Sampah adalah barang yang berasal dari kegiatan manusia yang tidak lagi digunakan, baik tidak dipakai, tidak disenangi, ataupun dibuang (WHO).
Pengertian umum tersebut membuat sampah dianggap sebagai barang buangan dan kemudian di buang begitu saja di lingkungan. Pembuangan sampah ke lingkungan secara terus menerus dapat menyebabkan banyak permasalahan lingkungan.
Rabu (14/07/2021), mahasiswa KKN Undip (Universitas Diponegoro) melakukan Sosialisasi dan Edukasi Pegelolaan Sampah 3R kepada Masyarakat Desa Sangkanayu, Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro dengan tema "Sinergi Perguruan Tinggi Dengan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Melalui Kuliah Kerja Nyata" yang bertujuan untuk mengabdi kepada masyarakat, dan membantu pembangunan desa dengan memaksimalkan potensi desa.
Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Sampah 3R dilakukan dengan latar belakang penanganan sampah yang belum tepat di Desa Sankanayu. Berdasarkan observasi yang dilakukan, diketahui belum terdapat tempat pembuangan sampah atau TPS, belum ada sistem pengelolaan sampah, tidak ada pemilahan sampah serta kebiasaan masyarakat mengelola sampah dengan dibakar.
Pembakaran sampah biasa dilakukan di halaman rumah warga masing-masing. Pembakaran sampah yang dilakukan tersebut dapat mengakibatkan adanya pencemaran udara,menciptakan lingkungan yang tidak estetik serta dapat menyebabkan penumpukan sisa pembakaran yang berlebih.
Mahasiswa KKN Undip bergerak untuk menyampaikan pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai penanganan sampah yang baik untuk mengurangi dan mencegah dampak buruk dari pengelolaan sampah yang kurang tepat tersebut.
'Membakar sampah tidaklah salah, namun kurang tepat'. Sampah yang umumnya dibuang masih memiliki beberapa nilai yang dapat dikembangkan, bermanfaat untuk manusia dan untuk lingkungan sendiri.
Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Sampah 3R dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pandangan baru kepada masyarakat mengenai sampah itu sendiri, pengelolaan sampah yang baik serta upaya untuk membentuk kebiasaan baru yang lebih baik untuk lingkungan.
Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Sampah 3R dilakukan secara door to door dengan tetap menjalankan protokol kesehatan di tengah pemberlakuan PPKM di seluruh wilayah Indonesia. Sasaran Sosialisasi dan Edukasi adalah masyarakat, Ibu PKK dan Ketua RT (Rukun Tetangga).
Pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi berjalan selama 3 hari yaitu Rabu 14 Juli 2021 sampai Jumat, 16 Juli 2021 di tiga kawasan RT Desa Sangkanayu. Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Sampah mencakup pengenalan 3R, contoh 3R, manfaat 3R dan ajakan gerakan 3R.
Kegiatan ini dilakukan dengan harapan dapat memberikan pandangan baru kepada masyarakat terhadap sampah serta untuk menciptakan adanya kebiasaan baru pengelolaan sampah yang baik dengan memanfaatkan sampah, memaksimalkan nilai-nilai sampah dan membuang sampah dengan benar. Karena pada dasarnya sampah adalah tanggung jawab kita.
Meski hanya sedikit informasi yang disampaikan, semoga kegiatan ini bermanfaat untuk kedepannya. "Ingat Sampah, Ingat 3R! Sampahku Tanggung Jawabku!" untuk Kebaikan Lingkungan dan Bumi Kita.
Ditulis Oleh: Fera Meilasari - Teknik Lingkungan 2018, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing : Dr.rer.nat. Thomas Triadi Putranto, S.T., M.Eng.
KKN TIM II UNDIP Periode 2021
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Pendidikan Tinggi Sedang Sekarat, Kenapa Negara Malah Sibuk Urus Makan Gratis?
-
Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan
-
Ketika PTN Berubah: Dari Subsidi Negara ke Kemandirian Kampus
-
Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah
-
Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah
Release
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Serta dalam Kegiatan Posyandu
-
Bantu Program Sekolah Kampung, KKN UIN Walisongo Gagas Model Pembelajaran Baru
-
Gowes dan Tanam: Aksi Nyata Menjaga Bumi ala Pencinta Alam UIN Jakarta
-
Ekspor Indonesia Alami Penurunan, Akibat Pandemi Covid-19?
-
Komunikasi Publik dalam Pemilu Lahirkan Pemilih Cerdas dan Berdaulat
Terkini
-
The Death of Robin Hood: Sulitnya Menerima Sisi Gelap Orang yang Dikagumi
-
Duel Maut Vinicius Junior vs Erling Haaland: Siapa yang Melaju ke 8 Besar?
-
Kacamata Kuda Pejabat Negara: Berhenti Menjadikan Warga Desa sebagai Simbol Kemunduran
-
Kulit Perih dan Kemerahan? Ini 5 Moisturizer Korea dengan Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier
-
Rahasia Batik Berdarah: Sisi Gelap Kota Pelajar yang Disembunyikan di Balik Kain Tradisional