Pengguna jasa KRL Commuter Line yang biasa naik dari Stasiun Bekasi diramaikan dengan sebuah aksi unik sebagai bentuk protes atas rusaknya eskalator di stasiun tersebut. Tagar "100 Hari Wafatnya Eskalator Stasiun Bekasi" juga sempat ramai digaungkan di media sosial X.
Sebuah karangan bunga berwarna putih bertuliskan "Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Eskalator Stasiun Bekasi" terlihat mejeng di sisi atas eskalator yang tidak berfungsi itu.
Selain karangan bunga, terdapat juga replika kuburan yang terbuat dari kardus berukuran kecil lengkap dengan nisan bertuliskan "RIP Eskalator Stasiun Bekasi" yang tentu saja menarik perhatian pengguna KRL lainnya.
Bentuk protes yang dilakukan salah satu penumpang KRL tersebut sukses menjadi viral dan mendapat perhatian netizen. Para "Anker" alias Anak Kereta yang biasa wara-wiri menggunakan transportasi masal itu pastinya sangat mendukung aksi protes tersebut.
Lamanya respon pihak PT KAI dalam memperbaiki eskalator rusak itu membuat gerah para pengguna KRL, sehingga tak ayal, cara yang tak biasa ditempuh agar bisa segera menjadi perhatian dari pihak-pihak terkait.
Eskalator merupakan salah satu sarana yang sangat vital yang harus tersedia di dalam stasiun-stasiun kereta api. Pengguna KRL yang diburu waktu tentu saja akan terbantu dengan adanya eskalator yang menjadi penghubung setiap lantai. Tidak hanya itu saja, untuk para lansia dan ibu hamil, keberadaan eskalator juga tidak kalah penting.
Walaupun terdapat lift dan tangga manual, namun semua itu tidak sepenuhnya bisa membantu karena jumlah penumpang KRL setiap harinya sangat membludak, terlebih lagi pada jam-jam sibuk saat orang-orang berangkat dan pulang bekerja.
Unggahan karangan bunga memperingati "100 Hari Wafatnya Eskalator Stasiun Bekasi" menjadi viral dan diunggah ulang akun @TfJakarta pada Rabu (31/01/2024) dan mendapatkan respon dari pihak KAI langsung.
"Selamat malam. Perihal kendala eskalator di pintu utara Stasiun Bekasi saat ini kami terus berkoordinasi dengan DJKA (Direktorat Jenderal Perkeretaapian) @perkeretaapian untuk upaya perbaikan," tulis akun X @CommuterLine dikutip pada Kamis (01/02/2024).
Unggahan KAI Terkait Rusaknya Eskalator Stasiun Bekasi
Pihak KAI menghimbau agar pengunjung bisa menggunakan akses jalur lain melalui tangga manual dan lift selama eskalator masih dalam perbaikan.
Melihat komentar pihak KAI tersebut, netizen mengungkapkan kekesalannya.
"Kayaknya dari kemaren2 koordinasi mulu," tulis akun @thep***
"Terus berkoordinasi & berupaya tp sampe 100 hari kaga nyala jg tu upaya nya apa? Emang dasar orang kurang upaya kalian berdua itu," tulis akun @jod***
"Di papan itu ada tgl estimasi perbaikan, itu diisi dong, biar tau target selesainya kapan," saran akun @fird***
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kejutan SDCC 2026: Ryan Gosling Resmi Gabung MCU Sebagai Ghost Rider!
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Dari Diskusi hingga Wall of Hope, LINTAS Dorong Masyarakat Peduli Masa Depan Transportasi Umum
-
Eks Dirut KBS Korupsi Pakan Hewan Rp10,2 Miliar: Saat Manusia Lebih Buas dari Predator
-
Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain
Artikel Terkait
-
Viral Dua Bocah Nyanyi Lagu untuk Prabowo, Liriknya Menohok: Dulu Emosi Gebrak Meja
-
Apdesi Gelar Demo di Gedung DPR RI, Massa Aksi Pukul Gerbang Pakai Palu
-
Siap-siap Para Anker! KAI Akan Datangkan Sarana KRL Baru dari China
-
Momen Prabowo dan Titiek Soeharto Bertemu Viral, Publik Justru Fokus pada Didit Hediprasetyo
-
Viral Pria Kampanye di Ka'bah Mekkah, Bawa Baliho Caleg Partai Ini, Warganet Auto Nyebut
News
-
Di Balik Gerakan Tanpa Kata, Bagaimana Pantomim Jadi Ruang Memulihkan Diri?
-
Di Balik Jendela TransJakarta: Ada Cerita Perjuangan yang Sering Kita Lewatkan
-
Paradoks Transportasi Jakarta: Penumpang Naik Pesat, Kenapa Macet Makin Parah?
-
In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
Terkini
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?