Para pencinta kuliner pedas mana nih suaranya? Kalau lagi main ke Kota Malang dan suka sama Seblak, kamu wajib banget mampir ke 'Warung Seblak Mamang Ndut'. Letaknya ada di Jalan Anjasmoro No. 11 Kecamatan Klojen, Malang. Dekatnya Hutan Kota Malabar belok kanan, terus belok kiri di gang ketiga.
Seblak sendiri merupakan makanan khas Sunda yang belakangan ini semakin terkenal di khalayak umum. Penamaan seblak berasal dari kata "nyeblak" yang memiliki arti mengejutkan atau bikin kaget. Penamaan itu sendiri berasal dari cita rasa pedas yang langsung bikin kaget saat menyentuh lidah.
Seblak merupakan makanan bercita rasa gurih dan pedas. Ciri khas seblak sendiri adalah isi utamanya yakni kerupuk basah yang disajikan setelah direbus atau dikukus hingga matang. Kembali pada masa sebelumnya, para pedagang seblak yang berdomisili di Bandung biasa menyajikan seblak dengan isi kerupuk basah, sayur, dan telur.
Seiring berjalannya waktu, varian isi di makanan khas ini semakin beragam. Di Warung Mamang Ndut sendiri, pilihan variannya cukup beragam nih, gengs! Mulai dari ayam, sosis, baso sapi, baso ikan, telur, siomay, kekian, ceker, crabstick, chikuwa, dan otak-otak.
Untuk menu seblak sendiri terdiri atas 5 varian yakni:
- Seblak Aseli yang dibandrol seharga Rp 14.000,00
- Seblak Jeung seharga Rp 15.000,00
- Seblak Gelo seharga Rp 19.000,00
- Seblak Komplit seharga Rp 24.000,00
- Seblak Super Komplit yang bisa kamu dapatkan dengan harga masih dibawah Rp 30.000,00
Note: kisaran harga pertanggal 17 April 2022 (ada kemungkinan harga berubah sewaktu-waktu)
Untuk menu pendamping kamu bisa memilih satu dari tiga yakni kwetiaw, mie, dan juga makaroni. Ada juga menu tambahan yang bisa kamu dapatkan mulai dari harga Rp 4.000,00 seperti ceker beureum, dumpling keju, batagor kering, bola salmon dan lain sebagainya.
Untuk menu minumannya sendiri juga cukup banyak, gengs! Mulai dari teh tawar seharga Rp 3.000,00 sampai minuman dengan toping marshmallow dan choco chips yang bisa kamu nikmati hanya dengan merogoh kocek Rp 12.000,00 saja.
Kelebihan dari Seblak di Warung Mamang Ndut sendiri adalah kuahnya yang dikenal berani akan rempah dan nendang dibandingkan seblak di tempat lain. Selain itu, kamu bisa nambah toping lain + nasi. Untuk yang gak bisa makan pedas, jangan sedih, gengs! Level pedas tersedia dari level putihan (tanpa sambal merah), GP, Nina, dikit, cukupan, pedes, pedes banget, pedes ++, dan pedes banget buset.
Nah, buat yang gak suka seblak, Warung Mamang Ndut juga menyajikan menu mie ayam. Sayangnya, warung ini hampir selalu ramai. Tak jarang kamu harus antri untuk bisa makan di tempat. Meski ramai, kamu gak perlu khawatir soal estimasi waktu saat menunggu makanan atau minuman. Karena pegawai masih muda dan cukup banyak, pelayanannya bisa dibilang cukup cepat.
Kamu juga nggak perlu khawatir soal parkir kendaraan. Penjaganya cukup ramah dan bisa diandalkan untuk menjaga kendaraanmu. Namun, kehilangan barang yang tertinggal di parkiran karena keteledoranmu, bukan lagi tanggung jawab tukang parkir, ya! Jadi jaga baik-baik barang bawaan.
Baca Juga
-
Jeratan Praktik Perburuan Rente Subsidi Pupuk: Bagaimana Kebijakan Mengkhianati Petani Kecil
-
Paspor Kuat Itu Bukan Cuma soal Visa: Tentang Privilege dan Martabat Global
-
Menggugat Beasiswa: Belajar dari DAAD, Menata Ulang Cara Pandang LPDP
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
Membuka Portal Dunia Baru di Novel Bumi Karya Tere Liye
Artikel Terkait
-
5 Makanan yang Dapat Memperkuat Daya Ingat dan Meningkatkan Kinerja Otak
-
Komunitas Kretek Tak Setuju BPOM Ikut Campur Soal Wacana Larangan Jual Rokok Ketengan
-
Info Vaksin Dosis 1 hingga Booster di Malang Raya, Ayo Vaksin Biar Bisa Mudik!
-
Jadwal Sholat dan Jadwal Buka Puasa Ramadhan Kota Madiun, Senin 18 April 2022
Ulasan
-
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat: Mengapa Terlalu Berusaha Justru Menjauhkan Bahagia?
-
Nostalgia Ramadan: Keabadian Lagu 'Cinta Rasul' Sulis dan Haddad Alwi
-
Review Buku Puasa Para Nabi: Mengurai Hikmah Bulan Ramadan
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
Penghakiman Sosial dalam Cerpen Malam Terakhir Karya Leila S. Chudori
Terkini
-
Jeratan Praktik Perburuan Rente Subsidi Pupuk: Bagaimana Kebijakan Mengkhianati Petani Kecil
-
5 Tips Mengatasi Pusing saat Puasa agar Ibadah Tetap Lancar dan Produktif
-
Semangat Anak Muda dan Momentum Gerakan Subuh Berjamaah di Kala Ramadan
-
Takjil untuk Penagih Utang Bang Tigor
-
Antara Azan dan Air Mata