Setelah film KKN di Desa Penari dipastikan mundur tanggal penayangannya hingga waktu yang belum dipastikan, penggemar film horror misteri Indonesia tak lantas kehilangan tontonan yang berkualitas.
Sutradara kenamaan Fajar Nugros, kembali menghadirkan karya terbaiknya melalui film dengan judul Inang. Rencananya, film yang bergenre thriller horror misteri ini akan dilempar ke pasaran pada tahun 2022 ini, lho.
Dalam film Inang, plot utamanya adalah tentang mitos Rabu Wekasan. Sekadar informasi, Rabu Wekasan atau kadang disebut sebagai Rebo Wekasan, adalah hari rabu terakhir dalam bulan Safar atau Sapar. Di kalangan masyarakat Jawa, Rabu Wekasan merupakan hari dimana bermacam balak diturunkan dalam satu malam.
Sehingga, banyak diantara masyarakat Indonesia yang percaya bahwa melakukan ritual khusus seperti puasa akan menangkal balak yang menyelimuti hari tersebut.
Dan inilah yang diangkat oleh Fajar Nugros dalam film berjudul Inang ini. Dalam film tersebut, diceritakan bahwa ada kelahiran seorang anak tepat di malam Rabu Wekasan.
Sesuai dengan tradisi dan kepercayaan masyarakat yang berkembang, anak yang terlahir bertepatan dengan Rabu Wekasan, harus diruwat untuk menghilangkan kutukan ataupun membuang keburukannya.
Dari bocoran yang diberikan oleh IDN Pictures, film Inang ini menceritakan tentang kehamilan yang tak direncanakan seorang perempuan muda. Karena tak direncanakan, maka sang calon ibu pun berusaha mencari keluarga yang berkenan untuk mengadopsi calon bayi yang dikandungnya. Hingga suatu saat, terdapat keluarga misterius yang mau mengadopsi calon bayi tersebut.
Dan plot selanjutnya adalah, anak yang dikandungnya, lahir tepat di malam Rabu Wekasan. Semula, sang wanita tak percaya dengan mitos tersebut.
Namun, ketika kejadian-kejadian aneh mulai terjadi, maka mau tak mau dirinya harus merubah pemahamannya, sekaligus berjuang untuk mempertahankan sang bayi dan dirinya sendiri.
Pembelajaran utama dalam film yang dibintangi oleh Naysila Mirdad, Lydia Kandow, Dimas Anggara, Pritt Timothy ini adalah, pentingnya saling menghargai kepercayaan yang berkembang di masyarakat.
Naysila Mirdad yang berperan sebagai Wulan (wanita muda yang melahirkan bayi), mungkin tak mempercayai dengan adanya mitos Rabu Wekasan.
Namun, di kalangan orang tua, kepercayaan tersebut masih berkembang dan dipercaya keberlangsungannya. Dan disinilah kita dapat menemukan sebuah titik, ketika generasi muda yang tak percaya, dibenturkan dengan generasi terdahulu yang masih percaya mitos, harus tercipta sebuah jalan tengah yang tak menyakiti salah satu diantaranya.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
Entertainment
-
Bikin Khawatir di Baeksang, Ini Alasan Mata Choo Young Woo Ditutup Perban
-
Intip Peran Lee Jun Young di Reborn Rookie, Mantan Atlet yang Bertukar Jiwa
-
Sinopsis Film Backrooms: Teror Ruangan Kosong yang Penuh Gore dan Misteri
-
Rilis 1 Juli, Elle akan Hadirkan Masa SMA Elle Woods sebelum Legally Blonde
-
Siap Daftar Wamil Tahun Depan, Park Ji Hoon Incar Unit Pengintai Marinir
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik