Pernikahan merupakan prosesi sakral yang tidak hanya disaksikan manusia, melainkan Tuhan. Ini merupakan sebuah perjalanan panjang menyatukan berbagai perbedaan pandangan, perasaan, hingga dua kepala dengan pola didik yang berbeda. Tak ayal, menjalani pernikahan bukanlah suatu hal yang mudah, melainkan, rentan akan pertengkaran yang bisa berujung perpisahan. Berbagai alasan dan faktor bisa menjadi penyebab terjadinya sebuah perceraian.
1. Perbedaan pendapat hingga visi dan misi
Menyatukan pendapat hingga visi, misi dan harus menjalaninya setiap hari tentu bukan hal yang mudah. Seringkali ada ketidaksepahaman pendapat. Ini sangat wajar. Namun, terkadang perbedaan tersebut juga bisa seperti jurang pemisah. Hal ini menjadi salah satu alasan banyak pernikahan yang harus usai. Sebaiknya, usahakan untuk selalu terbuka akan pendapat dan berusaha mencari jalan tengah atas perbedaan yang terjadi.
2. Masalah yang tidak terselesaikan
Selama manusia hidup, selalu akan ada masalah mengikuti. Entah itu besar maupun kecil. Pun, begitu dalam sebuah pernikahan. Meskipun, katanya masalah adalah bumbu dalam percintaan, namun, nyatanya, masalah yang tidak memiliki solusi dan penyelesaian akan membuat pernikahan jadi tak sehat. Hal ini bisa menjadi penyebab sebuah pernikahan berakhir. Pentingnya komunikasi dan keterbukaan antar kedua pasangan adalah kunci utama menjauh dari faktor perpisahan yang satu ini.
3. KDRT hingga perselingkuhan
Perilaku kasar dan perselingkuhan jadi salah satu alasan paling kejam seseorang yang mengakibatkan kandasnya sebuah pernikahan. Karakter seseorang memang akan sulit berubah. Itu kenapa pentingnya kita benar-benar harus mengenal pasangan sebelum memutuskan untuk menikah. Penting untuk menilai kepribadiannya di saat marah, kecewa, sedih dan terpuruk. Penting juga untuk mempertimbangkan kekasih yang sedari masa pacaran sudah sering berselingkuh, karena, menikah itu bukanlah akhir sebuah cerita yang secara ajaib bisa mengubah karakter dan kepribadian seseorang dalam semalam.
4. Ekspektasi tinggi akan sebuah pernikahan
Ekspektasi tinggi juga menjadi sebuah alasan kenapa pernikahan bisa kandas. Di jaman yang semakin mudah mengakses informasi, menjelajah sosial media, dan konten romantis ini, tak jarang bisa menimbulkan sebuah ekspektasi tersendiri bagi seseorang akan sebuah pernikahan. Padahal, tidak semua pernikahan itu sama. Berbagai hal besar yang tidak dipersiapkan dengan matang akan menimbulkan masalah dan kekecewaan. Ada baiknya untuk lebih menyiapkan mental sebelum memutuskan untuk menikah.
Layaknya sebuah bahtera, komitmen dalam pernikahan memang di desain untuk melalui badai di lautan, menerjang derasnya ombak. Menjaganya tetap utuh dan tak tenggelam adalah tugas bersama. Itu tadi faktor penyumbang angka perceraian paling tinggi. Semoga tidak terjadi di rumah tangga kamu!
Baca Juga
-
4 Hal Ini Bisa Jadi Pemicu Pasangan untuk Berselingkuh, Segera Hindari!
-
4 Alasan Kenapa Kadang Memendam Perasaan Cinta Itu Lebih Baik daripada Diungkapkan
-
4 Alasan Kenapa Beberapa Orang Lebih Suka Menulis daripada Membaca
-
4 Alasan Kenapa Kita Harus Mulai Berhenti Beli Barang KW, Rugi!
-
4 Alasan Kenapa Sebaiknya Kita Tidak Mengisi Kuliah Hanya dengan Belajar
Artikel Terkait
-
Rizky Febian Komentari Perceraian Sule dan Nathalie Holscher, Netizen Auto Kesal
-
Shandy Purnamasari Unggah Pesan Perpisahan, Bakal Cerai Dengan Gilang Juragan 99?
-
Shandy Purnamasari Umumkan Berpisah dari Gilang Juragan 99, Resmi Bercerai?
-
Gak Perlu Bingung, Ini 5 Kegiatan Seru yang Bisa Jadi Pilihan saat Kencan dengan Pasangan
-
Self Rewards Sederhana Versi Ibu Rumah Tangga
Lifestyle
-
Game Ngebut, Kamera Tajam! Ini 5 HP 4 Jutaan Terbaik
-
4 Serum Retinal Korea Rahasia Kulit Kencang, Tekstur Halus, dan Awet Muda
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
Samsung Galaxy S26 Series Masuk Indonesia, Pre-Order Resmi Dibuka
-
4 Padu Padan OOTD Long Sleeve ala Kim Min Ju, Modis dan Effortless!
Terkini
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Ulasan Film Rajah: Teror Mistis Jawa yang Intens dan Mencekam!
-
Rangkap Jabatan dan Hukum: Mengapa Guru Honorer yang Dipidanakan?