Satu tahun sekali tepatnya sebelum Festival Halloween, di Kagurazaka, Tokyo menjadi ramai oleh karena diadakannya Festival Bakeneko. Festival ini adalah sebuah perayaan menarik terutama bagi para pencinta kucing. Di acara ini terdapat parade kucing di mana para peserta mengenakan kostum kucing lengkap dengan riasannya yang unik.
Ada juga peserta mengenakan topeng kucing. Yang pasti semua orang berubah menjadi kucing di festival ini. Agar lebih jelas, simak yuk informasi seputar Festival Bakeneko yang dirangkum dari Matcha-jp dan Tokyocheapo berikut ini.
Bakeneko, Apa Itu?
Bakeneko secara harfiah berarti kucing yang berubah. Dalam cerita rakyat Jepang, kucing dipercaya memiliki kekuatan supranatural dan kekuatan mistis lainnya. Selain itu, Bakeneko juga dianggap sebagai salah satu yokai atau kucing setan yang dapat berubah.
Ada banyak variasi kisah-kisah tentang Bakeneko di Jepang. Beberapa mengatakan bahwa mereka adalah iblis berwujud kucing yang datang untuk melindungi rumah. Ada pula yang datang untuk menyihir penghuni rumah. Versi lain mengatakan bahwa beberapa kucing rumah tua berubah menjadi Bakeneko untuk mengambil alih tubuh manusia. Selain itu, mereka juga bisa berbicara dalam bahasa manusia.
Bakeneko yang populer di Jepang dan seluruh dunia adalah Manekineko (kucing pemanggil). Penjelasan menarik tentang sosok ini juga muncul dalam film anime garapan Studio Ghibli, My Neighbour Totoro.
Festival Kagurazaka Bakeneko - I Am a Cat
Festival Bakeneko diselenggarakan di pertengahan Oktober, tepatnya dua minggu sebelum Halloween. Kagurazaka dipilih sebagai lokasi festival sebab kota ini adalah tempat asal Natsume Soseki, penulis novel I Am Cat. Untuk menghormati karya besarnya, jadilah kota ini dipilih untuk menyelenggarakan festival akbar ‘kucing hantu’ ini.
Setiap orang diperbolehkan mengikuti festival ini tanpa membedakan usia, jenis kelamin bahkan kebangsaan. Orang asing yang tertarik mengikuti festival ini akan diarahkan sehingga tidak akan kesulitan mengikuti jalannya acara. Menariknya, untuk mengikuti festival ini, kamu tidak harus menyukai kucing.
Rangkaian Acara dalam Festival Bakeneko
Ada banyak rangkaian acara dalam Festival Bakeneko. Tidak hanya parade Bakeneko saja, ada pula acara lain pertunjukan seru lainnya. Setiap tahun, rangkaian acaranya selalu berubah. Namun, biasanya di Festival Bakeneko ada cosplay kucing, dan street performance dari para seniman Jepang. Ada pula pertunjukan Anya Odori Dance atau tarian kucing. Dalam sesi ini para pengunjung diberi kesempatan untuk mempelajari Anya Odori Dance selama satu jam, lalu semuanya menari bersama-sama.
Nah, di sepanjang jalan Kagurazaka, kamu akan menemukan stand atau booth yang menampilkan hal-hal menarik, misalnya saja booth khusus riasan kucing, penyewaan yukata, booth yang menjual cemilan serta minuman dan hal-hal berbau kucing lainnya.
Baca Juga
-
6 Fakta Menarik Perfect Crown yang akan Segera Tayang
-
Frieren: Beyond Journey's End Season 2, Musim yang Lebih Emosional dan Sepi
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
5 Fakta Zom 100: Bucket List of the Dead yang Bikin Penasaran Penggemar
-
4 Rekomendasi Anime untuk Kamu yang Menyukai Cerita Bertema Zombie
Artikel Terkait
-
Prabowo Ungkap Keinginannya Melanjutkan Kerja Sama Pengembangan Teknologi ke Menhan Jepang
-
Serunya Belajar di Negeri Sakura, Ulasan Novel Indahnya Langit Kanazawa
-
Rabu Hari Ini WN Jepang Koruptor Bansos COVID-19 Dideportasi dari Indonesia
-
Buronan Kasus Bansos Covid-19 Mitsuhiro Tanaguchi Akhirnya Dideportasi Ke Jepang
-
Stray Kids Sukses Gelar Konser Kedua di 2 Kota Besar Jepang
Ulasan
-
Kitab Safinatun Najah: Kompas Canggih buat Santri biar Gak Nyasar di Samudra Dunia
-
Relatable Tapi Bikin Sesak: Film Senin Harga Naik Cocok untuk Kamu yang Pusing dengan Tekanan
-
Vibes Lebih Seram dan Gelap, Wednesday Season 2 Bongkar Rahasia Willow Hill & Burung Gagak Pembunuh
-
Dikatakan Atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta: Memahami Rasa Lewat Sajak Tere Liye
-
Keluarga Bukan Hanya Darah: Pelajaran Hidup dari Novel Jepang Tentang Estafet Cinta Tak Terduga
Terkini
-
Rayakan 1 Tahun, The Summer Hikaru Died Gelar Proyek Khusus dan Acara Musik
-
Lulusan S2 Tanpa Karier: Manfaatkan Jeda, Tak Perlu Mengejar Timeline Orang
-
Post-Lebaran Syndrome pada Gen Z: Raga Udah di Kantor, Nyawa Masih di Kampung
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Pekerja Seni vs. Hukum: Dilema Empati Publik di Kasus Videografer Amsal Sitepu