Film American Fiction yang mengadaptasi kisah dari Novel Erasure karya Percival Everett, disutradarai oleh Cord Jefferson, yang juga menjadi penulis skripnya. Filmnya berhasil menyabet kemenangan: Best Adapted Screenplay di Oscar 2024.
Sementara itu, aktor Jeffrey Wright memerankan karakter Thelonious Monk Ellison. Sejumlah aktor ternama pun ikut meramaikan, di antaranya: Tracee Ellis Ross, Issa Rae, Sterling K. Brown, John Ortiz, Erika Alexander, Leslie Uggams, Adam Brody, dan Keith David.
Rilis pertama kali pada 23 September 2023 dalam perhelatan TIFF (Toronto International Film Festiva) dan sekarang sudah tersedia di Prime Video sejak Maret 2024.
Film American Fiction, merupakan kisah yang menggugah tentang perjalanan seorang penulis kulit hitam bernama Thelonious Monk Ellison. Dalam film ini, Monk, menghadapi kesulitan dalam industri hiburan yang terlalu fokus pada stereotip rasial.
Karya-karya sastranya yang kritis dan bernuansa akademis sering kali nggak diterima oleh pasar. Namun, ketika Monk secara impulsif menulis sebuah naskah sindiran yang ironis, dia malah mendapat tawaran besar untuk menerbitkannya dengan nama samaran.
Pengalaman Monk dalam menulis dan menerbitkan naskah, membawanya pada perjalanan yang menggugah, di mana dia harus berhadapan dengan kemunafikan dan dilema moral.
Sementara itu, dia juga menghadapi tantangan pribadi dengan kondisi kesehatan ibunya dan tekanan dari lingkungan akademis yang mengharapkannya menjadi lebih moderat dalam pandangan rasialnya.
Novel Erasure karya Percival Everett, memang menjadi dasar bagi Film American Fiction. Novel ini secara garis besar mengeksplorasi tema-tema kompleks tentang identitas rasial, stereotip, dan ekspektasi dalam dunia sastra.
Dengan menggali lebih dalam pada cerita dan karakter-karakternya, film "American Fiction" berhasil memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh novel itu. Terbukti dengan kemenangannya dalam Best Adapted Screenplay.
Kemampuan sang sutradara yang membedah novel "Erasure" menjadi sebuah skrip yang menarik dan kuat dalam bentuk film layar lebar, telah berhasil menggambarkan esensi cerita aslinya. Bahkan, sepertinya, kreativitas dalam memperluas cerita dan karakter-karakternya hampir nggak membebani sang sutradara.
Film ini juga memikat penonton dengan penampilan luar biasa dari Jeffrey Wright. Dia dengan apik membawa karakter Monk menjadi hidup dengan segala kompleksitasnya. Selain itu, jajaran bintang lainnya juga memberikan penampilan yang luar biasa.
Tentu saja, nggak hanya akting yang nyuri perhatian. Pemilihan musik, terutama jenis jazz yang digunakan dalam film ini, juga berhasil memperkuat atmosfernya.
Bahkan tema-tema yang diangkat dalam "American Fiction" sangat relevan dan memikat. Dari pertarungan Monk dengan ekspektasi yang dipaksakan kepadanya.
Dengan demikian, skor dariku: 8/10. Nggak mengherankan jika film ini berhasil meraih penghargaan Best Adapted Screenplay.
"American Fiction" memang memikat dan memberikan pengalaman menonton yang mendalam oleh adanya pesan-pesan yang menggelitik. Jadi buat kamu yang awalnya ogah nonton ini, yakin sekarang nggak mau nonton? Eh.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar
-
Review Film Siti Si Vampir: Satir Kelas Sosial yang Kurang Menggigit?
-
Review Paralyzed by Hope: The Maria Bamford Story, Tawa dan Luka Mental
-
Review The Disciple: A Wu-Tang Fable dan Ironi Album Eksklusif Wu-Tang Clan
Artikel Terkait
-
Kiblat, Film Horor Religi Angkat Perjuangan Wanita Lepas dari Aliran Sesat
-
Pesan Inspiratif Film Laskar Pelangi, Perjuangan untuk Pendidikan Layak
-
Petualangan Epik di Tanah Air: Review Novel 'Melangkah' Karya J.S. Khairen
-
Review Vio Don't Mess Up: Menggali Kehidupan Remaja dalam Bahasa yang Segar
-
Kecantikannya Bakal Mencuri Perhatian, Intip 5 Pesona Lee Bo Young di Drama Hide
Ulasan
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop
-
Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians
-
Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled
-
Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup
Terkini
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif
-
Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World