Film The Legend & Butterlfy yang dibintangi oleh aktris kenamaan Jepang, Haruka Ayase akhirnya dirilis ke pasaran. Dalam film bertemakan aksi-sejarah tersebut, aktris kelahiran 24 Maret 1985 tersebut berperan sebagai Nohime, yang merupakan istri dari panglima perang legendaris asal Jepang, Oda Nobunaga.
Paruh akhir tahun 1500 an, Jepang masih dikuasai oleh para pemimpin militer, dengan salah satu nama yang paling terkenal adalah Oda Nobunaga. Di awal-awal tahun kekuasaannya, Oda Nobunaga (diperankan oleh Takuya Kimura), dijuluki sebagai The Fool of Owari yang berarti orang aneh dari Owari. Hal ini tak lepas dari pola kepemimpinannya yang cenderung aneh di masa itu.
BACA JUGA: Mawar de Jongh Hampir Menyerah Mainkan Peran Marni di Film Para Betina Pengikut Iblis
Suatu ketika, Nobunaga menikah dengan Nohime (diperankan oleh Haruka Ayase), dalam skema pernikahan politik. Bisa ditebak, karena hal tersebut merupakan sebuah perkawinan yang bersifat politis, maka keduanya pun tak memiliki hubungan yang baik.
Di satu sisi, Nobunaga menerima Nohime dengan arogan dan menunjukkan sisi superioritasnya, sementara di sisi lain, Nohime adalah wanita yang tak mudah untuk tunduk dan seringkali bertindak sesuai dengan prinsipnya. Maka tak mengherankan jika hubungan antara keduanya layaknya air dan minyak, bersama tapi tak pernah bisa menyatu sepenuhnya.
Hubungan emosional antara keduanya baru mulai muncul saat wilayah yang dikuasai oleh Nobunaga diserang oleh sang musuh, Yoshimoto Imagawa. Menyadari kesenjangan jumlah kekuatan militer yang dimiliki oleh Owari dan sang penyerang, Nobunaga menjadi ciut nyalinya. Bahkan sampai suatu ketika, dirinya berada di titik putus asa memikirkan perlawanan yang disinyalir akan sia-sia jika dia lakukan.
BACA JUGA: 9 Film Indonesia Tayang Februari 2023, Nomor 3 Paling Banyak Ditunggu
Namun, disinilah Nohime muncul. Melihat sang suami tengah terpukul karena jumlah pasukan yang tak seimbang, Nohime memberikan semangat kepada Nobunaga. Tak hanya itu, Nohime pun membantu Oda Nobunaga untuk menghadapi pasukan Imagawa yang secara kuantitas berada jauh di atang pasukan Owari.
Pertempuran pun terjadi. Dengan strategi yang disusun oleh Nobunaga dan Nohime, pasukan Owari berhasil mengalahkan para penyerang dengan telak. Kemenangan tersebut menjadi sebuah titik balik bagi Owari dan Nobunaga untuk menyatukan seluruh negeri di bawah panji-panji kekuasaanya.
Sebuah cita-cita yang tak pernah bisa direalisasikan oleh Oda Nobunaga, karena dalam sejarahnya, sang pemimpin legendaris ini harus mati karena pengkhianatan yang dilakukan oleh salah seorang anak buah kepercayaannya.
Bagaimana? Tertarik untuk menyaksikan film yang satu ini? Kita tunggu bersama film ini masuk ke Indonesia, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis The Palace Stewardess, Dracin Ding Yu Xi dan Song Zu Er di WeTV
-
Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal
-
Film Sal Saeng Bu Rilis 2027, Ini Daftar Pemain Utama yang Penuh Bintang!
-
Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds
-
Penuh Kehangatan, Mark Lee Ungkap Arti Kebahagiaan Sejati di Lagu Happiest
Terkini
-
Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate
-
Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?
-
Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?
-
Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?
-
Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?