Kue yang ada pada acara ulang tahun umumnya adalah kue-kue berukuran besar yang dihias sedemikian rupa cantiknya. Tapi, tahu gak sih kalau sekarang kue ulang tahun bisa dikemas menjadi bekal makan siang, lho!
Iya, namanya Korean Lunch Box Cake. Kue bekal ini pertama kali populer di Korea Selatan. Kreativitas para pecinta makanan manis disana membuat inovasi kue unik ini dikenal sampai di Indonesia.
Mengapa namanya Korean Lunch Box Cake? Ya karena kue ini memang dikemas dalam wadah yang menyerupai kotak bekal makan siang.
Kue ini dihias layaknya kue ulang tahun pada umumnya, namun cenderung lebih sederhana dan lebih kecil. Kue berukuran 7-10 cm ini biasanya dipesan atau dikirimkan untuk perayaan khususnya ditengah masa pandemi.
Selain ukurannya yang kecil, hiasan diatas buttercream yang tidak terlalu mencolok tetapi tetap bervariasi inilah yang membuat orang-orang terdorong untuk mencoba Korean Lunch Box Cake.
Kue mini ini juga dijual dengan harga mulai dari 35 ribuan saja. Bentuk serta hiasan kue ini bisa dibuat sesuai keinginan kita sendiri atau custom made. Konsep yang minimalis dan unik membuat banyak orang akhirnya tertarik untuk membuat ataupun membelinya. Kue ini cocok untuk dijadikan pilihan untuk memberi kejutan spesial atau sebagai ucapan selamat di hari raya.
Mengutip dari wawancara CNN Indonesia, chef asal Korea Selatan bernama Daeyong Kwon menyatakan bahwa kemasan yang berbeda dan mudah dimakan juga menjadi daya tarik tersendiri dari kue ini. Korean Lunch Box Cake bisa didesain dengan tulisan dan gambar-gambar karakter atau hewan yang kita sukai.
Rasa Korean Lunch Box Cake ini tetap sama dengn kue ulang tahun pada umumnya, ada jenis sponge cake, chocolate cake, red velvet dan masih banyak lagi. Manis, lembut dan pastinya creamy yang pas adalah kata-kata yang paling cocok untuk mendeskripsikan cita rasa dan keistimewaan dari Korean Lunch Box Cake.
Kue ini bisa menjadi alternatif bagi orang-orang yang kurang menyukai kue ulang tahun. Dengan ukurannya yang kecil, otomatis krim yang digunakan juga tak sebanyak kue ulang tahun biasa. Sehingga kue ini tidak akan membuat penikmatnya cepat merasa enek saat memakannya, melainkan mendapatkan rasa yang pas.
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Review Bloodhounds Season 2: Bromance Brutal Is Back, Udah Siap Liat Rain Jadi Villain?
-
Besok Sisa Sengsara? Udah, Rayakan Hari Ini Aja Bareng Lagu "Kita ke Sana" dari Hindia
-
Menaklukkan Gunung Malabar: Dari Sabana Indah hingga Tanjakan Mematikan
-
Membaca Realitas Cinta Dengan Titik: Ketika Perasaan Tak Pernah Sederhana
Terkini
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala
-
Bertahan dengan Gaji UMR: Seni Agar Tidak Jatuh Miskin, Tapi Juga Tidak Pernah Kaya