Rasa cinta memang bisa tumbuh di mana saja, dengan cara yang tak bisa ditebak, dan dengan orang yang bahkan tak bisa dipilih. Ketika rasa cinta itu telah datang masanya untuk bersemi, perbedaan kepribadian pun bukan suatu penghalang yang besar.
Bahkan, melalui kejadian yang tak terduga bahkan cenderung konyol pun tak jadi soal. Seperti halnya yang terjadi dalam film produksi Korea Selatan tahun 2004 berjudul Windstruck.
Ye Kyung Jin (diperankan oleh Jun Ji Hyun alias Gianna Jun) merupakan seorang petugas kepolisian wanita yang memiliki sifat keras, mandiri dan tangguh. Selama ini, Kyung Jin dikenal sebagai petugas yang selalu tegas dan masa bodoh dengan urusan percintaan.
Suatu hari, ketika tengah menikmati masa istirahatnya, Kyung Jin harus berjibaku dan melakukan pengejaran terhadap orang yang dituduh sebagai penjambret tas.
Namun sayangnya, Ko Myung Woo (diperankan oleh Jang Hyuk), laki-laki yang dia tangkap tersebut bukanlah sang penjambret. Myung Woo adalah seorang guru fisika di sebuah sekolah menengah, yang kala itu tengah berjalan kaki dan berusaha untuk membantu mengejar penjambret yang sebenarnya.
Alur selanjutnya pun bisa ditebak. Karena salah tangkap yang dilakukan oleh Kyung Jin terhadap Myung Woo, lambat laun mereka berdua menjadi dekat, dan pada akhirnya tumbuh benih-benih cinta di antara mereka berdua.
Namun, berbeda dengan kepribadian Kyung Jin, Myung Woo adalah sosok laki-laki yang lembut, dan memiliki fisik yang cenderung lemah. Namun demikian, kisah cinta mereka semakin berbunga, dan keduanya saling berjanji untuk melindungi satu sama lain, serta saling bersama meski apa pun yang terjadi.
Di film ini, di paruh pertama kita akan disuguhi berbagai romansa dan juga kisah cinta penuh semangat nan menggebu-gebu.
Bahkan, kita akan dibawa untuk mengikuti keromantisan mereka berdua dalam mengolaborasikan tugas keduanya di sekolah yang diajar oleh Myung Woo, dan berpatroli dalam menangani siswa-siswa yang perlu bimbingan.
Namun sayangnya, ketika memasuki paruh kedua film, perasaan dan emosi kita akan mulai diaduk-aduk dengan alur yang disajikan dalam film ini. Berbagai konflik mulai bermunculan, hingga pada akhirnya sebuah peristiwa yang membuat hati terkoyak-koyak terjadi dan membuat keduanya harus terpisah.
Bagi teman-teman penggemar film roman, tentu akan sayang jika melewatkan film Gianna Jun yang satu ini. Pasalnya, Gianna Jun atau Jun Ji Hyun ini memang dikenal sangat fasih jika memerankan tokoh dalam film yang menyayat hati.
Meski sudah rilis pada tahun 2004 lalu, namun film ini masih sangat cocok untuk disaksikan saat ini kok. Karena kisah cinta yang masih relate dengan kondisi sekarang, dan tentu saja karena roman-roman yang disajikan dalam film ini akan mampu mengaduk-aduk emosi para penontonnya.
Baca Juga
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
Artikel Terkait
-
BTS Akan Luncurkan Buku Foto Berisi 80 Halaman
-
Wisatawan Asal Korea Selatan yang Hilang Saat Menyelam di Nusa Penida Bali Ditemukan Tewas
-
Video Viral Kakek Curhat ke Nisan Makam Istrinya, Bukti Cinta Mati Itu Masih Ada
-
5 Artis Lahir Tanggal 17 Agustus, Ada Cinta Laura dan Doyok
-
5 Film Bertema Nasionalisme, Ada Kadet dan Merah Putih
Entertainment
-
Taeyong dan Haechan NCT Sumbang Lagu Duet di OST Drama Mad Concrete Dreams
-
Tayang 4 Oktober, Anime Blue Box Season 2 Hadirkan Karakter Yumeka Goto
-
Angkat Arc Golden Land, Frieren Season 3 Dijadwalkan Tayang Oktober 2027
-
Shuhua i-dle Debut sebagai Pemeran Utama dalam Film Berbahasa Mandarin
-
Dunia Hiburan Berduka, Aktor Lee Sang Bo Meninggal di Usia 44 Tahun
Terkini
-
5 Body Lotion Organik: Rahasia Kulit Lembap dan Kenyal
-
Inspirasi Kebijaksanaan Hidup dalam Novel Sang Pemanah
-
Ulasan Novel O, Garis Tipis Antara Topeng Monyet dan Topeng Kehidupan
-
Menghindari 'Lautan Manusia': Strategi Liburan Lebaran Tanpa Emosi
-
Di Antara Waras dan Gila: Membaca Luka Sosial dalam Novel Jack & Si Gila