Mengikuti drama misteri yang masih on going memang sering kali membuat kita penasaran setengah mati. Lalu imajinasi kita juga semakin liar membuat berbagai teori alur, tokoh, hingga ending-nya. Dan ini benar-benar terasa saat saya menonton The Scarecrow.
Sejak tayang episode perdana, drama ini memang sudah menyuguhkan banyak sekali teka-teki yang membuat penonton bertanya-tanya. Namun, semakin ditonton bukannya mendapatkan jawaban, penonton malah dibuat semakin penasaran.
Setelah di empat episode pertama saya dibuat bertanya-tanya dengan setiap clue yang diberikan dan dibuat bingung arah ceritanya mau dibawa ke mana, di episode 5 dan 6 saya kembali disuguhkan dengan berbagai clue yang sedikit demi sedikit mulai menguak misterinya.
Di dua episode kali ini, “orang-orangan sawah” gadungan yang sebelumnya jadi kamuflase pembunuh sama sekali tidak muncul. Ini justru menjadi pertanyaan besar buat saya. Mengapa dia tidak terlihat kali ini? Apakah pelakunya benar seorang tersangka yang sudah ditangkap? Tapi di sisi lain, tersangka yang berhasil diamankan pun terasa belum cukup meyakinkan untuk menutup semua kejanggalan.
Menurut saya, inilah yang membuat drama ini lebih menyenangkan untuk diikuti, meskipun alurnya cukup berat dan bikin mikir. Karena alih-alih diberi jawaban mentah-mentah, kita dipaksa untuk menyusun kepingan-kepingan petunjuk itu sendiri. Meskipun tahu kalau teori itu mungkin akan terpatahkan di episode berikutnya, tapi justru di situlah letak keseruan menonton drama misteri—apalagi yang masih on going seperti ini.
Lalu yang masih tetap menjadi pertanyaan: siapa pelaku sebenarnya?
Di dua episode terbarunya, drama ini mulai memperkenalkan lebih banyak sosok yang menurut saya juga patut untuk dicurigai. Mulai dari figur baru yang tiba-tiba hadir membantu penyelidikan hingga beberapa orang di sekitar tokoh utama yang perlahan mendapat sorotan lebih banyak. Bukannya daftar tersangka berkurang, saya justru merasa orang yang patut dicurigai semakin bertambah.
Sejujurnya, di dua episode ini, ada beberapa yang membuat saya merasa sangat jengkel saat menontonnya. Pertama, Kang Tae-joo yang mulai mencoba percaya pada Si-young padahal dia tahu teman lamanya itu orang yang seperti apa.
Begitu pula dengan Cha Si-young. Awalnya, setelah meminta maaf ke Tae-joo, saya kira dia sudah benar-benar tobat dan jadi jaksa yang baik. Ternyata sama saja, dia masih dengan tabiat lamanya yang suka melakukan kekerasan pada orang lain demi keuntungan pribadinya.
Sehingga dari sini yang bikin mikir bukan hanya soal misteri pelaku, hubungan antarkarakternya pun mulai terasa semakin rumit. Saya jadi sulit menebak siapa yang benar-benar tulus membantu penyelidikan dan siapa yang diam-diam sedang memanfaatkan situasi untuk kepentingannya sendiri.
Penyelidikan di dua episode ini juga mulai menghadirkan petunjuk fisik yang membuat lingkaran kecurigaan semakin mengerucut pada beberapa sosok tertentu. Di episode 6, kita dipertemukan dengan seseorang dengan ciri-ciri persis seperti itu. Namun, benarkah dia pelakunya? Meski curiga, saya tidak bisa benar-benar yakin. Karena drama ini baru masuk setengah perjalanan. Masih ada enam episode lain yang akan tayang di minggu-minggu berikutnya.
Semakin masuk ke pertengahan cerita, saya merasa The Scarecrow mulai berhasil menyeimbangkan antara investigasi, permainan psikologis, dan konflik personal para tokohnya. Jadi penonton bukan hanya penasaran pada pelaku, tetapi juga penasaran pada rahasia yang disimpan masing-masing karakter.
Terlepas dari siapapun pelakunya dan betapa banyak pertanyaan yang masih tersisa, dua episode terbarunya berhasil membuat saya lebih memahami alur The Scarecrow. Dan menurut saya, semakin ke sini, drama ini semakin seru dan menyenangkan. Meskipun, tetap saja bikin penonton mikir.
Baca Juga
-
Ulasan The First Responders Season 1: Kerja Sama Polisi dan Damkar di Tengah Situasi Darurat
-
Beli Barang Murah di Online Shop: Solusi Hemat atau Malah Bikin Boncos?
-
Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Kepergok Ngomong Sendiri saat Berimajinasi, Pernah Mengalaminya Juga?
Artikel Terkait
-
5 Drama China Tema Kerajaan Tayang di Netflix, Ada Unveil Jadewind
-
Dear Killer Nannies: Suguhkan Drama Coming-of-age di Balik Kartel Medelln!
-
Bikin Antusias! Yoo Seung Ho Comeback Drama di Flex x Cop 2 Usai 3 Tahun
-
Suka Phantom Lawyer? Ini 7 Drama Korea tentang Hantu yang Tak Kalah Seru
-
Drama Korea Karma: Jalinan Dosa, Rahasia, dan Takdir yang Sulit Dihindari
Ulasan
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
10 Momen Kece yang Wajib Kamu Tahu sebelum Nonton Spider-Man: Brand New Day
-
Review House of the Dragon Season 3: Hancurnya Moralitas Para Penguasa!
-
Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?
Terkini
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
4 Acne Micellar Water Bebas Alkohol, Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi
-
Menjaga Tradisi, Menggerakkan Desa: Perjalanan Kang Edai di Kemiren