Belakangan, nama Dylan Wang atau Wang Hedi kerap menjadi bahan perbincangan usai drama China Love Between Fairy and Devil yang ia bintangi bersama Yu Shuxin meraih popularitas tinggi, baik di platform China maupun internasional.
Berdasarkan data yang disediakan oleh platform China seperti Vlinkage, Maoyan/Lighthouse Professional Edition, DataWin, Yunhe Data, Weibo Top TV Series, AIMAN, hingga Guduo Data, Love Between Fairy and Devil berada di peringkat teratas bersama web drama lain seperti Immortal Samsara dan Love Like the Galaxy.
Dalam Love Between Fairy and Devil, Dylan Wang berperan sebagai Dongfang Qingcang. Kemampuan aktingnya pun dinilai telah meningkat pesat dibanding sebelumnya. Dylan Wang dianggap memerankan Dongfang Qingcang dengan sangat baik.
Karakter Dongfang Qingcang
Karakter Dongfang Qingcang sendiri digambarkan sebagai iblis yang menakutkan dan sangar. Namun, ketika dirinya bertukar tubuh dengan Xiao Lanhua yang diperankan Yu Shuxin, Dongfang Qingcang berubah menjadi pria feminin.
Dilansir oleh ifeng, popularitas Dylan Wang benar-benar melonjak. Namanya bahkan sempat bertengger di tempat pertama, ketiga, keempat, dan ketiga puluh satu dalam daftar pencarian panas Weibo di waktu yang bersamaan.
Sepuluh hari usai Love Between Fairy and Devil ditayangkan, pengikut akun Weibonya bertambah lebih dari 959 ribu. Selain itu, ia hanya mampu menjual 137 eksemplar majalah bulan lalu.
Namun, ketika potretnya menghiasi sampul majalah ELLEMEN New Youth bulan ini, Dylan Wang berhasil menjual 30 ribu eksemplar dalam waktu 10 menit. Dalam 20 menit, majalah yang terjual mencapai 40 ribu eksemplar. Kemudian, majalah ini sold out usai terjual sebanyak lebih dari 60 ribu eksemplar dalam waktu satu jam.
Dylan Wang awalnya dikenal usai dirinya membintangi drama China Meteor Garden pada 2018 lalu bersama dengan Shen Yue. Sejak saat itu, ia memiliki banyak penggemar internasional. Namun, popularitasnya di China masih terbilang kurang.
Tahun lalu, Dylan Wang menjadi sasaran kritik publik karena aktingnya dalam drama Miss the Dragon. Banyak penonton yang memberikan 1 bintang untuk keterampilan aktingnya.
Akting Dylan Wang dalam Miss the Dragon dianggap kaku seperti AI. Beberapa bahkan secara terang-terangan menyebutnya seperti kayu. Ada pula beberapa adegan yang justru membuat Dylan Wang tampak kehilangan jiwanya. Tatapan matanya pun sangat kosong.
Kali ini, Love Between Fairy and Devil dapat dianggap sebagai titik balik karier akting Dylan Wang. Meski awalnya banyak yang meragukan kemampuan aktingnya saat ia diumumkan sebagai pemeran utama drama ini, Dylan Wang tampaknya berkaca dari kegagalan Miss the Dragon. Kritikan publik benar-benar memacu dirinya untuk meningkatkan kemampuan aktingnya.
Baca Juga
-
Belum Tayang, Story of Kunning Palace Sudah Cetak Prestasi
-
Karier Semakin Bersinar, Zhou Yutong Kini Bergabung dengan Agensi Li Xian
-
Alami Cedera saat Syuting, Aktor Zhang Jin Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Sifat Asli Li Xian Dibongkar Mantan Asisten, Netizen Kagum
-
Proses Syuting Selesai, Kapal Yang Zi-Fan Chengcheng Siap Berlayar
Artikel Terkait
-
Meninggal di Usia 87 Tahun, Segini Kekayaan Manoj Kumar yang Tembus Ratusan Miliar
-
Seperempat Juta Penumpang Gunakan Kereta Cepat Whoosh di Libur Lebaran, Tapi Bukan untuk Mudik
-
Sinopsis Drama China Marry Me Again, Drama Pendek yang Dibintangi Ryan Ren
-
Kelemahan Ole Romeny Cs yang Wajib Diperbaiki Kluivert Jelang Timnas Indonesia vs China
-
Timnas Indonesia Meroket, China Mengalami Penurunan Ranking FIFA! Sinyal Melemah?
Entertainment
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
-
Hengkang dari SM Entertainment, Wendy dan Yeri Tetap Jadi Member Red Velvet
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia