Presenter kondang Indra Bekti diketahui mengalami penurunan kembali kesehatannya setelah dikabarkan tensi darah naik dan penglihatannya terasa kabur yang menyebabkan presenter tersebut harus menjalani serangkaian pemeriksaan lebih instensif lagi.
Sempat diberitakan sebelumnya bahwa Indra Bekti menunjukkan progres yang cepat pasca menjani serangkaian operasi terhadap pendarahan otak yang dideritanya.
Namun berita yang kurang mengenakkan datang kembali. Tadi malam (31/12/2022) dalam konferensi pers di Rs Abdi Waluyo yang dilakukan istri Indra Bekti Aldhila Jelita terungkap bahwa kondisi Indra masih kritis, namun di tengah kondisinya yang memprihatinkan, Indra Bekti diketahui masih semangat hingga membuat dokter senang melihat keceriaan dan semangatnya yang tidak pernah pudar.
Dalam kesempatan yang sama, Dhila juga mengungkapkan bahwa ia tengah kesulitan dana akibat biaya pengobatan rumah sakit yang menjadi tempat Indra Bekti dirawat tersebut.
"Aku mau sekalian memberi tahu bahwa.. apa ya kita lagi berat banget, kayanya saat ini aku mau buka penggalangan dana untuk mas Indra, karena nampaknya hingga 20 hari ke depan mas Indra masih akan dirawat di sini jadinya biaya juga sudah besar di hari ke empat ini" terang Dhila.
Selain itu Dhila juga berterimakasih pada sahabat-sahabat yang sudah memberikan kontribusinya dalam mensuport segala kebutuhan Indra Bekti selama di rumah sakit.
Baca Juga: Terima Tantangan Netizen, Kiky Saputri Ngarep Bisa Cium Nicholas Saputra
Namun di tengah musibah yang menghampirinya, ada saja nada sumbang dari netizen yang mengritik tindakan Dhila menggalang dana tersebut.
"Hartanya jual dulu bu, galang dana kalau sudah ga ada harta, semoga suaminya cepat sembuh, amin." Ujar seorang netizen.
"Artis galang dana, sedangkan jalan-jalan sampai ke luar negeri, sedangkan kita orang awam hidup pas-pasan gak jalan-jalan ke luar negeri tapi kalau kena musibah kita cari jalan sendiri" komen netizen lainnya.
"Kok artis terkenal penggalangan dana, kita semua mendoakan, tapi masa iya sampe harus mengemis ke rakyat indo, ga ada asuransi juga persiapan masa depan?" Balas komen lainnya.
Baca Juga: Aliando Syarief Keceplosan Sebut Nama Prilly Latuconsina, Ada Apa?
Diketahui sebelumnya, pada tanggal 28/12/2022 presenter kondang Indra Bekti sempat dilarikan ke rumah sakit karena ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandi akibat pendarahan otak yang dideritanya.
Sempat menunjukkan progres yang baik pasca menjalani operasi, namun kini kondisi Indra Bekti kembali mengalami penurunan hingga harus selalu dipantau oleh tim dokter.
Baca Juga
-
Kenapa La Copa de la Vida dan Waka Waka Masih Jadi Jawaranya Lagu Piala Dunia?
-
Mengapa Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026?
-
Shrek, Fiona, dan Donkey Kembali! Trailer Perdana Shrek 5 Resmi Rilis
-
Mirip Harry Potter, Film Animasi Hexed Bawa Penonton ke Dunia Penyihir
-
Pesona WAGs Piala Dunia 2026, Ada Pasangan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Kylian Mbappe
Artikel Terkait
-
Pasca Operasi, Tensi Darah Indra Bekti Sempat Naik hingga Penglihatanya Kabur
-
Tekanan Darah Indra Bekti Naik Turun Usai Operasi Otak Sampai Tak Boleh Dijenguk, Bahaya Gak Sih?
-
Usai Jalan Operasi, Indra Bekti Sempat Tak Ingat Nama Anaknya
-
Istri Indra Bekti Akan Buka Penggalangan Dana Untuk Bayar Biaya Rumah Sakit yang Membengkak
-
Tensi Tinggi Lagi, Penglihatan Indra Bekti Jadi Kabur
Entertainment
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
ATEEZ Raih Grand Prize, Intip Daftar Pemenang Seoul Music Awards ke-35
-
Chainsaw Man Rilis Teaser Anime Assassins Arc dan Umumkan Game Mobile Baru
-
Anime Super Psychic Policeman Chojo Ungkap Karakter Utama, Tayang Oktober
-
Baru! Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Mulai 2027
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban