Misalnya, Sobat Yoursay sudah mengorbankan segalanya untuk cinta: kampung halaman, keyakinan, bahkan masa depan yang pernah kamu rancang dengan tenang. Lalu saat akhirnya sampai di tujuan, harapan itu justru hilang (secara harfiah). Itulah kisah yang kembali dibuka dalam Film Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia, lanjutan dari romansa lintas budaya yang sempat menyentuh hati penonton satu dekade silam.
Film ini disutradarai Guntur Soeharjanto, sosok yang sebelumnya juga menangani film pertama, dan diproduksi Starvision Plus di bawah produser Chand Parwez Servia. Naskahnya ditulis langsung sama sang novelis, Asma Nadia bersama Benni Setiawan. Pemeran utamanya pun nggak main-main, di antaranya:
- Yasmin Napper memerankan Aisyah dengan penghayatan yang jujur dan rapuh
- Emir Mahira sebagai Arif tampil misterius sekaligus menyisakan luka masa lalu
- Baskara Mahendra sebagai Mo yang ngasih warna baru dalam dinamika cerita
- Dan masih banyak bintang pendukung lainnya
Penasaran dengan kisahnya? Yuk, kepoin bareng!
Dirilis serentak pada 19 Juni 2025, film ini membuka lembaran baru dari semesta ‘Assalamualaikum Beijing’, tapi dengan cerita dan tokoh yang sepenuhnya berbeda.
Sobat Yoursay akan dikenalkan pada sosok Aisyah, perempuan Indonesia yang nekat merantau ke Ningxia, Tiongkok, demi mengejar cintanya, Arif.
Di tengah rasa kehilangan dan guncangan batin, Aisyah bertemu dengan Mo, pria keturunan Tionghoa-Indonesia yang tinggal di Ningxia, sosok yang hangat dan penuh perhatian.
Pertemuan yang awalnya sekadar bantuan kecil untuk mencari seseorang, perlahan berubah jadi kedekatan yang nggak bisa dihindari. Mo hadir seperti matahari di musim salju, hangat dan menenangkan.
Namun, hidup selalu menyimpan plot twist. Saat hati Aisyah mulai membuka pintu untuk cinta yang baru, Arif mendadak kembali. Seperti mimpi yang tiba-tiba nyata, atau mungkin lebih tepat disebut mimpi buruk yang nggak tahu diri.
Aisyah pun harus memilih. Tetap pada cinta lamanya yang pernah dia perjuangkan mati-matian, atau memberi ruang pada perasaan yang hadir dalam luka.
Kalau urusan hati memang serumit itu. Akankah Aisyah mampu memilih, atau malah sama sekali nggak milih? Kepoin saja di bioskop!
Impresi Selepas Nonton Film Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia
Film ini bukan tentang kisah cinta segitiga yang klise. Justru sebaliknya, ‘Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia’ tuh potret tentang betapa rumitnya cinta ketika dibenturkan pada kenyataan, keyakinan, dan kenyataan.
Ini jelas tentang bagaimana manusia seringkali harus memilih bukan antara yang baik dan yang buruk, tapi antara dua hal baik yang saling bertentangan. Bikin pusing ya.
Dan menurutku, karakter Aisyah bukan sosok yang sempurna. Oh, jelas! Aku tuh melihat sosok perempuan yang terluka tapi juga nggak lemah, ragu tapi nggak mau nyerah, dan mencintai tapi nggak se-buta itu. Melalui konflik batinnya, aku diajak menyelami makna kedewasaan dan keikhlasan. Kadang, melepaskan adalah bentuk cinta yang paling tulus. Eh, tapi bagaimana jika hati belum benar-benar siap?
Yang juga nggak kalah menarik terkait latar lokasi film ini. Ningxia ditampilkan bukan sekadar sebagai background eksotis, tapi juga bagian dari narasi itu sendiri. Akting para pemain juga kece-kece.
Demikian. Segala hal yang tertuang, nggak lebih sebatas pengalaman nonton sebagai penikmat film Dan bila mana ada hal-hal menarik yang luput di mataku, siapa tahu, justru kamulah yang mungkin akan menemukannya.
Kalau Sobat Yoursay lagi mencari tontonan yang bisa bikin mikir, menangis diam-diam, atau sekadar ingin menikmati pemandangan indah dengan cerita yang menyentuh, film ini wajib banget masuk daftar. Selamat nonton ya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya
-
Saat AI Merasuki Dunia Seni: Sineas dan Seniman di Ambang Kehilangan Diri
-
Saat Algoritma Lebih Berkuasa, The Devil Wears Prada 2 Terasa Lebih Relevan
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
Artikel Terkait
-
5 Rekomendasi Film Sambut Akhir Pekan, Ada 28 Years Later hingga Elio
-
Sinopsis The Phoenician Scheme, Wes Anderson Sajikan Dark Comedy Terbaru
-
Review Film Malam Jahanam: Arwah Penuh Amarah yang Mengusik Malam Satu Suro
-
5 Film Adaptasi Podcast, Terbaru GJLS Masih Tayang di Bioskop
-
Review 28 Years Later: Bukan Film Zombie Biasa, Aneh Namun Fantastis
Ulasan
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik
-
Ketika Chat Mesra Ternyata Salah Sasaran: Manisnya Sweety Anatomi
-
Gentala Arasy, Simbol Kejayaan Islam Kebanggaan Negeri Sepucuk Jambi
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
Bikin Khawatir di Baeksang, Ini Alasan Mata Choo Young Woo Ditutup Perban
-
4 Sunscreen SPF 35 Proteksi Kulit dari Sinar UV, Harga Ekonomis Rp30 Ribuan
-
Intip Peran Lee Jun Young di Reborn Rookie, Mantan Atlet yang Bertukar Jiwa