Sudahkah kalian menonton serial terbaru Netflix yang berjudul All of Us Are Dead?
Serial ini menceritakan tentang kemunculan zombie dari sebuah sekolah yang berada di Korea Selatan. Serial ini menduduki puncak tertinggi serial di Netflix beberapa minggu sejak penayangannya. Namun, tahu kah kalian fakta menarik dibalik serial terbaru Netflix ini? Berikut ulasannya.
1. Perbedaan zombie
Seperti yang kita tahu, selalu menggigit sasaran pada bagian leher. Gigitan ini akan membuat korban terinfeksi virus yang sama dengan zombie tersebut. Namun dalam serial ini, zombie-zombie yang ada memiliki perbedaan saat menyerang targetnya. Jika diperhatikan lebih seksama, terdapat beberapa zombie yang menyerang beberapa bagian pada tubuh korbannya seperti wajah, tangan, kaki, bahu, hingga leher. Setiap tipe gigitan yang dimiliki oleh zombie ini memiliki kekuatannya masing - masing sehingga akan memunculkan copy-an yang berbeda dari setiap zombienya.
2. Hyosan Highschool Dibangun Khusus Untuk Pembuatan All of Us are Dead
Seperti yang kita tahu, film ini berlatarkan sebuah sekolah menengah atas di Korea Selatan dengan nama Hyosan High School. Menurut pemaparan Lee Jae Gyu sebagai director serial ini, gedung sekolah ini adalah tidak nyata dan hanya dibangun untuk pembuatan serial All of Us are Dead. Lee Jae Gyu juga menambahkan bahwa tim produksi dari serial ini membangun gedung tersebut dari awal dengan ketinggian kurang lebih 100 meter untuk empat gedung sekolah khusus untuk keperluan serial ini.
3. Para Zombie Memiliki Koreografi
Lee Jae Gyu sebagai direktor menginginkan alur yang terlihat real. Hal ini membuatnya memikirkan secara detail bagaimana para zombie berjalan, berlari, menggelepar, dan bahkan menggigit korbannya. Ia meminta para aktor yang memerankan zombie untuk berlatih koreografi. Para aktor berlatih setiap harinya sebelum pembuatan serial ini secara bersama - sama. Hal ini dilakukan agar mereka dapat melihat progres dan kemampuan aktor lainnya dalam melakukan pergerakan seperti zombie yang asli.
4. Tetap diberikannya bumbu percintaan
Seperti yang kita ketahui, serial ini merupakan serial dengan genre horor dan thriller. Namun, dibalik itu semua, terdapat bumbu - bumbu percintaan yang ditambahkan kedalam serial ini agar alur cerita semakin menarik para penontonnya. Hal ini dapat kita lihat dari kisah cinta antara Lee Su-Hyeok yang diperankan oleh Park Solomon dan Nam-ra yang diperankan oleh Cho Yi-hyun. Keduanya terlihat memiliki karakteristik yang berbeda dan saling bersebrangan dalam serial ini. Namun, hal itulah yang membuat serial ini semakin menarik untuk dinikmati di waktu kosong.
Bagi kalian yang belum menonton serial ini, serial ini dapat kalian tonton di platform Netflix dengan jumlah total 12 episode. Kalian dapat mengisi waktu luang di akhir pekan dengan menonton serial ini dan merasakan sensasi yang menegangkan di setiap episodenya.
Baca Juga
-
Kisah Perempuan di Titik Nol dan Kekerasan dalam Rumah Tangga
-
Di Balik Buku Raumanen dan Efek Hubungan Seks di Luar Nikah
-
Fenomena Penyalin Cahaya dan Kekerasan Seksual pada Wanita, ke Mana Korban Bisa Lapor?
-
Serial Keluarga The Proud Family HadirKembali
-
Rihanna dan A$AP Rocky Menantikan Anak Pertamanya
Artikel Terkait
Entertainment
-
Usai Manon, Sophia KATSEYE Umumkan Hiatus Grup Demi Kesehatan Mental
-
Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!
-
Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo
-
Tune In to the Midnight Heart Season 2 Rilis 2027, Hadirkan 2 Karakter Baru
-
Picu Spekulasi, Tulisan Season 3 di Trailer Film Solo Leveling Kini Dihapus
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?