Di zaman teknologi canggih seperti ini semakin banyak profesi baru yang bermunculan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, seperti streamer, YouTuber, dan influencer.
Mereka yang memiliki pekerjaan tersebut dikenal oleh kalangan masyarakat layaknya seorang selebritis akhir-akhir ini. Kenyataannya banyak sekali anak-anak yang bermimpi untuk memiliki pekerjaan tersebut ketika mereka ditanya pekerjaan apa yang ingin mereka lakukan ketika dewasa nanti.
Mengutip dari Allkpop pada Selasa (12/7/2022), pekerjaan seperti influencer, streamer, hingga YouTuber kini semakin banyak diminati tidak hanya oleh kalangan anak muda, tetapi juga berbagai umur.
Tidak hanya menjadi ladang untuk menyalurkan hobi, mereka juga memperoleh popularitas dan nama layaknya seorang selebritis jika memiliki pengikut dengan jumlah yang cukup besar.
Namun, yang lebih menjajikan lagi yaitu jumlah pendapatan yang mereka raih tergolong tinggi dan melebihi pendapatan para pekerja pada umumnya.
Salah satu netizen pun memutuskan untuk membuat satu forum diskusi di situs komunitas online untuk membahas mengenai penghasilan para influencer tersebut, dan apakah mereka merasa terpengaruh atau iri saat mendengarnya.
Netizen tersebut membuka topik diskusi dengan kalimat pembuka seperti ini. "Untuk kalian yang memiliki penghasilan antara 2-3 juta KRW (sekitar Rp 30 juta) per bulan, apakah kalian merasa terpengaruh mendengar gaji influencer yang besar?"
Para netizen yang lain pun ikut membagikan komentar mereka, menanggapi topik yang dibicarakan di atas. Berikut beberapa di antaranya.
"Aku tidak pernah memikirkan tentang hal ini sebelumnya," tulis salah satu netizen.
"Tidak juga, aku tidak terpengaruh atau cemburu," komentar netizen yang lain.
"Aku tidak merasa terpengaruh karena aku tahu aku tidak bisa hidup seperti itu."
"Aku hanya iri dengan penghasilan yang mereka miliki, tapi tidak begitu terpengaruh."
"Aku akan merasa terpengaruh jika mereka memiliki pekerjaan yang sama denganku, tetapi memiliki gaji yang lebih."
"Wow, mereka memiliki penghasilan yang besar, aku sangat iri, tetapi hal itu tidak begitu mempengaruhiku."
"Tidak terpengaruh, karena aku pikir tiap orang memiliki kehidupannya masing-masing."
"Aku merasa terpengaruh."
"Aku merasa terpengaruh karena aku hanya menghasilkan sekitar 3 juta KRW tiap bulan di perusahaan yang sudah aku ikuti selama 2 tahun. Aku bekerja dengan keras sepanjang tahun, tetapi penghasilanku hanya sedikit."
Dan masih banyak lagi komentar dari para netizen Korea yang lain saat menanggapi topik mengenai penghasilan para influencer, streamer, hingga YouTuber saat ini. Bagaimana pendapat kalian?
Baca Juga
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Kena Skandal, Gun-il Resmi Keluar dari Xdinary Heroes dan JYP Entertainment
-
Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati
Artikel Terkait
-
Park Bo Young Salah Tingkah Ditatap oleh Rio Dewanto, Netizen Lantas Heboh
-
Tetap Eksis, Super Junior Comeback Lewat Album 'The Road: Keep On Going'
-
Siap-siap! Disney+ Bakal Luncurkan 3 Project Terbaru Bersama BTS dan HYBE
-
Ramai Didesak BLINK, Rolling Stone Korea Minta Maaf Soal Artikel BLACKPINK
-
Kerap Jadi Sorotan, Fashion Jennie BLACKPINK Bikin Kagum!
Entertainment
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
Terkini
-
iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah