Pada tanggal 5 Agustus terjadi sebuah peristiwa yang cukup menarik di dunia atletik. Dari cabang olahraga lompat jauh, terjadi pembuatan rekor lompat jauh pertama yang resmi dicatat dan diakui oleh dunia. Melansir dari buku “The King of Spring - The Life and Times of Peter O'Connor”, atlet lompat jauh asal Irlandia kelahiran Inggris, Peter O’Connor sukses membuat rekor lompatan sejauh 7.6 meter yang dilakukan di Dublin, Republik Irlandia.
Biografi Peter O’Connor dan Pembuatan Rekor Dunia
Peter O’Connor merupakan seorang atlet atletik kelahiran Millom, Cumberland, Britania Raya pada 24 Oktober 1872. Meskipun lahir di Inggris, O’Connor tumbuh besar di Millom, Cumberland, Republik Irlandia. Hal inilah yang membuanya bergabung dengan Gaelic Athletic Association (GAA) di tahun 1896 dan memenangkan banyak gelar atletik, terutama dari cabang melompat.
Atas banyak prestasinya, dia sempat ditawari oleh asosiasi atletik Inggris untuk bermain di Olimpiade 1900 mewakili Britania Raya. Akan tetapi, dia menolaknya dan memilih untuk mewakili Irlandia.
Di tahun 1901, Peter O’Connor membuat rekor baru di Royal Dublin Society's, Dublin. Dia melompa sejauh 7.54 meter dan menjadi rekor baru saat itu di Irlandia. Namun, rekor yang dia buat beberapa bulan berikutnya justru yang paling diingat oleh dunia.
BACA JUGA: Frugal Living, Hidup Bahagia Tanpa Perlu Keluar Banyak Cuan
Menyadur dari buku “The King of Spring - The Life and Times of Peter O'Connor”, rekor yang dia buat pada tanggal 5 Agustus 1901 menjadi rekor dunia pertama yang dicatat dan diakui secara resmi oleh lembanga Internasional.
Connor melompat sejauh 24 kaki atau setara 7.6 meter di Dublin, Irlandia. Rekor ini dicatat oleh IAAF (International Amateur Athletic Federation) atau yang sebelum tahun 1912 dikenal dengan nama organisasi World Athletics.
Lompatan jauh O’Connor tersebut dicatat sebagai rekor lompatan jauh pertama yang dibuat dan dicatat secara resmi oleh badan dunia. Hal itu membuat namanya disanjung oleh publik Irlandia. Rekor yang dibuat oleh Peter O’Connor tersebut bertahan selama kurang lebih 20 tahun.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
PSSI Naturalisasi Pemain dari Liga Lokal, Bakal Jadi Sebuah Kemunduran?
-
Demi Target Piala Asia 2027, Indonesia Siap Tambah Naturalisasi Pemain Baru
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
Artikel Terkait
Ulasan
-
Petualangan Seru Beruang Pencari Hewan di Buku This is How to Spot Animals
-
Ulasan Film Empat Musim Pertiwi: Karya Kamila Andini yang Sangat Menyentuh
-
Diajak Break saat Anniversary ke-4? Review Novel Dengannya Tanpamu
-
Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata
-
Four Hands, Two Sonatas: Ketika Sahabat Menjadi Rival dalam Meraih Mimpi
Terkini
-
Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah
-
Delayed Gratification: Ketika Jarak Membuat Mental Makin Tangguh
-
4 Physical Sunscreen Heartleaf Korea, Cegah Breakout pada Kulit Sensitif
-
Gandeng Tiga Mitra Industri, SaIG UPI Gelar GEOCAB untuk Bincang Karier
-
My Plastic Mother: Film Pendek tentang Duka Eki dan Krisis Sampah Indonesia