Hingga saat ini, bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto belum juga mengumumkan gandengannya untuk maju pada pemilihan presiden tahun 2024. Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membuka pendaftaran bakal capres dan cawapres Pemilu 2024 sejak tanggal 19-25 Oktober 2023.
Nama Menteri BUMN, Erick Thohir, menjadi salah satu calon terkuat yang akan mendampingi Prabowo Subianto. Sekalipun ada nama-nama kandidat lain seperti, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, namun Erick Thohir santer sebagai calon wakil presiden yang akan dipilih Prabowo.
Di tengah naiknya suhu politik mengenai bakal cawapres Prabowo, Erick Thohir tiba-tiba membagikan momen waktu ziarah ke makam sang ayah, Mochamad Thohir, ditemani istrinya, Liza Thohir.
Hal ini terlihat dari salah satu postingan Erick Thohir yang sedang berdoa di depan makam ayahnya dengan berkemeja putih pada Sabtu (21/10/2023).
"Alhamdulillah hari ini bersama istri, Liza Thohir, bisa berziarah ke alm. Bapak saya, Haji Mochamad Thohir," tulis Erick Thohir dalam akun Instagram resminya.
Lebih lanjut, Erick Thohir mengungkapkan terima kasih kepada almarhum ayahnya yang telah mendidiknya dengan baik.
"Terima kasih sudah selalu mengajarkan dan mendidik saya bahwa yang utama adalah menjadi manusia yang baik," kata Erick Thohir.
Erick juga berjanji akan selalu memegang teguh terhadap ajaran yang telah diteladani ayahnya dalam kehidupan.
"Meskipun saya masih penuh kekurangan dan jauh dari kata sempurna, pelajaran Bapak saya itu selalu saya pegang. Love you, Dad," pungkas Menteri BUMN tersebut.
Foto ziarah ke makam sang ayah itu kemudian menjadi perhatian publik, sehingga kolom komentar dibanjiri oleh tanggapan-tanggapan warganet. Salah seorang dari mereka menganggap ziarah ke makam tersebut berkaitan dengan meminta restu untuk memulai sesuatu.
"Biasanya orang ziarah ke makam orangtuanya untuk meminta izin restu dalam memulai sesuatu, Mr. Vice President," komentar @naldie_aa***.
Terdapat pula warganet yang mengomentari kemeja putih yang dikenakan Erick. Sebagaimana diketahui, dalam foto tersebut, Erick terlihat mengenakan kemeja putih lengan pendek, celana cokelat muda, peci nasional, sepatu hitam, dan kacamata hitam.
"Dari baju, celana dan sepatu udah Prabowo banget nih. Gue masih yakin bukan Gibran," timpal @se_enak***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Honor MagicPad 4 Resmi Rilis: Tablet Super Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 5
-
Spek Oppo Find N6 Bocor: HP Lipat Premium dengan Kamera 200MP dan Baterai 6.000 mAh
-
Vivo V70 Elite vs iQOO 15R: Mana yang Lebih Layak Dibeli?
-
Tablet iPad Air (2026) Muncul di Geekbench, Performa Hampir Setara iPad Pro
-
Xiaomi Luncurkan Power Bank Super Tipis, Paling Serasi untuk iPhone 17 Pro
Artikel Terkait
-
SBY: Silaturahmi Saya dengan Gibran Bagus, Tapi Keputusan Cawapres Kewenangan Prabowo
-
4 Diksi Merendahkan Inikah yang Buat Gibran Antipati ke PDIP dan Malah Mendekati Prabowo?
-
Update Pilpres Terkini: Gibran Resmi Didukung Jadi Cawapres Prabowo, Daftar KPU Tanggal 25 Oktober
-
Fahri Hamzah Minta Gibran Tak Ragu Maju Cawapres: Harus Mantap Putuskan Pilihan
-
Apa Yang Terjadi Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo? Denny JA: Isu Dinasti Politik Akan Terus Hidup
News
-
Lebaran Masih Lama, tapi Pesugihan Massal Udah Mulai di Bioskop: Review Film Setannya Cuan!
-
Bukan Kaleng-Kaleng! Inilah Hypercar Swedia Hampir Rp100 Miliar yang Terparkir di Sidoarjo
-
Flash Sale dan Ledakan Transaksi Online: Saat Diskon Ramadan Lebih Menggoda daripada Aroma Opor
-
Lebaran Jalur Narik: Ketika Jaket Hijau Lebih Sibuk dari Panitia Zakat
-
Mengapa Kampus Lebih Sibuk Kejar Akreditasi daripada Jaga Nyawa Mahasiswa?
Terkini
-
Sinopsis Warung Pocong, Gaji Rp50 Juta Per Bulan Berujung Teror Mencekam
-
Penting! Optimalkan Energi dan Fokus ke Teknik Biohacking di Bulan Ramadan
-
5 Hydrating Toner untuk Segar dan Lembap Sepanjang Puasa
-
Honor MagicPad 4 Resmi Rilis: Tablet Super Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 5
-
Salah Kaprah Feminisme di Media Sosial: Benarkah Masih tentang Kesetaraan?