Boy group asal Korea Selatan, ATEEZ, merilis lagu berjudul 'Time of Love' sebagai bagian dari mini album keenam mereka, 'ZERO: FEVER Part.2" pada 1 Maret 2021.
'Time of Love' menjadi trek ketiga dalam album tersebut dan menawarkan warna musik yang berbeda, mengusung genre R&B kontemporer dengan sentuhan melodi yang lembut dan nuansa yang menenangkan.
Lebih sekadar lagu cinta, 'Time of Love' menyuarakan pesan universal tentang pentingnya saling memahami, menerima kekurangan, dan mencintai tanpa syarat.
Lagu ini menghadirkan harmoni vokal yang indah dari seluruh anggota ATEEZ, menciptakan atmosfer yang hangat seolah membawa musim semi ke dalam hati pendengarnya.
Liriknya berisi ajakan untuk menggantikan kebencian dan kecemburuan dengan cinta dan pengertian. Dalam bait pertama, mereka menyampaikan: "Say no to hate, no, no, no, no / We need love, we need love / Say no to jealousy no, no, no, no / We the same, we born in love."
Melalui baris tersebut, ATEEZ menolak segala bentuk emosi negatif dan mengingatkan bahwa semua orang terlahir dengan cinta. Mereka menegaskan bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan bahwa kita semua membutuhkan orang lain untuk saling melengkapi dan mendukung satu sama lain.
Bagian chorus dari lagu ini menjadi inti pesan yang ingin mereka sampaikan: "Oh, nobody's perfect, nobody's perfect / I must be on your side / Oh, what is happiness? What is love? / It's about understanding each other."
Dengan lirik tersebut, ATEEZ mengajak pendengarnya untuk melihat cinta bukan sebagai sesuatu yang ideal dan sempurna, melainkan sebagai proses saling menerima dan memahami kekurangan masing-masing. Cinta bukan hanya soal kata-kata manis, tetapi juga tentang kehadiran dan kesediaan untuk berjalan bersama, bahkan di tengah ketidaksempurnaan.
Pada bait kedua, mereka menggambarkan bagaimana perasaan cinta dapat terwujud dalam hal-hal sederhana, seperti saling menatap dan saling memahami tanpa kata-kata: "I know everything just by looking at your eyes / How you're feeling every day / There isn't a lot I want from you / I'm just walking behind you / I might be a fool but I'll protect you by your side / You can do whatever you want all the time."
Bagian tersebut memperlihatkan bahwa cinta sejati tidak selalu perlu diungkapkan dengan muluk, melainkan ditunjukkan melalui tindakan-tindakan kecil yang tulus dan kesediaan untuk selalu ada di sisinya.
ATEEZ juga menyoroti pentingnya komunikasi terbuka dalam hubungan, dan bagaimana menyimpan perasaan hanya akan membuat Jarak semakin lebar.
Dalam bridge lagu, ATEEZ mengajak pendengarnya untuk mengenang masa lalu dan berjanji agar tidak bersedih lagi: "Now let's never forget the sadness we saw in the past / Let's pray that we won't cry against each other ever again."
Lirik tersebut mencerminkan kedewasaan emosional yang ingin ditanamkan ATEEZ dalam hubungan apa pun—baik cinta romantis, persahabatan, maupun keluarga. Bahwa dari kesedihan pun, kita bisa belajar dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Secara keseluruhan, 'Time of Love' adalah lagu yang menawarkan pelukan hangat di tengah kerasnya dunia. Dengan melodi yang lembut dan pesan yang menyentuh, ATEEZ tidak hanya menunjukkan kemampuan vokal dan musikalitas mereka, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai penting tentang kasih sayang, komunikasi, dan pengertian.
Lagu ini menjadi pengingat bahwa cinta yang tulus tidak selalu sempurna, tapi selalu berarti ketika dijalani bersama dengan kejujuran dan ketulusan.
Baca Juga
-
Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026
-
Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026
-
Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027
-
Sekiro: No Defeat Hadirkan Format Anime TV 8 Episode, Tayang Januari 2027
-
Banyak Ulasan Negatif, Ji Chang Wook Mengaku Tak Malu Bintangi The Scandal
Artikel Terkait
Ulasan
-
Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa
-
Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru
-
Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif
-
Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!
-
Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit
Terkini
-
Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?
-
Dua Anime Asal Jepang Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026
-
Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan