Kata orang, jatuh cinta tak bisa dipaksakan, dan akan sempurna jika terjadi secara wajar adanya. Namun, Sebagian orang juga percaya bahwa jatuh cinta dapat terjadi dalam berbagai kondisi dan sukar untuk diprediksi, bahkan ketika pada awalnya terpaksa sekalipun.
Hal inilah yang terjadi pada film Korea Selatan berjudul 100 days with Mr. Arrogant yang dibintangi oleh aktris laris Korea Selatan tahun 2000an, Ha Ji Won dan Kim Jae Won. Alur utamanya memang tentang asmara, dan tentang rasa cinta yang tumbuh, meski pada awalnya berbalut dengan rasa benci dan keterpaksaan.
Film ini mengisahkan tentang perjalanan cinta Kang Ha Young (diperankan oleh Ha Ji Won), seorang gadis sekolah menengah yang dicampakkan oleh pacarnya tepat sebelum peringatan 100 hari jadian mereka. kKrena kesal, saat perjalanan pulang Ha Young menendang sebuah kaleng yang berakibat pada tergoresnya mobil Lexus mewah milik Anh Hyung Joon (diperankan oleh Kim Jae Won). Tak terima, Hyung Joon pun meminta ganti rugi sebesar US$3000.
Mendengar jumlah tersebut, Ha Young pun segera berlari. Namun nahasnya, dompet yang dibawanya tertinggal, sehingga Ahn Hyun Joon pun mencarinya di sekolah tempatnya menuntut ilmu.
Merasa tak sanggup membayar denda sebesar itu, Ha Young yang seorang siswa menengah yang miskin kemudian melakukan sebuah kesepakatan dan bersedia menjadi pembantu (tepatnya budak), dan akan berlaku selama 100 hari. Selama rentang waktu tersebut, apapun permintaan dari Ahn Hyung Joon harus dipenuhi oleh Ha Young, dan tidak boleh dibantah.
Dan selama 100 hari tersebut, Ha Young harus siap sedia menerima perintah dari Ahn Hyung Joon. Mulai dari membersihkan rumah, mengerjakan pekerjaan rumahnya, mencuci baju, mencuci mobil, bahkan hingga memakai pakaian Sailor Moon sekalipun. Tentu saja hal tersebut harus dia lakukan demi bisa melunasi hutan US$ 3000 pada Hyung Joon.
Namun, suatu hari, Kang Ha Young menemukan sebuah bukti bahwa kerusakan yang terjadi pada mobil Hyung Joon hanyalah US$10 alias sepuluh dollar. Tentu saja hal tersebut membuat Ha Young marah dan dendam serta merencanakan aksi balas dendam pada Hyung Joon.
Namun, belum sempat aksi tersebut dilakukan, Hyung Joong sudah melakukan aksi lainnya lagi, dan mendapatkan keuntungan dari Ha Young. Nah, semakin seru kan ya? Kiran-kira aksi apa yang dilakukan oleh Hyung Joon untuk mendapatkan keuntungan dari Ha Young? Lalu, bagaimana bisa hubungan yang penuh dengan perhitungan ini menjadi sebuah ikatan cinta? Tentu jawabannya ada di film 100 Days With Mr. Arrogant ini ya teman-teman!
Meskipun sudah rilis pada tahun 2004 lalu, tapi film Korea 100 Days With Mr. Arrogant ini masih sangat relate dan seru untuk disaksikan lho. Apalagi bagi teman-teman yang menyukai film dengan genre komedi romantis.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Film The Roundup: Sinopsis dan Alur Utama Film yang Dibintangi Ma Dong Seok
-
4 Hal Ini Bisa Gambarkan Kondisi Hubungan Asmara, Yakin Baik-baik Saja?
-
Dibintangi Cinta Laura, Teaser Film Horor Jagat Arwah Sudah Ditonton 1,4 Juta Kali
-
Surat Cinta Maudy Ayunda Memuji Jesse Choi: Sangat Cerdas Namun Membumi
Entertainment
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia