Para penggemar K-Pop akan kembali kehilangan salah satu sarana komunikasi penggemar yang menghubungkan mereka secara langsung dengan artis idola mereka.
Dilansir dari Allkpop pada Rabu (11/1/2023), menyusul penutupan aplikasi VLIVE beberapa waktu yang lalu, kini giliran platform komunikasi penggemar, UNIVERSE, yang akan berhenti beroperasi.
UNIVERSE yang diciptakan oleh NCSOFT akan mulai berhenti beroperasi mulai tanggal 17 Februari 2023 mendatang. Pihak perwakilan UNIVERSE mengabarkan hal tersebut secara resmi pada tanggal 11 Januari 2023.
BACA JUGA: Cengar-cengir saat Ayu Ting Ting Tampil, Sikap Raffi Ahmad Jadi Omongan
"Kami menyampaikan ucapan selamat tinggal terakhir kami untuk kalian semua yang telah mencintai UNIVERSE selama dua tahun terakhir ini, sejak dibukanya platform ini pada tanggal 28 Januari 2021," ungkap UNIVERSE dalam pengumuman resminya.
Mereka melanjutkan, "Berdasarkan keputusan dari pihak NCSOFT, maka UNIVERSE akan dilimpahkan kepemilikannya kepada pihak ketiga. Untuk itu layanan komunikasi penggemar akan resmi berakhir pada tanggal 17 Februari 2023 mendatang."
"Kami ingin mengucapkan permintaan maaf yang setulusnya kepada semua pengguna dan juga artis yang ditampilkan dalam platform UNIVERSE. Tolong lihat tab pengumuman di aplikasi UNIVERSE untuk detail lebih lengkap terkait penghentian semua layanan," tutup UNIVERSE.
Sementara itu, UNIVERSE merupakan aplikasi komunikasi pribadi artis dengan para penggemarnya. Sejumlah nama artis pengguna meliputi AB6IX, ASTRO, ATEEZ, Brave Girls, Ghost9, (G)I-DLE, Ha Sung Won, IVE, Jo Yu Ri, Kang Daniel, MONSTA X, Oh My Girl, SF9, The Boyz, dan masih lagi.
Pihak UNIVERSE juga mengumumkan bahwa semua artis yang tampil di platform tersebut akan dipindahkan ke aplikasi 'Dear U Bubble' sebagai sarana pengganti untuk tetap berkomunikasi dengan para penggemar. Pemindahan ini akan dilakukan mulai bulan Februari 2023.
BACA JUGA: Disko Bareng Sabda Ahessa, Penampilan Wulan Guritno Jadi Omongan
Menanggapi penutupan platform komunikasi penggemar UNIVERSE, sejumlah fans mengaku merasa kecewa, karena mereka akan kehilangan banyak konten menarik yang dulu menjadi konten favorit mereka dari aplikasi tersebut.
Sejumlah musik dan variety show dari para artis idola sebelumnya menjadi salah satu hal yang akan sangat dirindukan oleh para penggemar. Namun untungnya, mereka masih memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan para artis idola melalui pemindahan layanan ke aplikasi Dear U Bubble.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Kena Skandal, Gun-il Resmi Keluar dari Xdinary Heroes dan JYP Entertainment
-
Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati
-
Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta
Artikel Terkait
-
RM BTS, Solois Pria Korea Pertama yang Habiskan 4 Minggu di Billboard 200!
-
BLACKPINK Jadi Artis K-Pop Pertama yang Tampil sebagai Headliner Coachella!
-
Catat Sejarah! BLACKPINK Artis K-Pop Pertama yang Jadi Headliner Coachella
-
Berikut Cara Menggunakan Fouad Whatsapp yang Memiliki Banyak Fitur Menarik
-
Pegadaian Hadirkan Aplikasi SAPA, Berikan Informasi dalam Satu Genggaman
Entertainment
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
-
Sukses Besar! Tim Produksi Ungkap Keinginan Buat Sekuel The Breakfast Club
-
Anime Glasses with a Chance of Delinquent Siap Tayang Tahun 2027
-
Susul Jeongyeon, Chaeyoung TWICE Umumkan Hengkang dari JYP Entertainment
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong