Piala Dunia 2026 mencetak sejumlah rekor baru bahkan sebelum turnamen berakhir. Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, pertandingan yang bertambah, serta penyelenggaraan lintas tiga negara, edisi kali ini disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
Jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya di Qatar pada 2022, skala penyelenggaraan turnamen kali ini meningkat secara signifikan. Mulai dari jumlah peserta hingga stadion yang digunakan, hampir seluruh aspek mengalami perluasan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Melansir laman resmi FIFA pada Kamis (11/6/2026), salah satu perubahan terbesar terlihat dari jumlah peserta yang kini mencapai 48 negara. Jumlah tersebut bertambah 16 tim dibanding format sebelumnya yang hanya melibatkan 32 negara sejak Piala Dunia 1998.
Bertambahnya jumlah peserta turut berdampak pada jumlah pertandingan yang dimainkan sepanjang turnamen. FIFA mencatat Piala Dunia 2026 akan menghadirkan total 104 pertandingan, meningkat signifikan dibanding Piala Dunia 2022 yang hanya mempertandingkan 64 laga.
Dengan tambahan 40 pertandingan, para penggemar sepak bola akan disuguhi lebih banyak aksi dari berbagai negara. Perubahan ini juga membuka peluang bagi lebih banyak tim untuk merasakan atmosfer kompetisi tertinggi di level internasional.
Skala besar turnamen juga terlihat dari penyelenggaraannya yang melibatkan tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini menjadi pertama kalinya Piala Dunia putra digelar oleh tiga negara tuan rumah secara bersamaan.
Selain itu, FIFA memilih 16 stadion sebagai venue pertandingan yang tersebar di ketiga negara tersebut. Dari jumlah itu, 11 stadion berada di Amerika Serikat, tiga stadion di Meksiko, dan dua stadion lainnya berada di Kanada.
Jumlah venue tersebut meningkat dua kali lipat dibanding Piala Dunia 2022 yang hanya menggunakan delapan stadion. Besarnya jumlah stadion menunjukkan kebutuhan infrastruktur yang semakin besar seiring bertambahnya peserta dan pertandingan.
Perubahan lainnya terlihat pada format kompetisi yang kini menggunakan 12 grup berisi masing-masing empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup serta delapan peringkat ketiga terbaik akan melaju ke fase gugur yang dimulai dari babak 32 besar.
Format baru tersebut membuat perjalanan menuju gelar juara menjadi lebih panjang dibanding edisi-edisi sebelumnya. Di sisi lain, penonton akan mendapatkan lebih banyak pertandingan untuk dinikmati selama turnamen berlangsung.
Dengan 48 negara peserta, 104 pertandingan, 16 stadion, serta tiga negara tuan rumah, Piala Dunia 2026 menghadirkan skala yang belum pernah terlihat sebelumnya. Tak berlebihan jika edisi kali ini disebut sebagai Piala Dunia terbesar sepanjang masa sekaligus menandai babak baru dalam sejarah sepak bola dunia.
Baca Juga
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Timberland Boots: Berawal Dari Sepatu Tukang Jadi Ikon Rapper Dunia Hip Hop
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
Bawa Argentina Menang 3-0, Messi Cetak Hattrick Pertama di Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kalahkan Mozambik, Timnas Indonesia Selamatkan Ranking FIFA Vietnam
-
Sejarah Baru! Piala Dunia 2026 Gebrak Dunia dengan 3 Tuan Rumah dan 48 Tim Peserta
-
Timnas Irak Comeback ke Piala Dunia 2026, Amir Al Ammari Mau Bungkam Kylian Mbappe
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?
-
Beautiful Pain: Kisah Nyata Perjuangan Perempuan Bangkit dari Luka KDRT
-
King's Proposal Diadaptasi Anime TV, Rie Takahashi Isi Suara Karakter Utama
-
Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai
-
Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh