Kembalinya Bunda Corla dari Jerman ke Indonesia sudah dinanti-nantikan oleh para penggemarnya. Bunda Corla direncanakan akan menggelar meet and great dengan para fansnya.
Acara tersebut dikabarkan mematok harga tiket bagi penggemar yang ingin ikut. Nikita Mirzani mengomentari acara meet and great berbayar yang diadakan Bunda Corla itu.
BACA JUGA: Robek Foto Rizky Billar di Acara HUT Indosiar, Tim Kreatif Indosiar Dikecam Netizen
Nikita Mirzani menyebut Bunda Corla sudah berubah tidak seperti dulu lagi yang tak silau harta. Menurutnya, Bunda Corla berubah sikap demikian disebabkan oleh Ivan Gunawan dan Maharani Kemala.
Seolah ingin menepis tudingan dari NikitaMirzani yan mengatakan dirinya berubah gegera Igun dan Maharani Kemala. Bunda Corla dengan berapi-api memberikan tanggapan jika apa yang dilakukannya adalah haknya.
"Suka-suka akulah, namanya make cantik punya anak dimana-mana dikasih jam, dikasih tas, dikasih uang. Emang mau apa kau? Kasih apa kau? Lemah (tanah)kuburan," ucap Bunda Corla dalam siaran langsung yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @rumpi_gosip, Selasa (17/01/2023).
Bunda Corla meminta jika tidak suka dengan dirinya silahkan pergi dan tak usah mengusik. Ia kemudian menyentil orang yang sudah menyindirnya apabila dirinya butuh uang apakah bakal dibantu atau malah dibiarkan saja.
"Eggak suka sono anakku banyak, kemarin di Zara anakku berkumpul, di gedung Sudirman penuh semua anakku. Cuma satu kayak kau enggak ada enggak apa-apa," ujarnya.
"Terus kalau aku sengsara, enggak punya uang kau mau bantu aku? Cuma nengok-nengok aku ngelive terus aku enggak boleh bahagia? sambungnya.
Ia meminta orang yang menyindirnya ini tak nongol lagi di siaran langsungnya. Ia tak ingin dibuat ribet dengan omongan miring orang tersebut.
"Enggak usah nongol, enggak usah lihat live aku. Ribet kali kau," kata Bunda Corla.
BACA JUGA: Geger Ibu-ibu Mandi Lumpur Demi Cuan, TikToker Ditawari Pekerjaan Malah Minta Uang Rp 200 Juta
Wanita yang mengaku sahabat lama mendiang Olga Syahputra ini ingin bahagia bertemu dengan penggemar (disebut anak-anaknya) tanpa dibatasi oleh siapapun.
"Enggak suka ya udah sono, aku udah dapat barang-barang merek dari anak-anak aku. Jangan larang aku pergi kemanapun dengan siapapun. Jangan larang-larang aku buat aku pergi, endorse-endorse, bahagia selama di Indonesia," tegasnya.
Bunda Corla sekali lagi menegaskan kalau dirinya ada kemajuan hidup akan jadi artis harusnya didukung bukan dipojokkan.
"Harusnya mendukung 'Oh emak gue bergaul sama artis, ada kemajuan'. Begitu dong harusnya, 'Oh emak gue bakal jadi artis' didukung walau aku pengennya jadi biasa-biasa aja," timpalnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
Artikel Terkait
-
TERPOPULER HARI INI: Sarwendah Menangis, Laudya Cynthia Bella Nikah, Nikita Mirzani Hubungan Intim, Syahrini Cerai?
-
Nikita Mirzani Bongkar Kelakuan Ivan Gunawan yang Bikin Ayu Ting Ting Nangis: Dia Nggak Tahu Salahnya Apa
-
Momen Kebersaman Bunda Corla dan Keluarga Raffi Ahmad, Sampai Dekap Rafatar dan Rayyanza Saat Tidur
Entertainment
-
Joe Taslim Gabung Extraction 3, Adu Aksi dengan Chris Hemsworth
-
Rilis September, Minho SHINee Umumkan Comeback Album Solo 'Make It Hot'
-
Game Populer Kingdom Hearts Resmi Dapat Anime Orisinal, Tayang di Disney+
-
BLEACH Hadirkan Yuki Kaji sebagai Toshiro Hitsugaya dalam Complete Bankai
-
The Apothecary Diaries Season 3 Tayang Oktober, Reina Ueda Isi Suara Karakter Baru
Terkini
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai