Liburan tak selalu harus jauh atau mahal. Kadang, kebahagiaan justru hadir dari tempat yang sederhana, selama dijalani bersama orang-orang terkasih. Itulah kesan yang saya rasakan ketika mengajak dua buah hati, Aga dan Zidna, berkunjung ke Annasya Waterpark Kalisat Jember.
Terletak di Jl. PB Sudirman, Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, tempat wisata air ini dikenal dengan suasananya yang asri dan sejuk, jauh dari hiruk pikuk perkotaan.
Tempat wisata air ini cukup mudah dijangkau. Akses jalannya relatif nyaman dilalui kendaraan pribadi. Dari rumah saya, Ledokombo Jember, perjalanan menuju lokasi ini memakan waktu sekitar 20-30 menit, tergantung kondisi lalu lintas.
Begitu tiba di area parkir, suasana rindang dengan pepohonan hijau langsung menyambut. Udara terasa lebih segar, seolah menjadi pertanda bahwa hari itu akan penuh cerita menyenangkan.
Harga tiket masuknya pun tergolong ramah di kantong, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang, menjadikannya pilihan ideal untuk liburan keluarga tanpa perlu menguras biaya besar.
Usai bayar tiket ke petugas, Aga dan Zidna langsung berlari kecil menuju kolam renang anak yang dangkal dengan pakaian yang telah lebih dulu dipersiapkan. Wajah mereka berbinar begitu melihat air yang jernih berkilau di bawah sinar matahari.
Fasilitas di Annasya cukup lengkap, mulai dari kolam anak, kolam dewasa, seluncuran air, hingga area bermain yang aman untuk anak-anak. Ada juga gazebo dan tempat duduk yang tersebar di pinggir kolam, sangat nyaman untuk orang tua yang ingin bersantai sambil mengawasi anak.
Di beberapa sudut kolam terdapat patung-patung hewan yang lucu dan menggemaskan. Aga terlihat sangat antusias menunjuk patung gajah yang berdiri kokoh di pinggir kolam, sementara Zidna tak henti-hentinya tertawa saat melihat patung ikan dan kura-kura yang seolah berenang di antara dekorasi air. Kehadiran patung-patung ini membuat suasana semakin hidup dan ramah anak.
Mengawasi Anak Sambil Seruput Kopi
Sambil menemani mereka bermain air, saya memilih duduk santai di tepi kolam. Di sini, pengunjung tidak hanya bisa menikmati suasana, tetapi juga memesan makanan dan minuman. Secangkir kopi hangat menjadi teman sempurna di tengah udara sejuk Kalisat.
Tak hanya kopi, tersedia pula aneka makanan ringan seperti mie siap saji hingga menu berat yang bisa dinikmati langsung di pinggir kolam. Rasanya sederhana, namun momen duduk sambil menyeruput kopi dan melihat anak-anak tertawa riang adalah kebahagiaan yang sulit terelakkan.
Kebersihan tempat ini juga patut diapresiasi. Kamar mandi dan ruang bilasnya terawat dengan baik, airnya jernih, dan tidak berbau. Hal ini tentu memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi pengunjung yang membawa anak-anak. Setelah puas bermain air, Aga dan Zidna pun dengan mudah diajak untuk mandi dan berganti pakaian tanpa menggerutu.
Waktu terasa berjalan begitu cepat. Tawa Aga yang sesekali memanggil saya untuk melihat aksinya meluncur, serta Zidna yang sibuk bermain cipratan air, menjadi momen berharga yang tak terlupakan. Tidak hanya sekadar tempat berenang, Annasya Water Park menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat bagi keluarga.
Menjelang sore, kami pun bersiap pulang dengan tubuh yang lelah namun hati yang penuh kebahagiaan. Annasya bukan sekadar destinasi wisata air biasa, melainkan ruang sederhana tempat kenangan indah tercipta. Tempat di mana tawa anak-anak menjadi musik paling merdu.
Baca Juga
-
Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan
-
Samsung Galaxy S26 FE Hadir di Indonesia, Teman Andalan Anak Muda Wujudkan Ide Kreatif
-
Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama
Artikel Terkait
-
UMK Jember Tembus 3 Juta, Sudahkah Memenuhi Realitas Hidup Buruh?
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Gunakan Sistem Khumasi, Jemaah Ponpes Mahfilud Dluror Jember Mulai Puasa Hari Ini
-
Perkara Rp75 Ribu Guru Telanjangi 22 Siswa, Komisi X DPR RI Desak Sanksi Tegas
Ulasan
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
Terkini
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah