Baeksang Arts Award ke-58 telah berakhir pada tadi malam (Jumat 6/5/2022). Sejumlah pemenang dan penganugerahan tertinggi telah diumumkan. Namun, ada hal menarik yang juga menjadi sorotan dari acara tadi malam.
Seperti yang disadur melalui Soompi, Key SHINee tercatat sebagai salah satu nominasi dalam kategori ‘Best Male Entertainer’. Ia adalah satu-satunya idola dan pria dengan umur paling muda di antara para nominasi lain dalam kategori ini. Selain itu, yang tak kalah menarik adalah gaya dari tampilan Key yang berbeda dengan para tamu undangan yang lain.
Melalui kanal resmi @58 th Baeksang Arts Awards, tampak Key yang memakai setelah baju hitam dengan dilapisi jas abu-abu. Celana longgar dengan warna senada dengan jasnya ikut menambah kesan glamor pada rapper SHINee tersebut.
Tak lupa pula gaya rambut mullet dan kacamata, sukses membuatnya tampak berkarisma. Ketertarikan Key pada dunia fashion memang sering membuatnya menjadi sorotan dalam hal berbusana. Selain itu, ia juga pernah berpartisipasi sebagai desainer dalam MV maupun konser SHINee bagi rekan-rekannya.
Selain Key, menurut Naver pada (4/5), rekan 1 grupnya, yaitu Minho yang juga dikonfirmasi hadir dalam perhelatan akbar tersebut. Minho akan hadir sebagai salah satu presenter bersama dengan Chae Soo Bin untuk mempromosikan drama terbaru mereka yang akan segera tayang, ‘The Fabulous’.
Dalam pidatonya, Minho berharap agar di tahun depan ia bisa kembali hadir dalam acara ini. Namun, bukan sebagai presenter, melainkan nominasi dan pemenang dari ‘The Fabulous’.
Ketika ia sedang bicara di atas panggung, Minho melihat Key yang duduk di barisan penonton. Kemudian ia menunjuk dan menyapa temannya itu. Chae Soo Bin pun menunduk untuk menyapa Key setelah ia berhasil menemukan idola 30 tahun tersebut di barisan penonton.
Interaksi Key dan Minho dalam Baeksang Arts Awards ke-58 ini pun menyedot perhatian dikalangan penggemar. Hal ini dikarenakan kedua idola kelahiran 1991 ini kerap kali menunjukkan perdebatan dan saling mengganggu sehingga mendapat julukan ‘SHINee’s Tom and Jerry’.
Meski begitu, melalui kanal resmi @MBCentertainment, Key dan Minho pernah mengungkapkan bahwa mereka tidak sedang bertengkar. Interaksi yang mereka tunjukkan adalah interaksi alami mereka sehari-hari. Dalam variety show ‘I Live Alone’ tersebut, Key dan Minho juga mengaku bisa menjadi diri sendiri ketika mereka sedang bersama.
Keterlibatan Key dalam program ‘I Live Alone’ memang banyak disukai oleh masyarakat Korea, hingga julukan ‘Dewa Hiburan Korea’ pun tersemat padanya. Sebagai bagian dari ‘Rainbow Club’, Key memang pandai membawa suasa, dan memiliki merupakan sosok yang ceria, lucu, dan menarik.
Demikian interaksi unik dari Key dan Minho SHINee dalam Baeksang Arts Awards ke-58. Bagaimana menurutmu?
Tag
Baca Juga
-
Isu Diskriminatif di Balik Film Jepang 'Sweet Bean'
-
Bukan Sekadar Berpesta, Ini Kekonyolan Masa Muda di BIGBANG We Like 2 Party
-
Kontras dengan Judulnya, Ini Kisah Patah Hati di Lagu Key SHINee 'Easy'
-
Hampers Tidak Wajib, Tapi Jangan Ajak Orang Lain Stop Kirim Hadiah Lebaran
-
Lebaran Penuh Kepalsuan, saat Momen Suci Berubah Menjadi Tekanan Tahunan
Artikel Terkait
-
Kontras dengan Judulnya, Ini Kisah Patah Hati di Lagu Key SHINee 'Easy'
-
Lagu Onew SHINee 'Uroko': Sulitnya Ungkap Perasaan yang Terpendam di Hati
-
Onew SHINee 'KiraKira': Janji Setia saat Cinta Tak Selalu Seindah Drama
-
Key SHINee Ungkap Sempat Ingin Menyerah Setelah Kepergian Jonghyun
-
Lagu Onew 'Winner': Hidup Belum Berakhir dan Kita Masih Bisa Jadi Pemenang
Entertainment
-
MBC Resmi Tunda Penayangan Drama 'Crushology 101', Ternyata Ini Alasannya
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana