Kesuksesan sebuah bisnis tergantung pada pengelolaan usaha itu sendiri. Berbagai elemen usaha memang saling berkaitan satu sama lain, baik misi, produksi maupun distribusi. Tetapi, kunci pembukanya adalah pada kemampuan seorang marketing yang berupa kemahiran promosi dan pelayanan pelanggan.
Identitas Buku
Judul: Hypnotic Power for Marketing
Penulis: Eko B. Saputro
Penerbit: Araska
Cetakan: I, Januari 2023
Tebal: 232 halaman
ISBN: 978-623-7910-13-8
Sinopsis Buku
Marketing itu perlu strategi-strategi pemasaran yang tepat agar produk dapat terdistribusi dengan baik. Pendekatan-pendekatan terhadap konsumen, klien, atau pasar boleh dilakukan dengan berbagai strategi dan cara. Sebab, sebagus apapun produk apabila tidak disertai marketing yang andal, hasilnya tetap nol. Oleh karena itu, marketing harus membekali dirinya dengan kekuatan yang menghipnotis.
Buku Hypnotic Power for Marketing ini merupakan hasil penelusuran dari kisah-kisah penjualan para pebisnis ulung dunia. Kita akan meniru keunikan mereka dalam berpikir dan mengeksekusi penjualan. Kita juga akan menerapkan tekad dan kekuatan mereka dalam mendistribusikan produk.
Ulasan Buku
Membaca buku ini, kita akan belajar hypnotic power marketing yang dilakukan oleh para pebisnis sukses di dunia, seperti Jeff Bezos, Amancio Ortega, Ingvard Kamprad, Sara Blakely, Jack Ma, John Cronin, Bob Sadino, Susi Pudjiastuti dan Nurhayati Subakat.
Beberapa tokoh di atas yang tentunya menjadi sumber inspirasi atas lahirnya buku ini, jadi penting untuk dipelajari, dikuak rahasianya, kemudian ditiru dalam berbisnis. Mereka menggaet para pelanggan dengan jurus jitu, strategi unik untuk memulai usaha dan membangun pasar, dan mengelola bisnisnya dengan cara yang anti mainstream.
Lebih lanjut, melalui buku ini, Eko B. Saputro mengungkap kunci sukses yang diterapkan Bob Sadino dalam menggaet pelanggan, strategi bos Amazon untuk memikat pelanggan, cara branding fashion ala Amancio Ortega, promosi setiap waktu untuk mencari pelanggan ala Ingvar Kamprad, cara cerdas Sara Blakely dalam menggaet pelanggan, langkah gila Jack Ma dalam menawarkan produknya, strategi ampuh John Cronin untuk menarik pembeli, jurus jitu Susi Pudjiastuti membangun bisnis dan memikat pelanggan, serta strategi memasarkan produk ala Nurhayati Subakat.
Berikutnya, buku ini juga membeberkan kesalahan-kesalahan bisnis yang perlu dihindari, sebagaimana para miliader tersebut tidak melakukannya. Antara lain seperti kualitas buruk, tidak meminta masukan konsumen, terlalu banyak karyawan, menunda pekerjaan, tidak punya visi, produk tidak unik, dan pemasaran yang buruk.
Baca Juga
-
Review Novel Pion Memorabilia: Bagaimana Bidak Kecil Mengubah Nasib Seorang Anak yang Dianggap Gagal
-
Lebaran Bukan Fashion Week: Mending Hati yang Glow Up daripada Pamer Gamis Baru
-
HP Mendadak Mati? Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mudah Mengatasinya
-
Tak Perlu Antre! Ini 4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Padat saat Mudik
-
Spesifikasi OnePlus 15T Bocor, Upgrade Lensa Kamera Periskop LUMO Terbaru
Artikel Terkait
-
Gramedia Buka Gudang, Pengunjung Serbu Diskon Buku
-
Atasi Persoalan Anak dengan Cinta dalam Buku 'Menjadi Orang Tua Bijaksana'
-
Berujung Diusir Satpol PP, Aksi Bagi-bagi Buku Dinasti Keluarga Jokowi Saat CFD di Thamrin Tuai Kritik
-
Tangani Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Otto Hasibuan Punya Bisnis Mewah Lapangan Golf
-
Kembangkan Ide Bisnis Kuliner, Emak-emak di Jaktim Antusias Belajar Buat Selendang Mayang
Ulasan
-
Novel 9 November, Garis Tipis Antara Fiksi dan Realitas Pahit Kehidupan
-
Saya Jarang Mendengarkan Dewa 19 dan SO7 Sejak Bintang 5 Menjarah Otak Saya
-
Sial! Lagu 'So Asu' Naykilla Menjadi Candu yang Menghina Selera Musik Saya
-
Through the Olive Trees: Karya Agung Sinema Iran yang Puitis dan Modern
-
Review Novel Pion Memorabilia: Bagaimana Bidak Kecil Mengubah Nasib Seorang Anak yang Dianggap Gagal
Terkini
-
Krayon Hitam
-
Elkan Baggott Comeback, Peluang Duet Tiang Kembar Pertahanan di Timnas?
-
Misi Menyelamatkan Generasi Alpha: Ketika Negara Lebih Galak daripada Emak Narik Kabel WiFi
-
Sejarah Baru! Michael B. Jordan Raih Oscar Pertama di Academy Awards 2026
-
Jebakan Umur 30: Mengapa Tekanan Menikah Justru Membuat Jodoh Semakin Lari?