Paspor menjadi salah satu administrasi yang wajib dimiliki oleh seseorang ketika mereka ingin pergi ke luar negeri, entah untuk bekerja, menempuh pendidikan, atau hanya sekedar travelling. Setiap negara tentunya memiliki kebijakan masing-masing terkait paspor yang mereka keluarkan.
Paspor dapat digunakan untuk pengajuan visa atau izin ketika kita ingin mengunjungi negara lain. Terdapat beberapa negara yang dapat memberikan kebijakan bebas visa kepada diri kita sesuai dengan kekuatan paspor yang kita miliki.
Kekuatan paspor tersebut dihitung dari seberapa banyak negara yang dapat memberikan bebas visa kepada paspor dari suatu negara.
BACA JUGA: Begini Cara Mendaftar Paspor Online, Mudah Kok!
Pada tahun ini Henley & Partner yang merupakan konsultan kewarganegaraan dan tempat tinggal global yang berbasis di London merilis daftar paspor terkuat di dunia. Berikut ini adalah daftar paspor terkuat di dunia pada tahun 2022 yang dikutip dari The Henley Passport Index: Q3 2022.
1. Jepang (193 destinasi)
2. Singapura dan Korea selatan (192 destinasi)
3. Jerman dan Spanyol (190 destinasi)
4. Finlandia, Italia, dan Luksemburg (189 destinasi)
5. Austria, Denmark, Belanda, dan Swedia (188 destinasi)
6. Perancis, Irlandia, Portugal, dan Inggris (187 destinasi)
7. Belgia, Selandia Baru, Norwegia, Swiss, dan Amerika Serikat (186 destinasi)
8. Australia, Kanada, Republik Ceko, Yunani, dan Malta (185 destinasi)
9. Hungaria (183 destinasi)
10. Lituania, Polandia, dan Slovakia (182 destinasi)
Dalam laporan tersebut negara asia menempati dua besar paspor terkuat di dunia, yakni Jepang, Singapura, dan Korea Selatan. Namun Meskipun dua besar berhasil di huni negara asia, negara eropa tetap masih menjadi dominan dalam 10 besar negara dengan paspor terkuat di dunia.
BACA JUGA: Keimigrasian Indonesia dalam Mencegah Penerbitan Paspor Palsu
Cara penilaian paspor terkuat
Mungkin masih banyak di antara kalian yang masih bingung tentang cara penilaian paspor terkuat. Paspor terkuat dinilai dari seberapa banyak akses bebas visa yang didapat oleh pemegang paspor. Sleain itu paspor juga akan mendapatkan nilai ketika mereka mendapatkan fasilitas Visa on Arrival, izin pengunjung, dan Electronic travel authority saat datang ke negara tujuan.
Namun ketika pemegang paspor harus mengurus visa dan mengajukan permohonan visa elektronik yang disetujui pemerintah negara tujuan, maka paspor tersebut tidak termasuk dalam kategori penilaian paspor terkuat. Hal tesebut juga berlaku ketika pemegang paspor membutuhkan persetujuan sebelum keberangkatan menuju negara tujuan.
BACA JUGA: Mantap! Fans Jepang Banjir Pujian Usai Bantu Bersihkan Sampah di Pembukaan FIFA World Cup 2022
Mungkin banyak yang bertanya-tanya tentang peringkat paspor Indonesia, Berdasarkan laporan yang dikutip dari The Henley Passport Index: Q3 2022, Indonesia menempati peringkat ke 76 bersama tiga negara lainnya yaitu Kenya, Tanzania, dan Zambia. Indonesia tercatat memiliki akses bebas visa ke 72 negara bagi pemegang paspor Indonesia.
Itulah daftar dari paspor terkuat di dunia, bagaimana menurutmu?
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Putaran Akhir Balap Motor Nasional IMC 2022 Berlangsung Pekan Depan di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya
-
Ditekuk Valerenga Fotball 4-0, Timnas U-20 Kalah Ketiga Kali di Laga Uji Coba
-
KIB Tunggu Tambahan Partai Baru Sebelum Umumkan Capres
-
Maudy Ayunda Gandeng Suami di Red Carpet FFI 2022
-
Indro Warkop Kenang Nuansa FFI dari Zaman ke Zaman
Ulasan
-
Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi
-
Review Drama My Mister: Mahakarya Slice-of-Life tentang Beban Hidup dan Empati Kemanusiaan
-
Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"