Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dialami oleh pasangan Venna Melinda dan Ferry Irawan bergulir semakin besar.
Pasca peristiwa yang terjadi pada sebuah hotel di daerah Kediri, Provinsi Jawa Timur tersebut, Venna Melinda langsung mengambil tindakan tegas terhadap sang suami.
Selain melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya kepada pihak yang berwenang, ibunda dari Verrel Bramastya tersebut juga meminta bantuan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea untuk mengawal kasusnya.
BACA JUGA: Minta Adik Perempuan ke Mama Gigi, Rafathar: Biar Seru Berantemnya
Seolah tak mau ketinggalan, pihak Ferry Irawan pun menyiapkan seorang pengacara untuk menjadi kuasa hukumnya.
Tak kalah tenar dengan pengacara sang istri, Ferry Irawan menunjuk Sunan Kalijaga untuk menjadi pemegang kendali atas kasus yang dialaminya.
Hal tersebut tampak dalam unggahan akun instagram @lambegosiip, di mana terdapat potongan video yang memperlihatkan konferensi pers Sunan Kalijaga.
Dalam video tersebut, sang pengacara menyatakan bahwa Ferry Irawan telah menghubunginya terkait permasalahan rumah tangga sang klien.
BACA JUGA: Geram Sudah, Sarwendah Komentari Netizen yang Menuding Betrand Peto Sentuh Area Sensitifnya
Tak hanya itu, pengacara tersebut berharap agar kasus tersebut berakhir dengan damai seperti kasus yang terjadi pada Lesti Kejora dan Rizky Billar lalu.
Pada unggahan yang telah mengundang reaksi negatif para warganet. Ratusan komentar yang ditulis bernada ketidaksetujuan mereka dengan statemen sang pengacara.
Warganet menilai bahwa kasus KDRT yang dilakukan oleh Ferry Irawan harus tetap berlanjut, tak seperti kasus Lesti dan Billar.
BACA JUGA: Abidzar Al Ghifari Dihujat Gegara Cium Anjing, Umi Pipik Pasang Badan: Anak Sholeh
"Cukup Lesti aja yang pemaaf, mbak Venna jangan," komentar akun @hennaby***.
"Jangan jadikan yang kemaren jadi contoh lah pak, yang kemaren gak patut dicontohin. Kalau semua KDRT damai , maka akan banyak lagi kedepannya orang melakukan KDRT dan KDRT lagi," tulis akun @aresha***.
"Aku harap gak berakhir damai sih, soalnya kan kalau Leslar kan kemarin mikirin anak yaa. La ini anak dari dia kan belum ada, mending mikir lagi lah kalau mau balik lagi," timpal akun @sisiliary***.
"Yang ada kalau damai lagi soal KDRT yang ada semua laki-laki nanti ringan tangan sama perempuan. sekalian aja bikin pasal KDRT," tukas @sitta_***.
Kira-kira, teman-teman setuju dengan Sunan Kalijaga, atau dengan warganet nih?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Beredar Lagi Testimoni Venna Melinda di Awal Pernikahan dengan Ferry Irawan: Ternyata Keramas Terus Ya
-
Curhat ke Elma Theana, Ferry Irawan Ngaku Bukan Orang Jahat
-
Venna Melinda: Saya Sampai Dikunci, Saya Bilang Tolong-tolong Lepaskan
-
4 Rahasia Buruk Ferry Irawan Dibongkar Venna Melinda
-
Kasus KDRT Venna Melinda, Sunan Kalijaga Contohkan Kasus Lesti Kejora dan Rizky Billar yang Berakhir Damai
Entertainment
-
Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix
-
Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur
-
Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone
-
3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap
-
Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November
Terkini
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
-
Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan