Komedi tunggal atau stand up comedy menjadi salah satu hiburan yang digemari banyak orang. Aksi panggung komika (julukan bagi stand up comedian) yang bercerita di atas panggung dengan membawakan jokes atau lawakan mampu membuat penonton terhibur hingga tertawa terpingkal-pingkal.
Menjadi seorang komika juga menjadi salah satu jalan bagi orang yang ingin terjun ke dunia hiburan. Banyak komika yang sukses kemudian menjadi selebriti dengan membintangi berbagai acara televisi hingga menjadi aktor di film layar lebar. Bahkan ada pula yang sukses menjadi sutradara, sebut saja Raditya Dika dan Ernest Prakasa.
Tidak heran jika kini banyak orang yang mencoba peruntungannya menjadi seorang stand up comedian. Namun, para komika yang dapat kita saksikan baik langsung maupun di layanan streaming memiliki gaya masing-masing di mana tidak semua orang cocok dengan gaya berkomedinya.
Berikut ini adalah 5 rekomendasi komika yang lucu dengan karakternya yang unik.
1. Indra Frimawan
Komika yang menjadi juara 3 kompetisi Stand Up Comedy Indonesia season 5 (SUCI 5) yang digelar oleh Kompas TV ini memiliki juluka Prince of Mindblowing. Julukan tersebut adalah julukan yang ia sematkan sendiri.
Julukan tersebut sesuai dengan karakternya dalam berkomedi yang terkenal dengan punchline yang tidak terduga. Orang yang mendengarnya tidak dapat membaca jalan pikirannya seperti apa.
2. Pras Teguh
Komika asal Padang yang sukses membuat konten bertajuk Pacah Paruik ini merupakan peringkat 4 SUCI 4. Pras Teguh terkenal dengan gaya berkomedinya yang banyak menggunakan act out atau gerakan berlebih untuk menambah kelucuan. Bersama Tretan Muslim dan Arif Alfiansyah, ia pernah membuat tour stand up comedy bertajuk Over Acting.
Kini, Pras Teguh sering membuat konten video di Youtube. Ia juga menjadi host di Podcast Warung Kopi (PWK), sebuah acara di kanal youtube HAS Creative. Dalam podcast tersebut, tingkahnya tidak kalah lucu dengan ketika ia berkomedi di atas panggung.
3. Arif Brata
Komika peringkat 4 SUCI 8 yang berasal dari Makasar ini terkenal sebagai raja impersonate atau meniru orang lain. Ciri khas ini sudah ia munculkan sejak berkompetisi di SUCI 8. Keahliannya menirukan orang lain ditambah dengan racikan materi yang ia buat mampu membuat penonton tertawa.
4. Coki Anwar
Komika asal Jogja bernama Coki Anwar terkenal dengan pesona orang kuat. Stand up comedynya selalu dibuka dengan kalimat "selamat malam orang-orang lemah.."
Story tellingnya yang menggambarkan dirinya sebagai orang kuat tidak membuat orang takut kepadanya, justru membuat orang tertawa karena tidak paham dengan garis pikiran lelaki yang satu ini.
5. Sadana Agung
Sadana Agung menjadi peringkat 4 dalam kompetisi SUCI 6. Padahal saat itu, banyak orang yang menjagokannya sebagai juara di season tersebut. Hal itu tidak terlepas dari setiap penampilannya yang hampir selalu lucu.
Terkenal sebagai komika dengan pesona orang dusun, Dana selalu sukses membuat penonton tertawa dengan caranya melihat berbagai hal dari sudut pandang orang dusun.
Itulah 5 rekomendasi komika dengan karakter unik yang dapat membuat kamu tertawa terpingkal-pingkal. Kamu dapat menonton penampilan mereka di YouTube. Selamat menonton!
Baca Juga
-
Merenungkan Makna Hidup Melalui Novel Khutbah di Atas Bukit
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
Artikel Terkait
Entertainment
-
Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik
-
Michelle Yeoh Sebut Ingin Bintangi Film Korea dari 3 Sutradara Ternama Ini
-
Sinopsis Beneath the Lies, Drama Terbaru Yaya Urassaya dan Kao Noppakao
-
Changmin TVXQ Abadikan Perjuangan Hidup Lewat Album Terbaru, All Of My Life
-
Fan Party TWICE ke-11 Dikritik Lantaran Kapasitas Terbatas dan Aturan Ketat
Terkini
-
I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa
-
Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial
-
Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau