Jurusan Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi menyelenggarakan kegiatan seminar kewirausahaan dengan tema tips memulai usaha untuk mahasiswa, Sabtu (26/10/2024). Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes.
Kegiatan seminar kewirausahaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang peluang usaha bagi mahasiswa serta menjadi salah satu profil lulusan sarjana psikologi. Selain itu, mahasiswa dapat dilatih berpikir kreatif dalam menemukan solusi serta menciptakan ide bisnis yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Secara keseluruhan, mahasiswa yang belajar kewirausahaan membantu menjadi individu yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja atau bisnis.
Dekan dalam sambutannya menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh jurusan psikologi untuk meningkatkan softskill mahasiswa sehingga nantinya dapat terus mengembangkan inovasi dan mampu menjawab tantangan masa depan.
“Salah satu cara untuk bersaing dan beradaptasi yaitu dengan memperkuat keterampilan soft skill ini dapat membantu meningkatkan kemampuan diri sehingga mampu menghadapi tantangan serta dapat mendukung visi fakultas yaitu menjadi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan yang bermutu, kompetitif dan berwawasan entrepreneurship”, ungkap Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes.
Ketua jurusan psikologi Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog berharap kepada peserta mampu untuk lebih mandiri dan kreatif setelah menempuh pendidikan di level sarjana nantinya, sehingga dapat membuka usaha serta juga dapat membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat.
“Mahasiswa yang nantinya tertarik untuk membuka usaha dapat berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia melalui lowongan kerja yang dibuka nantinya, namun disisi lain jika tidak membuka usaha dapat melatih kemampuan dalam manajemen diri, keuangan serta membentuk diri menjadi lebih disiplin”, ujar Dessy.
Narasumber seminar ini menghadirkan Ir. Yoppy Setyantoro, S.P., M.Si yang merupakan pelaku usaha mandiri pada bidang kuliner serta peraih award Universitas Jambi kategori entrepreneurship pada tahun 2022.
“Mahasiswa dapat berpikir untuk menciptakan sebuah produk yang dibutuhkan pasar, salah satu yang perlu disiapkan yaitu desain produk. Semakin clear desain produk, semakin mudah mendetailkan strategi marketingnya”, ungkap Yoppy.
Selanjutnya, Yoppy memberikan pemahaman bahwa entrepreneur bukan sebuah profesi, entrepreneur adalah sebuah mindset, oleh sebab itu melalui pembelajaran kewirausahaan ini dapat membangun pola pikir yang kreatif dan inovatif serta mampu berperan dalam pertumbuhan perekonomian bangsa.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Lezatnya Bakso Lava Aisyah, Pilihan Tepat untuk Pencinta Kuliner Pekanbaru
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
-
Sensasi Martabak Sarang Tawon, Cita Rasa Unik di Pekanbaru
-
Budaya Klan di Tempat Kerja, Solidaritas atau Perangkap Emosional?
-
Di Balik Gaun Pengantin, Luka Psikologis Pernikahan Dini
Artikel Terkait
-
Jangan Takut Berbisnis, Ini Pilihan Program Bantuan Untuk Perempuan Wirausaha
-
Jepang Bakal Dikerubungi Jutaan Pengangguran Imbas Lowongan Kerja Makin Sedikit
-
Saatnya Resign setelah Lebaran?
-
Ulasan Buku Terapi Luka Batin: Menemukan Kembali Diri Kita yang Belum Utuh
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop