Boy group global BTS debut pada tahun 2013 dan bekerja keras untuk meraih kesuksesan dan popularitas yang mereka miliki saat ini. Namun, di balik hingar bingarnya popularitas yang mereka miliki, ada satu hal yang mereka sangat sayangkan dan ingin merasakannya.
Merangkum dari Koreaboo pada Senin (4/7/2022), salah satu member BTS yaitu Suga mengungkapkan perasaannya, bahwa di balik kesuksesan yang tengah mereka rasakan sekarang, ada satu hal yang sulit ia miliki.
Pada episode kelima Break The Silence, para member BTS melanjutkan tur LOVE YOURSELF: SPEAK YOURSELF sembari membagikan isi pikiran dan perasaan mereka. Pengakuan Suga mengenai kesuksesan yang mereka raih dan apa dampak dari kesuksesan itu sukses membuat hati para penggemar teriris.
Suga mengaku ia merasa cemburu ketika melihat orang-orang yang bisa melakukan hal-hal sederhana atau biasa, seperti pergi keluar untuk makan, yang kini tidak bisa ia lakukan secara bebas karena ia adalah seorang publik figur.
"Aku benar-benar cemburu dengan orang-orang yang bisa pergi keluar untuk makan, traveling, pergi menonton film bersama teman, dan hal-hal lainnya yang biasa dilakukan orang-orang. Hal-hal sederhana seperti itu terasa sangat spesial untukku, karena aku sulit melakukannya," ungkap Suga.
"Sejujurnya, beberapa member yang lain melakukan aktivitas seperti itu, tetapi tidak denganku. Aku tidak memiliki banyak teman," akunya.
Suga kemudian menambahkan, "Rasanya tidak mudah untuk melakukan hal tersebut, jadi aku merasa hal itu sangat spesial untukku. Aku cemburu kepada orang lain karena hal ini. Kau mendapatkan sebanyak kau kehilangan. Kehilangan hal sederhana yang biasa dilakukan orang-orang pada umumnya. Hal tersebut adalah perubahan terbesar yang terjadi padaku."
"Apa yang menurut orang lain biasa adalah hal yang spesial menurutku. Sebaliknya apa yang menurut orang lain spesial bagi mereka, aku merasa biasa saja," tambahnya.
Suga melanjutkan, "Tanpa kau sadari, caramu menilai sesuatu berubah. Cara kamu menilai dunia berubah. Itulah saat sesuatu yang terlihat biasa saja bagi orang lain, justru terlihat berharga bagimu."
Di episode sebelumnya, Jin juga membagikan pemikiran yang sama, dampak dari kepopuleran yang ia miliki sekarang, yaitu ia harus berkorban dalam hal pertemanan, dan dua identitas yang dimilikinya, yaitu sebagai Jin BTS dan Kim Seokjin.
Seperti yang Suga katakan, ketenaran membuat ia tak bisa melakukan hal-hal biasa seperti orang lain, tapi dia tidak menghadapi kehilangan ini sendirian. Ia memperoleh enam persahabatan yang luar biasa dari enam orang luar biasa yang akan mendampinginya sampai akhir.
Baca Juga
-
Dramatis dan Emosional, NMIXX Ungkap Misteri Cinta Unik di Lagu Crescendo
-
Sambut Takdir Cinta dengan Tulus, TWS Resmi Comeback Lewat Lagu 'You, You'
-
Bertajuk WYLD! Taeyong NCT Umumkan Tanggal Comeback Full Album Pertama
-
Sticky oleh NCT Wish: Hubungan Asmara Unik tapi Manis bak Hidangan Penutup
-
Hadapi Rasa Takut, Le Sserafim Rayakan Keberanian Diri di Lagu Celebration
Artikel Terkait
-
Curhat Pilu Annisa Pohan, Bertahun-tahun Ingin Tambah Anak Malah Keguguran
-
Intip Gaya J-Hope Promosi Single Terbaru, Aksesoris Saja sampai Rp15 Juta
-
Wirda Mansur Dituding Halu Ketemu Boyband BTS, Ustaz Yusuf Mansur Bereaksi: Saya Ada di Situ
-
Tak Terima Anaknya Dibilang Halu, Ini Pembelaan Ustadz Yusuf Mansur
-
4 Tanda Hubungan dengan Atasan Sudah Melewati Batas, Mulai Flirting!
Entertainment
-
CIX Umumkan Bubar usai 7 Tahun Bersama, Seluruh Member Tinggalkan Agensi
-
Dramatis dan Emosional, NMIXX Ungkap Misteri Cinta Unik di Lagu Crescendo
-
Ahmad Dhani Spill Rencana Dul Jaelani dan Tissa Biani, Siap ke Pelaminan?
-
Berlatar di Islandia, Manga Misteri Karya Aki Irie Resmi Diadaptasi Anime
-
Sukses Raih Atensi, Sutradara Beri Kode untuk If Wishes Could Kill Season 2
Terkini
-
Wacana Tutup Prodi: Solusi Relevansi atau Kedok Kegagalan Negara?
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Bosan Helm Pasaran? Cargloss Chips Highway Patrol Usung Gaya Polisi 80-an
-
Bisikan dari Rimbun Bambu di Belakang Rumah