Talenta muda timnas Indonesia, Witan Sulaeman membuat sebuah keputusan yang berani untuk kelanjutan karir sepak bola profesionalnya. Disadur dari laman Suara.com (31/1/2023), pemain kelahiran Palu, 8 Oktober 2001 tersebut memutuskan untuk bergabung dengan klub Macan Kemayoran, Persija Jakarta.
Tentu saja hal ini merupakan sebuah keputusan yang sangat mengejutkan. Pasalnya, Witan Sulaeman sendiri merupakan salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki oleh Indonesia, dan diharapkan untuk tetap melanjutkan karirnya di benua Biru.
Jika dibandingkan dengan Egy Maulana Vikri, karir Witan Sulaeman sendiri bisa dikatakan lebih bagus daripada sang kolega. Disadur dari laman transfermarkt.com, Witan telah mencetak 8 gol sepanjang karirnya melanglangbuana di Benua Biru tersebut. Kali ini, kita bahas bersama yuk, pencapaian yang diraih oleh Witan Sulaeman selama berada di Benua Eropa!
1. Tanpa Gol di Radnic Surdulica.
Radnic Surdulica yang bermain di liga Serbia merupakan klub pertama yang dibela oleh Witan Sulaeman di Benua Eropa. Selama membela klub ini, Witan Tercatat bermain sebanyak 5 kali, di mana dua pertandingan dia mainkan kesemua pertandingan tersebut di Super Liga Serbia. Dari lima laga yang dia mainkan bersama Radnic Surdulica, Witan tak menghasilkan satu gol pun.
2. Empat Gol di FK Senica.
Selepas membela Radnic Surdulica, Witan Sulaeman berlabuh ke klub Lechia Gdansk. Namun sayangnya, di klub yang juga pernah dibela oleh Egy Maulana Vikri tersebut, Witan Sulaeman tak mendapatkan kesempatan untuk bermain sehingga dipinjamkan ke klub FK Senica. Di Senica, penampilan Witan mulai membaik. Dirinya tercatat memainkan 12 pertandingan, dan menyumbangkan empat gol serta satu assist.
BACA JUGA: Pemotretan Terbaru Mirip Tinkerbell, Wajah Fuji Diomongin: Ini Nggak Real
3. Empat Gol di AS Trencin.
Usai menjalani karir bersama FK Senica, Witan Sulaeman kembali ke klub Lechia Gdansk. Namun sayangnya, kesempatan tak kunjung datang kepadanya, sehingga dia memilih untuk mencari klub baru. AS Trencin yang berkompetisi di liga Slowakia menjadi pelabuhan Witan Sulaeman selanjutnya pada musim 2022/2023.
Di klub AS Trencin, Witan berhasil mencatatkan 14 laga, dan menyumbangkan empat gol bagi timnya tersebut. Sayangnya, pada akhir Januari 2023 ini, Witan Sulaeman memutuskan untuk hengkang dari AS Trencin, dan memilih untuk kembali bermain di Liga 1 Indonesia bersama dengan Persija Jakarta.
Nah, itulah perjalanan karir dan statistik lengkap dari seorang Witan Sulaeman. Kalau menurut teman-teman, kembalinya Witan Sulaeman ke Liga 1 Indonesia sudah tepat atau belum ya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
-
Kembali Masuk Daftar Panggil, Akankah Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia?
Artikel Terkait
-
Mengupas Fenomena Thrifting di Kota Bengawan dari Caketum Hipmi Kota Solo
-
WOW The Real Sultan, Harta Sultan Andara Raffi Ahmad Dibawah Nikita Mirzani
-
Tiga Pemain Naturalisasi Rampung, Nitizen: Tak Ada Alasan Kalah Sama Tim Asean
-
Dapat Pesan dan Arahan dari Megawati di Semarang, Gibran: Semua Sudah Jelas
-
Luis Milla Fix Lepas 3 Pemain Bukan karena Transfer, Rachmat Irianto, Henhen Herdiana, & Febri Hariyadi Opsi Persib Bandung
Entertainment
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang
-
Sinopsis Tiba-Tiba Setan: Berburu Harta di Hotel Angker Berujung Teror!
-
Tinggalkan ENHYPEN, Heeseung Pamitan pada ENGENE Lewat Surat Menyentuh
-
Sinopsis Film Ikatan Darah: Pertarungan Brutal Demi Menyelamatkan Kakak!
-
6 Fakta Menarik Perfect Crown yang akan Segera Tayang
Terkini
-
Sholat Ied atau Khutbah Dulu? Ini Hukum jika Tidak Mendengarkan Ceramah
-
Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya: Surat Cinta Pamungkas Vidi Aldiano yang Menembus Batas Waktu
-
Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
-
Mengungkap Kedok Maskapai Super Buruk di Novel Efek Jera Karya Tsugaeda
-
Siomay Bukan Dimsum: Memahami Istilah yang Tertukar dalam Kuliner Tiongkok