Lintang Siltya Utami | Azilla Intan
Novel The Devotion of Suspect X (gramedia)
Azilla Intan

"Dia melakukan semuanya demi Anda, bukan demi dirinya sendiri. Meski ini bukan keinginannya sendiri, saya tidak tahan membayangkan Anda tidak tahu apa-apa tentang dirinya: betapa dia mencintai Anda dan tentang kerelaannya mengorbankan seluruh kehidupannya demi Anda." (The Devotion of Suspect X, halaman 292).

Jika ditanya karya Keigo Higashino apa yang memiliki plot twist yang paling  mengejutkan, maka sebagian besar pembaca akan menyuarakan The Devotion of Suspect X sebagai jawabannya. Salah satu karya dari Keigo Higashino yang mampu membuat para pembaca ikut berpikir mengenai 'bagaimana' cara si pembunuh melakukan pembunuhan yang terlihat sangat rumit untuk dipecahkan. Selain itu, pertarungan logika yang sengit dalam memecahkan kasus antara Yukawa yang merupakan seorang fisikawan dan Ishigami yang merupakan seorang matematikawan dijabarkan dengan sangat intens dan penuh taktik seperti bermain catur. 

Dari novel The Devotion of Suspect X ini, para pembaca jadi menyadari bahwa rasa cinta yang terlalu besar ditujukan kepada seseorang jika tidak dikendalikan oleh nilai moral yang dimiliki, dapat berubah menjadi obsesi dan racun berbahaya yang dapat menghancurkan diri sendiri dan orang lain.

Meskipun sang pelaku sangat jenius dalam menyusun strategi yang sempurna dan mampu mengecohkan orang lain, ada satu hal yang tidak bisa diperhitungkan oleh faktor logika, yakni emosi manusia. Sering kali sesuatu yang telah dirancang terlalu logis mampu dikalahkan oleh perasaan bersalah atau nurani manusia. 

Sinopsis Novel The Devotion of Suspect X

Cerita dimulai dari kemunculan seorang pegawai di toko bento bernama Yasuko Hanaoka yang saat itu tinggal berdua bersama putri tunggalnya di apartemen kecil. Yasuko memiliki seorang tetangga yang merupakan seorang guru matematika bernama Ishigami. Karena jarak dari toko bento tempat Yasuko bekerja dan sekolah tempat Ishigami kerja sangat dekat, Ishigami sering mampir dan membeli bento di sana. Sebenarnya, alasan lain Ishigami sering membeli bento di sana adalah karena ia ingin melihat dan bertemu langsung dengan Yasuko, wanita yang ia cintai diam-diam selama ini. 

Semua berjalan normal, hingga suatu hari mantan suami Yasuko tiba-tiba datang menemui wanita itu dan memeras hartanya. Melihat itu, Yasuko tidak tinggal diam dan berusaha melawan. Namun, akhir dari pertengkaran mereka berujung pada kematian mantan suaminya di apartemennya. Yasuko yang saat itu ingin melaporkan dan menyerahkan diri ke polisi langsung ditahan oleh Ishigami. Pria itu memutuskan untuk membantu Yasuko agar wanita itu bisa terbebas dari jeratan polisi.

Mulai dari sana, Ishigami menggunakan seluruh kemampuan dan kecerdasan yang ia miliki untuk menyembunyikan kasus tersebut sekaligus melindungi Yasuko dari kejaran polisi. Semua rencana dan perhitungannya berjalan lancar dan sesuai dengan prediksi, sebelum akhirnya ia bertemu dengan Yukawa. Yukawa ini adalah seorang detektif yang diutus untuk memecahkan kasus pembunuhan sekaligus salah satu rival dan teman Ishigami semasa kuliah, di mana kecerdasan Yukawa sebelas dua belas dengan kecerdasan Ishigami.

Bagaimana pertarungan logika yang terjadi antara Yukawa dan Ishigami dalam memecahkan kasus tersebut? Akankah rencana 'sempurna' Ishigami dapat diketahui ditebak oleh Yukawa yang dulunya adalah seorang rivalnya?

Kelebihan dan Kekurangan Novel

The Devotion of Suspect X mengusung konsep honkaku misteri yang sudah diberi tahu siapa pelaku pembunuhnya sejak awal. Para pembaca ikut berpikir dan mencari tahu 'bagaimana' cara si pelaku bisa membunuh korban dengan alur dan rancangan yang sudah direncakan dengan matang dan logis. Lalu, penggambaran karakter Ishigami dalam novel ini dijabarkan dengan sangat manusiawi, di mana para pembaca dapat membayangkan rasa kesepian, putus asa, dan besarnya rasa cinta yang dapat memicu pengorbanan ekstrem tersebut. 

Selain itu, plot twist yang disuguhkan dalam novel The Devotion of Suspect X mampu meruntuhkan berbagai logika dan hipotesis yang dimiliki oleh para pembaca. Keigo Higashino berhasil menjabarkan penyelesaian kasus yang tidak pernah terpikirkan oleh pembaca sama sekali.  

Di sisi lain, karena mengusung tema honkaku misteri yang berfokus pada penyelidikan alibi dan pemikiran logika antara tokohnya, beberapa bab di bagian pertengahan buku terasa agak lambat bagi sebagian pembaca yang ingin membaca cerita misteri thriller penuh aksi. Lalu, beberapa pembaca menyadari bahwa karakter Yasuko dalam cerita ini kurang tereksplorasi secara mendalam, sehingga terkadang karakternya di sini hanya sebagai penggerak plot utama cerita saja.

Bagi para pembaca yang menyukai konsep honkaku misteri dan plot twist yang sangat mengejutkan, maka novel The Devotion of Suspect X dapat dijadikan sebagai rekomendasi utama untuk dibaca. Namun, jika para pembaca kurang menyukai alur yang lambat dan karakter tokoh yang kurang tereksplorasi, maka novel ini dapat dijadikan pertimbangan kembali jika ingin membacanya. 

Identitas Novel

  • Judul: The Devotion of Suspect X
  • Penulis: Keigo Higashino
  • Tahun Terbit: Juni 2021
  • Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (edisi terjemahan Indonesia)
  • Tebal: 320 halaman 
  • ISBN: 9786020330525
  • Genre: Crime, Thriller, Mystery, Honkaku Mystery