Narcos adalah series yang diproduksi oleh Netflix untuk mengangkat cerita tentang kisah hidup Pablo Escobar. Dia adalah bandar narkoba terkaya di dunia pada tahun 1980-an hingga 1990-an awal. Rilis pada tahun 2015, tokoh Pablo Escobar diperankan oleh Wagner Moura yang merupakan aktor asal Brazil.
Pablo Escobar dikenal sebagai bandar narkoba terkenal pada masanya di negara Kolombia. Dia memiliki bakat bisnis luar biasa dengan networking bandar narkoba lainnya ditambah dengan keterampilan negosiasi yang baik. Bahkan, hampir se-Kolombia dia bisa sogok polisi agar mengizinkan produk narkobanya lewat untuk proses distribusi.
Pablo Escobar juga menjadi kepala kartel industri narkoba yang mana kartel tersebut memproduksi kokain. Pasarnya pun tidak main-main karena mereka berhasil menyelundupkan kokain hingga ke Miami.
Karena kecerdasannya, banyak bandar narkoba lain yang percaya dengan visi bisnisnya dalam membangun kartel kokain. Karena itulah dia menjadi kepala kartelnya.
Kesuksesannya dalam bisnis kokain membuat dia menjadi kaya raya. Kekayaan Pablo Escobar tercatat mencapai sekitar US$ 25 miliar atau setara Rp 360 triliun.
Namun, harta sebanyak itu tidak dia habiskan sendiri dan untuk keluarganya saja, tapi dia sumbangkan ke masyarakat miskin di sekitar kota Medellin yaitu tempat wilayah kekuasannya.
Pablo telah mendanai banyak proyek properti mulai dari lapangan sepak bola, lapangan tenis, danau buatan, arena adu banteng serta lapangan terbang.
Review series Narcos
Saya bisa mengatakan series ini cukup realistis karena menampilkan kehidupan dan budaya orang-orang Kolombia pada tahun 1980-an.
Narkoba, kriminal, seks, perbudakan serta kartel narkoba sudah menjadi aspek yang selalu ditunjukkan pada series ini. Netflix berhasil menggambarkan kerasnya dunia bisnis di bidang narkotika di Kolombia.
Cerita Pablos Escobar juga dibantu dengan narator yang membacakan naskah cerita yang juga diperankan oleh salah satu tokoh pada seriesnya. Saya yang menonton merasa terbantu dengan alur kisah perjalanan hidup Pablo Escobar.
Kriminal sudah menjadi makanan sehari-hari Pablo dalam menjalankan bisnisnya. Series ini mampu menampilkan itu dengan realistis sehingga penonton bisa kegambar dunia bisnis narkoba yang begitu kejam.
Selain itu, seriesnya menunjukkan hingga detail terkecil mengenai proses dari awal Pablo mendapat produsen kokain hingga mencari para penyelundup ke Miami.
Wagner Moura juga mampu menghayati karakter Pablo Escobar yang mana semua orang tahu sifat dingin, tegas serta dermawannya yang menolong rakyat miskin.
Setelah saya menonton series ini, saya menjadi paham alasan Netflix mengangkat kisah hidup Pablo Escobar. Netflix ingin mengedukasi pelanggannya supaya menghindari dunia bisnis narkoba karena jika sudah terlanjur terjun ke dunia itu, sangat sulit untuk kembali ke jalan yang baik.
Dengan penggambaran kehidupan Pablo Escobar yang seperti itu, Netflix mencoba menyampaikan untuk jangan sampai kita terlibat dalam dunia bisnis di bidang narkotika.
Sekian ulasan saya mengenai series Narcos. Jika kamu ingin menonton series ini, saya sarankan kamu siapin mental dan iman yang kuat karena banyak menampilkan adegan seks, kriminal, dan hal buruk lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kenaikan Dana Riset 2026: Mahasiswa Siap Disibukkan Dengan Inovasi Nyata?
-
Deepfake dan Manipulasi Emosi: Ketika AI Memegang Kendali Realita dan Ilusi
-
Bahasa Baru Politik Gen Z: Menilik Fenomena Viralitas Meme dan Satir di Media Sosial
-
Harapan di Penghujung 2025: Kekecewaan Kolektif dan Ruang Refleksi Pribadi
-
Komunitas Seni sebagai Terapi Kota: Ketika Musik Menjadi Ruang Kelegaan
Artikel Terkait
-
Klasemen Liga 1 Masuk Jeda Internasional Maret: 4 Besar Masih Panas
-
Skuad Indonesia di Turnamen BWF Pekan Ketiga Maret 2024
-
PSIS Semarang Bisa Gagal ke Championship Series Jika Lengah di 3 Laga ini
-
Review Film Irish Wish, Klise tapi Menghibur dan Memikat
-
4 Rekomendasi Series Dibintangi Nasya Marcella, 'The One' Terbaru
Ulasan
-
Ulasan Film Na Willa: Nostalgia Hangat yang Bikin Rindu Masa Kecil
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia
-
Film Back to the Past: Sekuel Wuxia Modern yang Solid dan Menghibur
-
Film Magellan: Slow Cinema Terindah Tentang Kehancuran
Terkini
-
Seiyu Awards 2026 Umumkan Pemenang, VA Denji Chainsaw Man Bawa Pulang Piala
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Dear Pemudik, Jika Lelah Jangan Paksakan Diri Berkendara
-
Keadilan yang Harus Dipaksa: Catatan di Balik Gugatan UU Pensiun 1980
-
Vivo V70 Resmi Hadir: Upgrade Kecil yang Terasa Lebih Flagship