Studio A24 kembali menaklukkan dunia horor dengan merilis trailer film Backrooms, yang langsung membuat penonton menahan napas. Karya asli ini dibuat oleh Jane Romero, awalnya sebagai cerita digital/serial di internet, sebelum diadaptasi menjadi film layar lebar.
Dalam salah satu adegan paling mencekam, seorang pria berkata dengan gemetar, “Aku menemukan suatu ruangan…” — lalu menyusuri ruang besar di dalam supermarket yang tampak biasa, namun menyimpan sesuatu yang seharusnya tidak boleh ditemukan.
Trailer menampilkan lorong-lorong tak berujung dengan pencahayaan minim, dinding kuning kusam yang penuh misteri, dan atmosfer liminal yang membuat penonton merasakan ketegangan psikologis.
Bayangan samar mengintai di sudut, suara-suara aneh terdengar dari jauh, dan potongan adegan gore singkat tapi menggigit semakin memperkuat aura teror. Setiap detik trailer menegaskan bahwa penonton akan terjebak dalam dunia yang menakutkan dan tak terlupakan.
Film ini diperankan oleh deretan aktor yang siap membawa ketegangan ke level berikutnya. Chiwetel Ejiofor, Renate Reinsve, Mark Duplass, Lukita Maxwell, dan Avan Jogia menelusuri lorong-lorong yang membingungkan dan berbahaya.
Lukita Maxwell, aktris berdarah Indonesia-AS, tampil memukau sebagai karakter yang harus menghadapi kengerian dari dekat, menambahkan sentuhan internasional dan keberagaman dalam film ini, sekaligus membuat penonton Indonesia ikut bangga dan semakin penasaran akan perannya. Reaksi para pemeran di trailer membuat penonton seakan ikut terseret ke dunia misterius di mana setiap langkah bisa menjadi mimpi buruk.
Backrooms dikategorikan sebagai film horor psikologis dan thriller, yang memadukan ketegangan, misteri, dan unsur gore. Penonton akan dibawa merasakan rasa takut yang nyata melalui atmosfer lorong tak berujung, dinding kuning penuh misteri, dan kejadian-kejadian yang tak terduga.
A24, studio yang terkenal dengan film-film horor gore dan psikologis seperti Midsommar dan Hereditary, kembali menghadirkan kengerian yang memadukan visual menakutkan dan misteri membingungkan. Backrooms bukan sekadar film horor; ini adalah pengalaman mendebarkan yang membuat penonton terus menebak-nebak apa yang akan terjadi selanjutnya.
Dengan adegan gore yang menggigit, atmosfer gelap, dinding kuning penuh misteri, dan misteri yang tersembunyi di setiap lorong, trailer Backrooms sudah cukup untuk membuat bulu kuduk berdiri.
Siap untuk merasakan ketakutan yang tak berujung? Saksikan Backrooms di bioskop mulai 29 Mei 2026!
Baca Juga
-
Membongkar Mitos: Benarkah Pemimpin Harus Galak dan Toksik Agar Perusahaan Sukses?
-
Review Buku The Alchemist: Meniti Mimpi antara Takdir dan Realita Pilihan
-
Adventures of Huckleberry Finn: Berani Menjadi Baik, Walau Harus Sendirian
-
Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu
-
Review Buku Little Women: Perjalanan Empat Saudari Menemukan Arti Kedewasaan
Artikel Terkait
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Pendek Anime Shiranui Garapan Studio Your Name Ungkap 3 Seiyuu Utama
-
The Command: Saat Nyawa Prajurit Dikorbankan Demi Ego Politik, Malam Ini di Trans TV
-
Tayang Tahun Ini, Trailer The Odyssey Hadirkan Kesulitan Matt Damon
Entertainment
-
Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video
-
Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung
-
Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea
-
Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang
-
Dibintangi Bradley Cooper, Film G.I. Joe Terbaru Siap Tayang Oktober 2028
Terkini
-
Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?
-
Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis
-
A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata