Sejak debut pada tahun 2014 lalu, Hwasa MAMAMOO sukses mencuri perhatian publik lewat penampilannya yang begitu percaya diri.
Hwasa juga sukses menginspirasi banyak orang dengan karakternya yang kuat dan tak ingin mengubah penampilannya sesuai dengan standar kecantikan yang berlaku di Korea Selatan.
Merangkum dari Koreaboo pada Rabu (13/7/2022), Hwasa MAMAMOO secara eksklusif membagikan pengalamannya selama berkarier di industri musik, termasuk sejumlah kolaborasi yang pernah ia lakukan sebelumnya.
Sepanjang kariernya di industri musik, Hwasa berhasil mengokohkan namanya sebagai salah satu idola K-Pop yang paling ikonik.
Bersama MAMAMOO Hwasa berhasil mencetak lagu-lagu hit yang sukses menjadi lagu kebangsaan bagi para penikmat K-Pop. Namun, tidak sampai di situ, Hwasa juga merilis lagu solo yang sukses menjadi simbol kekuatan seorang wanita.
Hwasa pernah melakukan sejumlah kolaborasi dengan nama-nama besar artis K-Pop lainnya, seperti PSY. Ia menjelaskan, bekerja sama dengan penyanyi lain itu berarti ia dapat memfokuskan diri pada part-nya saja dan berharmonisasi dengan artis yang ia ajak kerjasama.
Dengan kepopuleran yang ia miliki saat ini, tak heran jika begitu banyak artis yang ingin berkolaborasi dengan Hwasa. Namun ternyata, Hwasa memiliki impian kolaborasi versinya sendiri.
Dalam interview bersama Hwasa di acara Hallyu Pop Fest di London, Hwasa terlihat berpikir keras tentang siapa artis yang ingin ia ajak kerja sama.
Sebenarnya, Hwasa memiliki 2 nama yang sangat ia impikan untuk berkolaborasi, yaitu tak lain dan tak bukan penyanyi diva seperti Beyonce dan Rihanna.
Selama interview berlangsung, Hwasa bahkan tak hentinya memuji kedua artis tersebut, yang juga dikenal dengan image seorang perempuan kuat sepertinya.
"Ini benar-benar pertanyaan yang sulit. Aku harus berpikir dengan matang. Namun, aku memiliki mimpi sejak aku menjadi trainee, aku ingin berkolaborasi dengan Beyonce dan Rihanna," ungkap Hwasa.
Bagi Hwasa berkolaborasi dengan Beyonce dan Rihanna adalah impian terbesarnya. Dulu ia sering dibandingkan dengan keduanya menyangkut masalah kepercayaan diri, kecantikan, hingga kekuatan yang mereka miliki sebagai seorang wanita.
Ini bukan pertama kalinya Hwasa menunjukkan cintanya kepada 2 artis wanita tersebut. Pada tahun 2019, Hwasa pernah meng-cover lagu 'Stay' milik Rihanna di acara Yoo Hee Yeol's Sketchbook. Hwasa sukses memamerkan vokal yang luar biasa saat membawakan lagu tersebut.
Keinginan Hwasa untuk berkolaborasi dengan Rihanna dan Beyonce sukses membuat hati para penggemar meleleh. Mereka juga mendukung dan mendoakan agar suatu hari keinginan Hwasa tersebut bisa terwujud.
Baca Juga
-
BabyMonster Ekspresikan Kebebasan Diri Tanpa Batas di Lagu Terbaru, Choom
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Mulai Rp 1 Juta, Intip Harga Tiket Fan-con Jaehyun NCT 'Mono' di Jakarta
-
It's Me oleh ILLIT: Ingin Jadi Pusat Perhatian dan Paling Disukai Penggemar
-
Siap Aktif Kembali Jadi Idol, Jaehyun NCT Resmi Selesaikan Wajib Militer
Artikel Terkait
-
Film Kerja Sama Indonesia dan Malaysia Berjudul Perjalanan Pertama
-
Kejar Target Tingkat Komponen Dalam Negeri, PLN Gandeng Produsen Industri Kelistrikan Nasional
-
Ini Cara Dapatkan Tiket Konser Virtual BLACKPINK x PUBG
-
Lawan Hoaks Kesehatan,Halodoc dan TikTok Berkolaborasi
-
Cara Dapatkan Tiket Konser Virtual BLACKPINK x PUBG
Entertainment
-
Sinopsis The Honest Realtor, Film Komedi Dibintangi Tomohisa Yamashita
-
Era Baru Dimulai, Anime The Ghost in the Shell Resmi Umumkan Tayang 7 Juli
-
Dari Gombalan SMA ke Realita Kampus, Dilan ITB 1997 Punya Vibe yang Berbeda
-
Kyoto Animation Garap Film Anime The Credits Roll Into The Sea, Tayang 2027
-
Kisah Dante Berlanjut, Devil May Cry Season 2 Tayang 12 Mei di Netflix
Terkini
-
Lebih Dekat dengan Sang Pencipta dalam Syahdu-nya Seni Merayu Tuhan
-
Jam Tangan Casio AQ-240 Resmi Meluncur: Desain Vintage, Harga Bersahabat
-
Dari Murah ke Flagship, Ini 8 Tablet Xiaomi Terbaik 2026
-
Istilah Guru Honorer Dihapus, Bisakah PPPK Paruh Waktu Menjadi Solusi?
-
Tanah Bangsawan: Rahasia Kelam di Balik Identitas Ganda Seorang Pemuda Eropa