Meskipun ada beragam mitos yang masih dipercaya oleh sebagian kalangan, lari malam adalah kegiatan yang populer bagi para pecinta olahraga. Apa saja mitos-mitos yang berkembang di masyarakat? Simak ulasan mengenai mitos lari malam yang disadur dari runnersworld.com.
1. Menyebabkan Kelelahan
Banyak orang beranggapan bahwa lari malam akan membuat tubuh terlalu lelah karena kekurangan sinar matahari. Namun, hal ini tidaklah benar. Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan aktivitas fisik di berbagai waktu. Asalkan konsumsi makanan dan istirahat yang cukup, lari malam tidak akan menyebabkan kelelahan yang berlebihan.
2.Membuat Susah Tidur
Beberapa orang khawatir bahwa lari malam akan mengganggu pola tidur mereka. Namun, penelitian menunjukkan bahwa olahraga secara pada umumnya bisa membantu meningkatkan kualitas tidur. Penting untuk menjaga jarak waktu antara lari dan waktu tidur agar tubuh memiliki waktu untuk pulih secara alami.
3.Membahayakan Keselamatan
Banyak orang mempercayai bahwa lari malam akan meningkatkan risiko menjadi korban kejahatan. Meskipun kejahatan dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan keamanan saat berlari malam, seperti memilih rute yang aman, menggunakan pakaian berwarna terang, dan tetap waspada terhadap sekitar.
4. Berdampak pada Penglihatan
Meskipun cahaya matahari tidak hadir saat lari malam, ada banyak solusi pencahayaan yang dapat digunakan, seperti lampu kepala atau lampu dada. Selain itu, teknologi ponsel sekarang telah menghadirkan aplikasi yang menyediakan pencahayaan tambahan saat berlari malam. Dengan pencahayaan yang cukup, Anda masih dapat melihat dengan jelas.
5. Berat Badan sulit Turun
Banyak orang berpikir bahwa karena lari malam dilakukan setelah makan malam, kalori yang terbakar akan lebih sedikit. Namun, jumlah kalori yang terbakar tergantung pada intensitas dan durasi latihan, bukan waktu hari ketika lari dilakukan. Asalkan latihan dilakukan dengan konsisten dan dibarengi dengan pola makan yang sehat, lari malam tetap dapat membantu penurunan berat badan.
6. Hanya untuk Kalangan Profesional
Lari malam dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman. Yang terpenting adalah menjaga keamanan dan kenyamanan saat melakukannya. Lari malam tentu saja bisa menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang memiliki jadwal sibuk di siang hari atau hanya ingin menikmati ketenangan saat berolahraga.
Lari malam sebenarnya adalah aktivitas yang menyenangkan dan memiliki manfaat bagi kesehatan. Artinya, selama mengikuti panduan dengan tepat maka lari malam dapat menjadi pilihan olahraga yang efektif, aman dan menyenangkan seperti yang disarikan dari sumber tulisan Hot Myths Advice on training and racing in the summer heat di situs runnersworld.com.
Baca Juga
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Belajar Membaca Peristiwa Perusakan Makam dengan Jernih
-
Kartini dan Gagasan tentang Perjuangan Emansipasi Perempuan
-
Membongkar Kekerasan Seksual di Kampus oleh Oknum Guru Besar Farmasi UGM
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
Artikel Terkait
Health
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bebas Lemas Sampai Lebaran: Rahasia Menu Sahur Rendah Gula ala Ibu Cerdas!
-
Jangan Asal Es Buah! Ini Cara Buka Puasa yang Benar Menurut Dokter Tirta
-
Campak Bukan Teman Kencan, Jangan Diajak Jalan-Jalan ke Tempat Umum!
-
Kulit Gampang Merah, Jerawat Makin Parah? Polusi dan Gaya Hidup Jadi Pemicu
Terkini
-
The Adventures of Tom Sawyer: Kenakalan yang Menghidupkan Masa Kecil
-
Glowing saat Lebaran: 5 Chemical Sunscreen Cica yang Aman Dipakai Seharian
-
KPop Demon Hunters 2 Segera Tiba, Netflix Resmi Umumkan Rencana Produksi
-
Kim Nam Gil Tampil Sebagai Pemeran Spesial di Drakor Mad Concrete Dreams
-
Baju Lebaran Ramah Lingkungan: Lebih Baik Mana, Poliester atau Katun?