Lintang Siltya Utami | Oktavia Ningrum
The Mafia's Greatest Hits (Dok.Pribadi/Oktavia)
Oktavia Ningrum

Di dunia novel yang mengusung dari romance, mafia acapkali diromantisasi seolah menjadi sosok kuat yang merelakan segalanya demi wanita yang dicintai. Tapi di dunia nyata, mafia tampaknya akan jadi satu hal yang tidak akan pernah ingin kita temui. 

Bagi penggemar film mafia seperti The Godfather, Bugsy, atau Angels with Dirty Faces, dunia kejahatan terorganisasi selalu menghadirkan daya tarik tersendiri. Di balik jas mahal, restoran mewah, dan jaringan bisnis ilegal, terdapat sejarah panjang yang dipenuhi pengkhianatan, perebutan kekuasaan, dan pembunuhan berdarah.

Semua itu menjadi bahan utama yang diangkat David H. Jacobs dalam buku The Mafia's Greatest Hits: Kisah Nyata 10 Pembunuhan Paling Masyhur di Dunia Mafia. Diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh Dastan Books, buku ini mengajak pembaca menyelami sepuluh kasus pembunuhan paling terkenal yang pernah mengguncang dunia mafia Amerika Serikat.

Isi Buku

Tidak hanya membahas bagaimana para bos mafia tewas, Jacobs juga mengulas sepak terjang mereka selama hidup, konflik yang melatarbelakangi pembunuhan, hingga dampaknya terhadap peta kekuatan dunia kriminal.

Salah satu hal yang membuat buku ini menarik adalah pendekatan yang tidak biasa. Alih-alih hanya menceritakan kronologi pembunuhan, penulis memberikan semacam penilaian atau rating terhadap setiap kasus. Faktor seperti strategi pembunuhan, kualitas eksekusi, hingga hasil akhir operasi dinilai layaknya seorang kritikus yang mengulas pertandingan olahraga atau film. Pendekatan ini membuat pembahasan yang sebenarnya kelam terasa unik dan berbeda dari buku sejarah kriminal pada umumnya.

Nama-nama besar dunia mafia Amerika muncul silih berganti dalam buku ini. Pembaca akan menemukan kisah tentang tokoh-tokoh legendaris seperti Bugsy Siegel, Big Jim Colosimo, Albert Anastasia, Joe Masseria, hingga Paul Castellano. Masing-masing memiliki kisah hidup yang berakhir tragis akibat konflik internal, perebutan wilayah kekuasaan, atau pengkhianatan dari orang-orang terdekat mereka sendiri.

Salah satu kasus yang paling terkenal adalah pembunuhan Albert Anastasia pada tahun 1957. Sosok yang dijuluki "Lord High Executioner" ini ditembak mati saat sedang duduk di kursi tukang cukur sebuah hotel mewah di Manhattan. Adegan tersebut kemudian menjadi salah satu pembunuhan mafia paling ikonik dalam sejarah Amerika.

Kelebihan dan Kekurangan

Buku ini juga mengulas kematian Carmine Galante yang terbunuh dalam hujan peluru saat sedang makan siang di sebuah restoran Brooklyn pada tahun 1979. Menariknya, foto yang digunakan pada sampul buku merupakan foto asli yang diambil dari lokasi pembunuhan Galante. Fakta ini saja sudah cukup menggambarkan bahwa buku tersebut memang tidak ditujukan untuk pembaca yang sensitif terhadap visual kekerasan.

Hal lain yang cukup mengejutkan adalah keberanian penerbit menampilkan foto-foto korban setelah dieksekusi tanpa sensor atau blur. Dokumentasi tersebut memberikan kesan autentik dan memperkuat nuansa sejarah. Namun bagi yang tidak terbiasa melihat foto kriminal nyata, beberapa gambar mungkin terasa mengganggu.

Di luar kisah pembunuhan, buku ini juga menyisipkan berbagai cerita menarik yang menghubungkan dunia mafia dengan tokoh-tokoh besar sejarah Amerika. Pembaca akan menemukan kisah tentang hubungan mafia dengan keluarga Kennedy, rumor yang melibatkan Marilyn Monroe, operasi rahasia terhadap Fidel Castro, hingga dugaan keterlibatan Central Intelligence Agency dalam sejumlah operasi yang bersinggungan dengan jaringan kriminal.

Walaupun beberapa bagian masih menjadi perdebatan para sejarawan, kisah-kisah tersebut menambah daya tarik buku ini.

Meski demikian, buku ini bukan tanpa kelemahan. Permasalahan utama terletak pada cara penyajiannya. Alur pembahasan terkadang melompat-lompat sehingga pembaca harus berusaha menyusun sendiri urutan peristiwa yang sebenarnya.

Beberapa tokoh dan konflik diperkenalkan tanpa konteks yang cukup, lalu baru dijelaskan beberapa halaman kemudian. Akibatnya, pembaca yang belum familiar dengan sejarah mafia Amerika bisa merasa kebingungan.

Rekomendasi Pembaca

Bagi pembaca yang ingin mengenal sisi lain dunia mafia di luar film-film Hollywood, The Mafia's Greatest Hits menawarkan banyak fakta menarik yang jarang dibahas dalam buku sejarah populer.

Pada akhirnya, buku ini bukan sekadar kumpulan kisah pembunuhan. Ia adalah potret tentang bagaimana kekuasaan dalam dunia kriminal dibangun, dipertahankan, dan sering kali berakhir dengan peluru.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, The Mafia's Greatest Hits tetap menjadi bacaan yang direkomendasikan bagi siapa saja yang penasaran dengan sejarah kelam para bos mafia Amerika dan konflik berdarah yang membentuk legenda mereka.

Identitas Buku

  • Judul: The Mafia's Greatest Hits: Kisah Nyata 10 Pembunuhan Paling Masyhur di Dunia Mafia
  • Penulis: David H. Jacobs
  • Penerbit: Dastan Books
  • Tahun Terbit: 2014 (Cetakan II)
  • Tebal: 344 Halaman
  • ISBN: 978-979-3972-64-0
  • Kategori: Non-Fiksi, Kriminologi