Momen mengharukan saat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, membagikan video di saat hadir ke acara wisuda ITB menggantikan almarhum A Eril atau Emmeril Kahn Mumtaz di akun Instagram pribadinya @ridwankamil pada Minggu (9/4/2023).
Bersama keluarganya, Ridwan Kamil datang untuk mengambil ijazah Eril di ITB setelah almarhum Eril diwisuda sebagai sarjana secara in absentia.
"Untuk semua yang diwisuda, termasuk kami, walaupun dibersamai oleh almarhum Eril (al fatihah) dengan cara dan takdir yang tidak sama. Apapun itu skenario Allah adalah yang paling mulia," tulis Ridwan Kamil pada keterangan video tersebut.
BACA JUGA: Profil Ebit Lew, Ustaz yang Viral karena Ceramah di Jalanan Jakarta
Di akhir keterangan itu, ia juga menyelipkan pertanyaan yang sepertinya akan banyak ditanyakan oleh netizen setelah menonton video tersebut.
"Pak, kok ngga nangis?" ia bertanya mewakili suara netizen.
"Nangislah, lahir batin, tapi tidak mungkin diperlihatkan," jawab Ridwan Kamil.
Wisuda mendiang Eril digelar hari Sabtu (8/4/2023) di Institut Teknologi Bandung. Sekian bulan setelah wafatnya Eril, ITB mengadakan sidang 2 kali untuk menguji apakah tugas akhir Eril yang memang secara substansi sudah selesai, itu layak atau tidak untuk dinyatakan lulus.
BACA JUGA: Viral Ustaz Asal Malaysia Ceramah di Jalanan Jakarta, Endingnya Bikin Warganet Terharu
Ridwan Kamil menyatakan sidang pertama di fakultas, kemudian hasil sidang di fakultas diuji lagi oleh beberapa Guru Besar atau Professor, dan hasilnya dinyatakan memenuhi syarat standar ketat ITB.
Suami dari Atalia Praratya ini menceritakan pada postingan sebelumnya di Instagram @ridwankamil, Sabtu (8/4/2023), proyek almarhum kira-kira adalah menciptakan Teknologi Scanning penyakit kulit menggunakan kamera handphone, yang kemudian dibaca oleh machine learning. Kerja bersama timnya.
Tidak lupa, Ridwan Kamil menulis surat spesial di Instagram pribadinya untuk almarhum Eril.
Dear A Eril,
Bahkan setelah kamu berpulang pun, Allah SWT masih menyayangimu dengan memberikan kemuliaan dan kehormatan kepadamu, Nak.
Selamat ya, A.
Kami semua bangga sama kamu.
Alfatihah dan doa terbaik kami kirimkan untukmu.
BACA JUGA: Indonesia Lolos Sanksi Berat dari FIFA, Erick Thohir Banjir Pujian Publik
Pada video tersebut, tampak Ridwan Kamil maju dengan bersanding patung Eril yang berbaju wisuda, lalu menyalami satu persatu dewan terhormat ITB. Setelah foto bareng teman-teman seperjuangan Eril, Ridwan Kamil membawa patung Eril untuk foto bersama dengan keluarganya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik
-
Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
Artikel Terkait
-
Nabila Ishma Tepati Jadi Pendamping Wisuda Mendiang Eril, Bikin Warganet Nyesek: Nangis Banget!
-
Momen Haru Nabila Ishma Peluk Standing Frame Eril di Momen Wisuda: Lunas Ya Janji Aku..
-
Potret Ridwan Kamil Hadiri Wisuda Mendiang Anak, 'Dear A Eril, Nak Kami Bangga'
-
Ridwan Kamil Tampak Tegar, Momen Almarhum Eril Wisuda di ITB Bikin Netizen Mewek
-
Eril Wisuda di ITB? Ridwan Kamil: Kami Semua Bangga
News
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual