"Orang mati ternyata bisa bicara dari kuburnya." (Halaman 203).
Fallen Petals karya Pandu Firmansyah merupakan sebuah karya iyamisu, yakni sebuah subgenre fiksi misteri yang akan berfokus pada sisi gelap manusia, trauma, dan sisi psikologis di balik adanya tindak kejahatan. Buku dengan genre ini akan membuat para pembaca merasa tidak nyaman dan merinding setelah mengetahui alasan di balik melakukan kejahatan tersebut.
Novel yang memiliki jumlah halaman kurang dari 300 halaman ini akan mengungkapkan sisi gelap dari berbagai psikologi manusia dan memiliki berbagai macam plot twist yang tidak terduga di dalamnya. Selain itu, Fallen Petals adalah sebuah novel bergenre iyamisu dari Indonesia yang memiliki penulisan rapi dan suasana luar yang indah sekaligus mencekam di waktu bersamaan.
Sinopsis Novel Fallen Petals
Cerita ini bermula dari seorang polisi yang menerima sebuah laporan tentang adanya penemuan mayat seorang pria tanpa kepala yang sedang dimakan oleh segerombolan anjing liar di sebuah hutan Tyroll, Austria. Tidak hanya itu, sekitar 1,5 kilometer dari ditemukan mayat tanpa kepala, terdapat sebuah penemuan kepala yang diduga adalah milik mayat tersebut.
Di sana, polisi kembali menyusuri jalan tempat mayat tersebut ditemukan dan menemukan sebuah rumah yang berada tidak jauh di dalam hutan. Ketika memasuki rumah tersebut, mereka tidak menyangka akan menemukan dua mayat lainnya dengan kondisi yang tidak kalah mengenaskan dan sesuatu di dalam sebuah panci yang membuat semua orang di luar langsung mual dan merasa tidak nyaman.
Lalu, novel ini dilanjutkan dengan sudut pandang dari empat orang karakter yang ada di dalam buku ini, mulai dari Camellia, seorang wanita yang diduga mengalami trauma berat setelah mengalami berbagai kejadian mengerikan yang menimpanya. Selanjutnya, ada Pilar yang merupakan seorang penulis terkenal sekaligus suami dari Camellia, Jöerg yang merupakan mantan editor Pilar, dan Mathias yang merupakan editor Pilar saat ini.
Mereka berempat akan membawa para pembaca untuk mengikuti sudut pandang masing-masing, dan membuat para pembaca menebak di antara kesaksian mereka berempat, siapa yang berbohong?
Kelebihan dan Kekurangan Novel
Novel karya Pandu Firmansyah ini memiliki plot dan premis yang unik, di mana pada awal cerita akan langsung disuguhkan sebuah kasus aneh yang membuat orang merasa penasaran untuk melanjutkan ceritanya. Seiring membaca cerita dari bab ke bab, pembaca akan menemukan berbagai petunjuk dari berbagai perspektif empat orang karakter dan tidak lupa ada plot twist yang cukup mencengangkan di akhir setiap babnya.
Selain itu, alur dari cerita ini cukup cepat, tidak bertele-tele dan langsung pada inti pembahasan tanpa mengurangi feeling yang dirasakan oleh para pembaca. Buku ini juga menggunakan sudut pandang orang ketiga yang akan berganti fokus kepada masing-masing karakternya. Lalu, penggambaran latar suasana yang indah namun mencekam dalam novel ini menjadi nilai tersendiri bagia para pembaca untuk dapat membayangkan nuansa tempat yang ditampilkan.
Seperti novel begenre iyamisu lainnya, novel ini tetap membuat para pembaca merasa tidak nyaman dengan cerita dan alur yang ditampilkan. Bagi para pembaca baru yang sebelumnya belum pernah membaca buku ini, mungkin akan dibuat terkejut dengan cerita yang ditampilkan dan cara penulis menyajikan sisi lain dari psikologis manusia di balik kejahatan yang dilakukan.
Jika para pembaca menyukai cerita dengan plot twist berlapis, mengangkat tema yang berfokus dengan mengungkapkan sisi gelap manusia, dan tidak masalah dengan suasana yang mencekam yang ditampilkan, maka novel ini bisa dijadikan pilihan untuk dibaca. Namun, jika pembaca belum terbiasa dengan bacaan yang mengungkap sisi gelap manusia dengan brutal, plot twist yang berlapis, dan cerita yang bikin merinding, novel ini bisa dijadikan pertimbangan kembali untuk dibaca.
Identitas Novel
- Judul: Fallen Petals
- Penulis: Pandu Firmansyah
- Penerbit: Penerbit Haru
- Tahun Terbit: 2025
- Tebal: 224 halaman
- ISBN: 9786235467412
- Kategori: Misteri, iyamisu
Baca Juga
-
The Great Bang Ok Sook Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya!
-
Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga
-
Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu
-
Still Shining Tayang Oktober, Kisahkan Dua Sahabat yang Terpisah 60 Tahun
-
Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California
Artikel Terkait
Ulasan
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan
Terkini
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo
-
Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh