaman budaya masyarakat setempat.
Dilansir dari unggahan video oleh pemilik akun TikTok @encik.mastermind pada Senin (27/32023), tampak seorang pria berambut panjang dan diikat rapi tengah berdiri di atas hamparan sajadah untuk melantunkan azan di salah satu masjid.
Mendadak video pria Muslim di Hawaii yang sedang mengumandangkan panggilan salat itu kini viral di media sosial (medsos). Banyak warganet terkagum-kagum menyaksikan video dan mendengar irama merdu pria bertubuh kekar tersebut.
Sebagian warganet ada yang beranggapan bahwa lantunan azan pria tersebut seperti senandung Jawa.
Saking merdunya suara pria itu sehingga para jemaah yang sedang duduk di sekitarnya ikut terkesima mendengar suara azan yang dilantunkan.
"Azan versi Hawaii. Semoga Allah terima azan yang sangat cantik (indah) ini," demikian keterangan yang ditulis pengunggah pada video di akun TikToknya tersebut.
Video azan versi Hawaii berdurasi 2 menit 2 detik ini membuktikan bahwa setiap negara dan daerah tentu memiliki irama tersendiri dalam melantunkan azan. Jika didengar dengan seksama, suara azan pria berjenggot lebat tersebut seperti tembang Jawa masa dulu.
Dugaan ini sesuai dengan komentar warganet terhadap video azan di Hawaii tersebut.
"Mirip azan orang Jawa dulu. Soalnya itu sama kayak nada nembang-nembang di Jawa," tulis @aldp***
"Ingat pas Subuh-Subuh yang azan sudah sepuh (tua), pasti kayak tembang Jawa. Adem dengarnya," ujar @uraa***
"Kayak azan di musala dekat rumahku. Ada bapak-bapak yang azannya kayak dalang gitu, tembang kejawen," ucap @myden***
"Alhamdulillah. Zaman sekarang kita dapat melihat berbagai cara penyampaian azan dari berbagai bangsa, macam-macam jenis hamba Allah, dan muslim dari seluruh dunia," kata @kayma***
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Jujur dari Buku Hati yang Kuat: Merawat Hati di Tengah Amukan Badai
-
Buku Aku Bukan Kamu: Tak Perlu Menjadi Siapa-Siapa, Cukup Jadi Diri Sendiri
-
Meresapi Kehidupan Lewat Kisah Sederhana dalam Buku Menjemput Pelangi
-
Hidup Sekali, Berarti, Lalu Mati: Buku yang Ngajak Berdamai dengan Realita
-
Berlayar Menyapa Sunyi: Tadabur Alam di Pantai Pasir Putih Situbondo
Artikel Terkait
-
Polri Siapkan Layanan Gratis Mudik Lebaran 2023 Tujuan Pulau Jawa, Begini Caranya Ikut Serta
-
Penjual Minuman Ini Beri Nama Sambo Kuwat dan Putri, Netizen: S3 Marketing
-
Istri Jalan-Jalan ke Turki Naik Pesawat Kelas Bisnis, Sekda Riau Berdalih Pakai Tiket Promo dan Tidur di Lantai: Prihatin!
-
Viral Perempuan Diduga Dikejar DC di Jalanan Jogja, Polisi Turun Tangan
-
CEK FAKTA: Pantesan Sering Pamer Kemewahan, Benarkah Syahrini Terlibat Kasus Pencucian Uang Hingga Triliunan?
News
-
Tak Banyak yang Tahu, Surat Kartini Justru Pertama Kali Berbahasa Belanda
-
Bukan Sekadar Ulang Tahun, Kirab Sultan HB X Wujud Kedekatan dengan Rakyat
-
Over Tourism Mengancam, Seberapa Efektif Pembatasan di Taman Nasional Komodo?
-
Bukan Visual Mewah, Justin Bieber Viral di Coachella Hanya Gara-gara Putar Video YouTube Lama!
-
Kasta Oren hingga Bangsa Mujaer: Rahasia Kucing Bisa Jadi Penawar Penat Kantor
Terkini
-
Shin Hae Sun Berpeluang Bintangi Drakor Misteri Hukum Baru Berjudul DASH
-
Antara Aturan Adat Bali dan Suara Kenanga yang Menulis Takdirnya Sendiri
-
4 Sunscreen Stick Panthenol, Praktis Re-apply Rawat Skin Barrier agar Kuat!
-
5 Inspirasi Gaya Rambut ala IU yang Bikin Tampilan Makin Fresh dan Girly
-
Resmi Debut! UNCHILD Mulai Perjalanan Baru Tanpa Rasa Takut di Lagu UNCHILD