Hayuning Ratri Hapsari | Leonardus Aji Wibowo
Indonesia Modification Expo hadir di kawasan Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, tepatnya di Lapangan Nandhi. (Ist.)
Leonardus Aji Wibowo

Pameran otomotif biasanya identik dengan gedung besar, area indoor, dan deretan mobil modifikasi di bawah lampu sorot. Namun konsep berbeda justru dibawa Indonesia Modification & Lifestyle Expo atau IMX lewat salah satu rangkaian acaranya tahun ini.

Bukan digelar di pusat konvensi modern, IMX memilih lokasi yang tak biasa. Event tersebut hadir di kawasan Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, tepatnya di Lapangan Nandhi.

Langkah ini langsung mencuri perhatian pencinta otomotif dan gaya hidup. Dunia modifikasi yang identik dengan budaya modern dipadukan dengan kawasan bersejarah yang sudah berdiri sejak ratusan tahun lalu.

Melansir laman resmi IMX pada Senin (27/4/2026), IMX 2026 Series: Prambanan Heritage Meet Up digelar pada 26 April 2026. Acara ini disebut sebagai babak baru industri modifikasi dan lifestyle Indonesia dengan membawa arena kreativitas ke kawasan Candi Prambanan.

IMX menyebut pemilihan lokasi tersebut bukan sekadar urusan tempat. Puluhan mobil modifikasi karya anak bangsa yang dikurasi ketat dipamerkan dengan latar arsitektur candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun sejak abad ke-9.

Konsep yang diusung merupakan perpaduan antara heritage atau warisan budaya dengan next-gen culture. Pengunjung bukan hanya melihat kendaraan modifikasi, tetapi juga menikmati suasana khas kawasan bersejarah.

Nuansa ini membuat IMX Prambanan terasa berbeda dibanding pameran otomotif biasa. Latar relief candi dan area terbuka menghadirkan pengalaman visual yang lebih unik bagi para pengunjung.

Tak hanya menarik perhatian lokal, venue baru ini juga mendapat sorotan internasional. Sosok di balik rumah modifikasi Jepang Liberty Walk, Hyuma Kato, disebut memilih Yogyakarta dan Prambanan sebagai satu-satunya titik temu skala besar saat berkunjung ke Indonesia.

Bagi pegiat modifikasi, kolektor diecast, hingga pencinta streetwear, acara ini menjadi destinasi yang sayang dilewatkan. Sebab, IMX tak hanya membawa pameran kendaraan, tetapi juga pengalaman gaya hidup yang lebih luas.

Soal harga tiket, pengunjung bisa masuk dengan harga mulai Rp45 ribu pada fase presale. Untuk pembelian berikutnya, tiket harian dijual sekitar Rp50 ribu dan on the spot sekitar Rp55 ribu.

Namun perlu dicatat, harga tersebut belum termasuk tiket masuk kawasan wisata Candi Prambanan. Pengunjung perlu menyiapkan biaya tambahan sesuai ketentuan pengelola kawasan.

IMX sendiri selama ini dikenal sebagai pameran otomotif dan lifestyle terbesar di Indonesia. Sejak pertama kali digelar pada 2018, acara ini menjadi tempat berkumpulnya pelaku industri modifikasi, merek otomotif, komunitas, hingga penggemar kultur anak muda.

Konsep di Prambanan juga menunjukkan bahwa dunia otomotif bisa berjalan berdampingan dengan nilai budaya. Modifikasi tidak hanya soal mesin dan tampilan, tetapi juga bisa hadir dalam ruang yang punya nilai sejarah tinggi.

Bagi pengunjung umum, IMX Prambanan menjadi kesempatan menikmati mobil-mobil unik dengan suasana berbeda. Sementara bagi pencinta otomotif, acara ini menjadi bukti bahwa kreativitas modifikasi Indonesia terus berkembang dengan cara yang semakin segar.