PESTA BONEKA #9 “Seeds of Hope” resmi dimulai pada Rabu (23/10/2024) di Kampoeng Media Resort Yogyakarta. Sebagai salah satu program dari rangkaian festival, PESTA BONEKA bekerja sama dengan TK dan PAUD Taman Bahagia yang berlokasi di dekat lokasi kegiatan.
Program ini merupakan salah satu cara PESTA BONEKA untuk memfasilitasi seniman yang ingin berinteraksi secara langsung dengan komunitas yang ada di Yogyakarta. Seniman PESTA BONEKA berbagi pertunjukan juga lokakarya kepada siswa siswi sekolah tersebut.
Jae Sirikarn Bunjongtad mementaskan pertunjukan berjudul “A Snail” yang bercerita tentang perjalanan seekor siput dalam sebuah perlombaan. Pertunjukan ini mengingatkan kita untuk merayakan individualitas dan merangkul langkah kita sendiri. Jae menggunakan koper sebagai panggung dan mengeksplorasi tekanan untuk menyesuaikan diri dan meraih kesuksesan.
Pertunjukan oleh Tom Lee berjudul Tomte, menjadi pertunjukan pertama yang diadakan di Kampoeng Media Resort. Pada hari pertama dan kedua, terdapat masing-masing 1 seniman setiap harinya.
Tom Lee adalah seorang seniman boneka, desainer, dan sutradara yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat. Ia memulai kariernya di La MaMa Experimental Theater di New York. Karya-karyanya sering mengeksplorasi sintesis antara objek yang dimanipulasi, miniatur, dan figur boneka dengan film dan animasi.
Pertunjukan Tomte yang dihadirkan di PESTA BONEKA #9 menceritakan tentang Tomte, seorang kurcaci yang merawat rumah dan kebun seseorang, meskipun mereka tidak pernah melihatnya. Di suatu malam yang dingin di musim salju, Tomte mengajarkan kita pentingnya kebaikan dan memelihara semua makhluk hidup.
Tomte membawa penonton pada pengalaman visual yang menghangatkan, bagaimana kebaikan dan ketulusan seseorang, meskipun tidak tampak namun bisa membuat orang lain bahagia. Di setiap pertunjukan di PESTA BONEKA, akan diikuti oleh sesi bincang bersama seniman penampil.
Tom Lee bercerita tentang latar belakang pertunjukan ini, berasal dari cerita asal Swedia yang sering ia bacakan kepada kedua anak pertamanya.
Menggabungkan visual dari proyektor, seni bayangan, serta boneka dengan teknik bunraku, Tom Lee membawa penonton kepada sebuah perjalanan yang mengingatkan kembali kepada hal-hal baik yang terjadi di sekitar kita.
Dua program di hari pertama ini menggambarkan bagaimana PESTA BONEKA #9 “Seeds of Hope”, menjadi ruang berbagi kebaikan dan harapan kepada sesama melalui seni teater boneka.
PESTA BONEKA #9 “Seeds of Hope” akan berlangsung dari tanggal 23 hingga 27 Oktober 2024 di Kampoeng Media Resort Yogyakarta. Info lebih lanjut mengenai festival ini silahkan mengunjungi sosial media di instagram Pesta Boneka atau langsung mengunjungi www.pestaboneka.com.
Baca Juga
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!
Artikel Terkait
-
Copet Berkeliaran saat Pesta Pelantikan Prabowo-Gibran di Jakarta, 5 Korban Rugi Rp52 Juta Lebih Imbas HP Raib
-
Berkat Tarif Rp 1 saat Pesta Rakyat, Penumpang LRT Jabodebek Tembus 61.166 Orang
-
Waduh! Pesta Rakyat Pelantikan Prabowo-Gibran di Jakarta Hasilkan 43,17 Ton Sampah
-
Pesta Boneka #9: Benih Harapan dari 25 Negara di Yogyakarta
-
Bak Pesta Rakyat! Ini Foto-foto Ratusan Ribu Warga Sambut Kepulangan Jokowi
News
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Gaji Pas-pasan? Ini Trik Kumpulkan Dana Darurat Tanpa Menyiksa Dompet
-
Mengapa Banyak Orang Percaya Elite Global Adalah Reptil?
-
BPJS PBI Nonaktif, Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam: Mengapa?
-
Dokumen Jeffrey Epstein Dibuka, Nama Donald Trump dan Bill Clinton Muncul
Terkini
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!