Serial televisi Welcome to Wedding Hell merupakan serial asli KakaoTV yang tayang perdana pada 23 Mei 2022 lalu dan telah tamat dengan 12 episode. Serial romansa ini mengisahkan kehidupan percintaan antara pasangan kekasih Seo Jun-hyung (Lee Jin-wook) dan Kim Na-eun (Lee Yeon-hee). Pasangan berusia 30-an ini diceritakan sedang mempersiapkan pernikahan mereka.
Dalam proses persiapan pernikahan mereka, Jun-hyung dan Na-eun terlibat dalam banyak perselisihan yang hampir saja membuat Na-eun ingin membatalkan pernikahan mereka. Konflik yang terjadi antara kedua pasangan ini semakin rumit karena tak hanya datang dari diri mereka sendiri tetapi juga dari orangtua mereka.
Masalah pertama datang dari orangtua. Intervensi orangtua dalam pernikahan anak memang dibutuhkan, mengingat mereka sebagai orang yang lebih berpengalaman. Namun, yang harus diutamakan adalah pandangan dari pasangan yang akan menikah, sebab mereka yang akan menjalani kehidupan ke depan sebagai keluarga baru.
Dalam serial ini, diceritakan bahwa keterlibatan orangtua yang berlebihan membuat kedua pasangan sulit mengungkapkan apa yang menjadi keinginan mereka. Tak mau menyakiti perasaan orangtua, membuat pasangan seakan harus mengikuti keinginan orangtua yang mungkin saja tak sesuai dengan apa yang pasangan inginkan.
Masalah selanjutnya datang dari pasangan itu sendiri. Yang sering terjadi antara pasangan dalam serial Welcome to Wedding Hell ini berkaitan dengan masalah sebelumnya. Kurang komunikasi yang baik dan terdapat perbedaan pendapat baik antar pasangan maupun dengan orangtua. Setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda sehingga dibutuhkan komunikasi yang baik agar kamu bisa menyatukan apa yang menjadi pikiran dan keinginan pasanganmu dan kamu.
Sebagai pasangan dengan karakter yang tentu berbeda, yang perlu dilakukan bukan hanya mengharapkan aksi dari satu pihak, tetapi harus 'saling' memahami dan bekerja sama dengan baik. Adanya keterbukaan antar pasangan akan memudahkan keduanya dalam menemukan solusi yang tepat. Dengan demikian perselisihan lebih mudah dihindari atau diatasi.
Konflik yang terjadi di antara Jun-hyung dan Na-eun adalah dalam hal memilih hadiah pernikahan yang sepadan, memilih rumah tinggal, membeli perabotan rumah tangga, menentukan tempat acara pernikahan, perbedaan latar belakang orangtua. Permasalahan yang hampir berujung perpisahan ini mereka selesaikan dengan mengkomunikasikannya.
Keduanya mengambil waktu untuk bicara, saling meminta maaf baik antara mereka maupun keluarga, dan lebih mengutamakan apa yang menjadi pandangan mereka sendiri dalam memutuskan hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum pernikahan. Akhirnya mereka bisa menyelesaikan satu per satu konflik yang terjadi dan menggelar acara pernikahan mereka.
Pernikahan bukan saja tentang menyatukan kedua pasangan tetapi menyatukan kedua keluarga. Hampir semua orang mendambakan kehidupan pernikahan yang lenggeng dan hanya sekali seumur hidup. Oleh karena itu, penting sekali memperhatikan segala aspek tentang pasangan hidup yang akan mendampingi kamu kelak.
Baca Juga
-
Kamu Harus Menyerah Terhadap 6 Hal Ini Kalau Ingin Sukses
-
3 Skill Manajemen Diri yang Harus Dimiliki untuk Menjadi Pribadi Sukses
-
Sadari dan Kendalikan, Ini 3 Penyebab Tingkat Fokus Anak Muda Sekarang Rendah
-
5 Tanda Luka Batin Kamu Mulai Sembuh, Sudah Merasakannya?
-
Mau Tetap Bahagia Disaat Sulit? Coba Lakukan 7 Kebiasaan Ini!
Artikel Terkait
Entertainment
-
First Look Serial My Brilliant Career, Tayang Agustus 2026 di Netflix
-
Tayang 9 Oktober, Avatar: Seven Havens Hadirkan Avatar Baru Penerus Korra
-
Adaptasi Perang Kargil, Operation Safed Sagar Tayang 7 Agustus di Netflix
-
Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah