Salah satu film horor yang menjadi komoditas hangat di dunia perfilman nasional, KKN di Desa Penari kembali mencatatkan sambutan positif dari masyarakat. Meskipun baru dirilis secara resmi untuk umum pada 30 April 2022, film yang disutradarai oleh Awi Suryadi tersebut telah mencatatkan penjualan tiket yang memuaskan. Simple Man, selaku penulis cerita ini di utas Twitternya, melalui akun Twitter yang dia miliki @SimpleM81378523 mengumumkan bahwa tiket untuk film ini telah terjual 100 ribu lembar dalam skema pre sale. Sebuah pencapaian yang fantastis bagi dunia perfilman Indonesia.
Hal ini tentu saja sangat membahagiakan bagi pihak MD Entertainment, karena seperti yang diketahui bersama, film ini sendiri telah mengalami penundaan penayangan hingga dua tahun lamanya, baik karena faktor Covid-19 maupun karena faktor strategi marketing dari pihak pemilik hak cipta.
Film KKN di Desa Penari yang mengangkat kisah mistik enam mahasiswa yang tengah KKN di sebuah desa misterius memang menjadi salah satu film yang paling ditunggu belakangan ini. bahkan, meskipun film ini telah beberapa kali mengalami penundaan jadwal, tetapi KKN di Desa Penari yang dibintangi oleh Tissa Biani, Achmad Megantara, Calvin Jeremy, Adinda Thomas, Aghniny Haque dan M Fajar Nugraha tersebut tak mengurangi animo penonton untuk menyaksikannya di bioskop seluruh Indonesia.
Jumlah penjualan tiket yang mencapai 100 ribu lembar ini bahkan membuat film ini dipastikan akan langsung masuk dalam daftar 10 film terlaris tahun 2022 di hari perdana penayangannya. Disadur dari laman filmindonesia, saat ini posisi ke 10 film Indonesia terlaris tahun 2022 ditempati oleh Ambo Nai Sopir Andalan dengan perolehan jumlah penonto 65.581 pasang mata per 29 April 2022. Dan dengan jumlah tiket yang terjual mencapai angkat 100 ribu lembar, film KKN di Desa Penari langsung melejit ke posisi 10, dibawah film Ben & Jody yang memiliki 107.803 penonton.
Tentu saja pencapaian yang diraih oleh film KKN di Desa Penari ini merupakan sebuah hal yang patut diapresiasi. Pasalnya, film yang sudah selesai penggarapannya pada tahun 2020 lalu tersebut, tetap mampu memelihara antusiasme para penonton untuk menyaksikannya meskipun telah berkali-kali mengalami penundaan. Dan pastinya, jumlah 100 ribu penonton di hari pertama penayangan, merupakan sebuah indikasi jika film ini akan menuai kesuksesan dan berpotensi untuk masuk dalam jajaran box office dunia perfilman tahun 2022 ini.
Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah, bisakah film KKN di Desa Penari ini menggusur film Kukira Kau Rumah yang hingga saat ini masih kokoh di puncak daftar film terlaris Indonesia tahun 2022 dengan lebih dari 2 juta penonton? Kita tunggu bersama!
Baca Juga
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Kembali Cetak Gol untuk Indonesia, Selebrasi Ole Romeny Nyaris Berakhir Tidak Estetik
Artikel Terkait
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
Review Film Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai, dari Ritual Mistis sampai Jumpscare Kejam
-
3 Beda Film Pabrik Gula Versi Cut dan Uncut, Pahami Dulu Sebelum Nonton!
-
Review Film 'Pabrik Gula': Teror Mistis di Balik Industri Gula Kolonial
-
Teror di Bioskop! 4 Film Horor Indonesia Tayang April 2025
Entertainment
-
MBC Resmi Tunda Penayangan Drama 'Crushology 101', Ternyata Ini Alasannya
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
Terkini
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern