How to Lose A Guy in 10 Days adalah film komedi romantis yang dirilis pada tahun 2003 dan berdurasi 1 jam lebih beberapa menit. Dibintangi oleh Kate Hudson, Matthew McConaughey, dan masih banyak lagi. Sebelum menonton film, ada baiknya kamu membaca sinopsisnya di bawah ini.
Sinopsis How to Lose A Guy in 10 Days
Andie Anderson adalah seorang penulis untuk majalah wanita Composure "How to". Dia bosan dan berharap bisa menulis tentang topik yang lebih serius. Setelah teman Andie, Michelle, mengalami perpisahan lagi, Michelle menjadi putus asa dan mengatakan bahwa dirinya tidak cukup menarik.
Andie berpendapat bahwa masalahnya adalah perilakunya yang terlalu membutuhkan dan emosional dengan pria, dan terinspirasi untuk menulis artikel berjudul "How to Lose A Guy in 10 Days" untuk membuktikan pendapatnya; dia akan mulai berkencan dengan seorang pria dan mengusirnya dalam waktu 10 hari hanya dengan meniru perilaku Michelle.
Sementara itu, eksekutif periklanan Benjamin Barry ingin keluar untuk kampanye bir dan olahraga, dan memimpin kampanye iklan bergengsi untuk perusahaan berlian. Di sebuah bar, bos Ben, Phillip mempertanyakan apakah Ben memiliki cukup wawasan tentang romansa yang biasanya dikaitkan dengan berlian.
Sebagai tanggapan, Ben bertaruh dia bisa membuat wanita mana pun jatuh cinta padanya. Phillip mengatakan bahwa jika dia dapat mencapai ini sebelum pesta yang akan berlangsung dalam 10 hari, dia akan mengizinkan Ben untuk memimpin kampanye berlian.
Saingan Ben, Judy Spears dan Judy Green, ada di kantor majalah Composure pada hari sebelumnya dan tahu tentang tugas Andie. Melihat Andie di bar, mereka memilihnya sebagai wanita yang akan dijodohkan oleh Ben.
Ben dan Andie bertemu dan segera memulai pencarian mereka, tanpa mengungkapkan niat mereka yang sebenarnya. Andie bekerja keras untuk membuat Ben putus dengannya untuk menyelesaikan artikelnya, tetapi Ben terus bertahan dengan harapan membuatnya jatuh cinta padanya.
Andie melakukan banyak hal yang membuat Ben mengalami kesulitan. Namun, dia juga kadang-kadang menunjukkan sisi normalnya, yang membuat Ben mulai jatuh cinta.
Lama kelamaan, karena muak dengan proyeknya, Andie mendorong Ben lebih keras hingga Ben memutuskannya. Namun, teman Ben, Tony dan Thayer, mendorongnya untuk tetap bertahan dengan mengusulkan konseling pasangan dengan Andie.
Andie meminta sahabatnya Michelle berpose sebagai terapis pasangan dan mengatakan bahwa Ben malu pada Andie. Ben membalas dengan menawarkan untuk memperkenalkan Andie kepada keluarganya di Staten Island untuk akhir pekan. Saat berlibur bersama, Ben dan Andie membentuk ikatan yang tulus.
Kelanjutan dari kisah Andie dan Ben bisa kamu tonton di Netflix atau beli/sewa film di Google Playstore. Selamat menonton!
Tag
Baca Juga
-
Public Figur di Dunia dengan Tipe Kepribadian INFP, Si Idealis
-
Sinopsis Film Rosaline: Mengenal Perempuan selain Juliet di hati Romeo
-
Sinopsis Film Sugar & Spice: Kisah Cheerleaders Merampok Bank
-
Sinopsis Film Sixteen Candles: Kesialan di Ulang Tahun Ke-16
-
Sinopsis Film Jawbreaker: Merahasiakan Pembunuhan Seorang Sahabat
Artikel Terkait
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
Ulasan Film Split: Memahami Gangguan Kepribadian Ganda (DID)
-
Film 6/45: Perebutan Tiket Lotere yang Berakhir Serangkaian Negosiasi Kocak
-
Ulasan Film China Just for Meeting You: Manisnya Romansa Remaja saat SMA
-
Sinopsis Godaan Setan yang Terkutuk, Ketika Ruqyah Menjadi Teror Mengerikan
Entertainment
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
4 Film Adaptasi Novel Stephen King yang Bisa Kamu Tonton di Netflix
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?