New Zealand atau Selandia Baru, memang dikenal sebagai salah satu negara paling damai dengan pemandangan indah yang diidam-idamkan banyak orang untuk menghabiskan masa liburan. Dari dunia maya kita bisa melihat keindahan New Zealand yang dikenal dengan padang rumputnya yang hijau segar, banyak sapi yang berlalu-lalang, serta udaranya yang sejuk.
Namun biaya yang diperlukan untuk menghabiskan liburan di New Zealand tidaklah sedikit. Oleh karenanya, penulis mau spill satu tempat di Indonesia nih yang memang terkenal dengan pemandangannya dan suasanannya yang mirip dengan New Zealand.
Nama tempat ini Padang Mengatas atau masyarakat lokal Sumatera Barat sering menyebutnya sebagai Padang Mangateh. Sebenarnya tempat ini bukan objek wisata, melainkan sebuah peternakan sapi potong yang dikelola langsung oleh Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) yang dibawahi langsung oleh Kementrian Pertanian.
Padang Mengatas berlokasi di Jl. Padang Mengatas, Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Dari pusat Kota Padang, kamu harus berkendara sejauh 136 km ke arah Payahkumbuh. Sementara itu jarak Padang Mengatas dari Payahkumbuh hanya sejauh 12 km.
Informasi mengenai Padang Mengatas
Padang Mengatas merupakan salah satu peternakan dengan sejarah panjang di Indonesia. Pertama kali peternakan ini didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda, tahun 1916 untuk beternak kuda. Pada tahun 1935, Sapi Zebu dari India didatangkan untuk diternakkan di sini. Pada 1955, Padang Mengatas dinobatkan sebagai peternakan terbesar di dunia dengan produk kuda, sapi, kambing, dan ayam.
Saat ini, Padang Mengatas dapat dikunjungi sebagai pilihan objek wisata. Tujuannya adalah untuk edukasi mengenai ternak. Udara yang sejuk, rerumputan hijau membentang, sapi berlalu-lalang, panorama Kota Payahkumbuh yang indah, dapat kita nikmati saat berkunjung ke sini. Suasana peternakan Padang Mengatas, sangat mirip dengan yang kita lihat di jagad maya tentang New Zealand.
Padang Mengatas buka dari pukul 07.45 sampai 16.00 (Senin sampai Jumat). Namun perlu diingat, karena ini instansi resmi, sebelum berkunjung kita harus mendaftar secara online terlebih dahulu di website resmi BPTU Padang Mengatas. Saat berkunjung, pastikan kamu tetap menjaga kebersihan peternakan ya, jangan meninggalkan sampah sembarangan.
Baca Juga
-
Sinopsis Don't Touch My Gang: Kisah Anak Kampung Hadapi Kerasnya Bangkok!
-
Profil Nonnie Pitchakorn, Bintang Baru di Only Friends, Adik Nanon Korapat!
-
Angkat Kisah Kehidupan setelah Kematian, Ini Sinopsis Death is All Around!
-
Relate dengan Guru Muda, Ini Sinopsis Drama Thailand "Thank You Teacher"
-
Sinopsis Serial '6ixtynin9', Dus Mie Instan Berisi Uang yang Berakhir Petaka
Artikel Terkait
-
Kya-Kya Reborn Akan Kembali Dibuka Jadi Destinasi Wisata
-
Video Viral Kawasan Wisata Pecinan di Pontianak Dirusak OTK, Mural Dikotori Hingga Dikerat Pelaku
-
Bisnis Mal dan Hotel Tumbuh Seiring Meningkatnya Aktifitas Wisata Bisnis dan Liburan
-
Sandiaga Uno Serahkan Penghargaan Desa Wisata Terbanyak untuk Pemprov Sulsel
-
Pulau Cubadak, Surga Bawah Laut Pesisir Selatan Sumatera Barat
Ulasan
-
Buku 30 Hari Mengubah Kebiasaan Buruk: Belajar Berubah dari Hal Kecil
-
Review Serial Honor Thy Mother: Mengulik Duka dan Ambisi dalam Keluarga
-
Lou Lou dan Naga Peliharaannya: Kisah Unik di Hari Pertama Sekolah
-
Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'
-
Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru
Terkini
-
Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain
-
Profil Intak P1Harmony, Viral Berkat Cover Hip Song hingga Duet Bareng Rain
-
Sinopsis Don't Be Shy, Film Komedi Romantis India Diproduseri Alia Bhatt
-
Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code
-
Sinopsis I Live In Your Time, Drama Romantis Zhang Ruo Nan dan Wang An Yu