Yoursay sukses menggelar program kolaborasi belajar dan bermain bersama Sekolah Alam UGM pada Minggu (4/6/2023) di Desa Wisata Kali Opak 7 Bulan.
Kegiatan yang digagas untuk merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini diramaikan oleh sebanyak 28 peserta yang kebanyakan berasal dari jenjang sekolah dasar.
Aktivitas belajar dan bermain dibuka dengan apersepsi berupa drama dan nyanyian. Para peserta diajak untuk belajar mengenai sampah dan lingkungan dengan pembelajaran yang mengasyikkan.
Materi tentang sampah dan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dikemas melalui permainan ular tangga. Anak-anak mengambil peran dengan melempar dadu, sementara pengajar akan menjelaskan materi yang tertera dalam gambar.
Setelah menyelesaikan permainan ular tangga, para peserta kemudian diajak bermain puzzle. Pesan-pesan untuk jangan buang sampah sembarangan pun ditanamkan. Para peserta dengan sabar merangkai potongan gambar demi gambar membentuk pesan yang ingin disampaikan.
Tak selesai sampai di situ, ada lagi games yang begitu seru. Anak-anak dibagi ke dalam kelompok untuk melakukan permainan kepala ekor. Mereka sangat antusias dan bersemangat untuk bisa memenangkan permainan.
Usai serangkaian kegiatan belajar dan bermain yang menyenangkan. Tibalah saatnya mereka mendapatkan pembagian snack yang dipersembahkan dari Swiss-Belboutique Yogyakarta, éL Hotel Yogyakarta, ibis Styles Yogyakarta, Royal Ambarrukmo, dan Kimaya Yogyakarta.
Koordinator Humas Sekolah Alam UGM, Intan Dewanti Puspitaningrum menyampaikan bahwa sekolah alam merupakan program kerja di bawah Kementerian Sosial Masyarakat BEM KM UGM. Program yang rutin diadakan setiap minggu ini khusus fokus bergerak ke arah pendidikan karakter.
"Sekolah Alam diadakan waktu itu untuk mendukung pendidikan pada masa Pandemi Covid-19, salah satunya Desa Wisata Opak 7 Bulan ini yang menyambut baik," jelas Intan.
Sementara itu, Jeper selaku mahasiswa Hubungan Internasional turut mengungkapkan perasaannya bergabung sebagai anggota divisi kurikulum Sekolah Alam UGM.
"Perasaannya senang banget karena di sini kita dapat cerita baru, pengalaman baru, juga ketemu anak-anak. Bagaimana kita membahagiakan anak-anak itu juga menjadi kebahagiaan bagi kita sendiri," ungkap Jeper.
Head of Community Yoursay Rendy Adrikni Sadikin berterima kasih atas berbagai pihak yang telah menyukseskan acara tersebut. Seperti diketahui, acara ini memiliki tujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak untuk selalu melestarikan lingkungan.
"Semoga acara ini bisa secara rutin kami lakukan. Saya merasa senang melihat anak-anak saling bercengkerama, bermain sambil belajar. Tentunya, juga tidak lupa menyisipkan pesan-pesan untuk lebih mengenal dan mencintai lingkungan serta alam tempat kita tinggal," ujar Rendy.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Trailer Baru Sound! Euphonium, The Final Movie Part 2 Ungkap Jadwal Rilis
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Ketika Sekolah Gratis Hanya Wacana: Catatan Keprihatinan yang Belum Usai
Artikel Terkait
-
Daftar Hari Besar Juni 2023 dan Tanggal Merahnya, Besok Memperingati Apa?
-
Ahli Gizi UGM: Sering Melewatkan Sarapan Pagi Berisiko Sebabkan Penyakit Serius, Simak Penjelasannya!
-
Belajar Hidup Minim Sampah di Acara Yoursay Talk: How to Start Zero Waste Life
-
Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kok Diperingati 5 Juni?
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, Bupati Anne Ratna Mustika Sampaikan Ini
News
-
Avec le Temps: Harmoni Puitis Prancis dan Arab di Jantung Yogyakarta
-
Penyuluh Agama Islam Perkuat Kolaborasi, Tebar Toleransi dari Karanganyar
-
Mimpi yang Terparkir: Saat Ekonomi Menjadi Rem Bagi Ambisi Generasi Muda
-
Ichigo Ichie: Seni Menikmati Hidup di Era Distraksi Digital
-
Gebrak Jalur AKAP: Rahasia Viral Bus Listrik PO Sumber Alam di Tahun 2026
Terkini
-
Trailer Baru Sound! Euphonium, The Final Movie Part 2 Ungkap Jadwal Rilis
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Ketika Sekolah Gratis Hanya Wacana: Catatan Keprihatinan yang Belum Usai