The Wrecking Crew adalah film aksi-komedi buddy cop yang dirilis pada tahun 2026, disutradarai oleh Ángel Manuel Soto dan ditulis oleh Jonathan Tropper. Film ini dibintangi oleh Jason Momoa sebagai Jonny Hale dan Dave Bautista sebagai James Hale, dua saudara tiri yang terpisah. Dengan durasi sekitar 124 menit, film ini diproduksi oleh Amazon MGM Studios dan didistribusikan secara eksklusif melalui Prime Video.
Kisah tentang Konflik Tanah dan Korupsi di Hawaii
Cerita berfokus pada kematian misterius ayah mereka, Walter Hale (Brian Keaulana), seorang detektif swasta di Honolulu, Hawaii, yang tewas dalam kecelakaan tabrak lari yang mencurigakan. Jonny, seorang detektif polisi yang impulsif, pemabuk, dan baru saja diskors di Oklahoma, serta James, seorang mantan Navy SEAL yang disiplin dan menjadi instruktur militer serta ayah keluarga yang harmonis di Hawaii, terpaksa bersatu kembali setelah bertahun-tahun tidak saling bicara.
Penyelidikan mereka mengungkap konspirasi yang melibatkan Yakuza, pengembang properti korup, dan politisi lokal yang terkait dengan rencana pembangunan kasino di tanah warisan masyarakat Hawaii.
Film ini berhasil memadukan elemen aksi intens dengan humor yang khas dari dinamika persaudaraan yang penuh konflik. Momoa dan Bautista menghadirkan chemistry yang kuat sebagai saudara dengan kepribadian bertolak belakang: Jonny yang liar dan emosional versus James yang terkendali namun tegas.
Dukungan pemeran pendukung seperti Morena Baccarin (Valentina), Temuera Morrison (Gubernur Peter Mahoe), Jacob Batalon, dan Claes Bang menambah kedalaman, meskipun plot konspirasi tanah dan korupsi terasa familiar, terinspirasi dari tema noir klasik seperti Chinatown.
Review Film The Wrecking Crew
Salah satu adegan di film The Wrecking Crew (IMDb)
Secara visual, lokasi Hawaii dimanfaatkan dengan baik, menampilkan pemandangan pantai, jalan raya, dan area urban yang memperkaya adegan kejar-kejaran serta pertarungan. Sinematografi mendukung koreografi aksi yang kasar tapi entertaining, dengan sentuhan humor fisik yang sering muncul dari interaksi kedua aktor utama.
Skor musik dan editing ritme cepat menjaga ketegangan, meski begitu sedikit kritikku untuk film ini yang kadang terlalu bergantung pada formula genre tanpa inovasi mendalam. Rating IMDb sekitar 6.4/10 mencerminkan penerimaan campuran: dipuji karena hiburan ringan dan performa bintang, tetapi dikritik karena kedalaman plot yang terbatas.
Film The Wrecking Crew tersedia untuk streaming di Prime Video sejak 28 Januari 2026. Saat ini, film ini dapat ditonton kapan saja oleh pelanggan Prime Video di Indonesia tanpa biaya tambahan, lengkap dengan subtitle bahasa Indonesia. Rilis teatrikal terbatas terjadi pada 15 Januari 2026, sebelum fokus utama pada platform streaming.
Salah satu adegan paling menegangkan adalah pertarungan di apartemen Jonny melawan para anggota Yakuza. Adegan ini berlangsung intens dengan elemen kekerasan brutal, di mana Jonny yang sendirian menghadapi penyusup bersenjata, termasuk penggunaan pedang.
Ketegangan muncul dari ruang sempit yang membatasi gerakan, ancaman langsung terhadap nyawa, dan rasa urgensi karena serangan mendadak. Koreografi yang realistis dan editing cepat menciptakan sensasi bahaya nyata, membuatku merasakan tekanan emosional dan fisik yang tinggi. Adegan ini juga menandai titik balik di mana Jonny mulai menyadari kedalaman konspirasi yang melibatkan ayahnya.
Bagian yang paling seru jelas waktu Jonny dan James dikepung helikopter Yakuza di jalanan. Kerja sama mereka pas mencoba kabur dari rentetan serangan udara itu benar-benar bikin tegang. Kombinasi ledakan, tembakan, dan aksi fisik yang kreatif—termasuk momen humor tak terduga seperti Jonny berteriak helicopter dalam konteks pertarungan—membuatnya ikonik.
Adegan ini tidak hanya menampilkan aksi spektakuler dengan efek visual yang memukau, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan mereka melalui kerja sama di tengah kekacauan. Elemen komedi fisik dan kekerasan yang seimbang menjadikannya momen yang paling sering kubahas setelah menontonnya, dan mengingatkanku pada film aksi klasik seperti Lethal Weapon dengan sentuhan modern.
Jadi bisa kusimpulkan, The Wrecking Crew adalah hiburan solid bagi penggemar aksi buddy cop yang menghargai chemistry antar-aktor dan latar eksotis. Meski tidak revolusioner, film ini menyajikan aksi memuaskan, humor yang pas, dan pesan tentang rekonsiliasi keluarga.
Sangat aku rekomendasikan untuk ditonton santai di akhir pekan, terutama buat kamu yang menyukai penampilan fisik Momoa dan Bautista yang powerful. Film ini membuktikan bahwa formula lama masih bisa menghibur jika dieksekusi dengan energi yang tepat.
Rating pribadi: 7.5/10.
Baca Juga
-
Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan
-
Ulasan Film Laut Bercerita: Ketika Suara Demokrasi Dibungkam dengan Paksa!
-
Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3
-
Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna
-
Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!
Artikel Terkait
-
Mengubah Satir Brutal Menjadi Dongeng Manis: Kesalahan Fatal Animal Farm 2025
-
Master Z: Ip Man Legacy: Kebangkitan Sang Pecundang, Malam Ini di Trans TV
-
Aksi Brutal Berbalut Komedi, Mengapa Bullet Train Wajib Masuk Daftar Tontonmu?
-
Penebusan Dosa Sang Mantan Pecandu: Review Jujur Serial Fantasi Epik 'Agent from Above'
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
Ulasan
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop
-
Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians
-
Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled
Terkini
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif